Jelang MotoGP Aragon, Maverick Vinales dan Valentino Rossi Beda Pendapat

oleh Hendry Wibowo diperbarui 15 Okt 2020, 20:45 WIB
Bos Yamaha, Massimo Meregalli, lega kedua pebalapnya, Valentino Rossi dan Maverick Vinales mampu meraih podium kedua dan ketiga di MotoGP Jerman 2018. (Instagram/@yamahamotogp)

Bola.com, Alcaniz - MotoGP 2020 akan masuk balapan krusial. Sirkuit Motorland Aragon bakal jadi seri ke-10 dari total 5 balapan tersisa lagi untuk musim ini, 16-18 Oktober.

Menariknya pembalap Monster Energy Yamaha, Maverick Vinales dan Valentino Rossi sedikit beda pendapat menuju balapan MotoGP Aragon.

Advertisement

Maverick Vinales mengaku senang bakal mengaspal di Sirkuit Aragon. Pasalnya ia termasuk punya rekam jejak baik pada trek ini. Total ia telah mengemas tiga podium saat balapan di Aragon.

Rinciannya finis ketiga saat masih di kelas 125cc musim 2011, podium dua pada kelas Moto3 2013 dan kemenangan di kelas Moto2 2014.

“Saya sangat senang bahwa putaran berikutnya akan diadakan di Aragon. Ini adalah sirkuit yang saya suka, salah satu favorit saya. Saya biasanya mengemudi dengan sangat baik di sana dan yang pasti, saya akan berusaha semaksimal mungkin akhir pekan ini," kata Maverick Vinales.

"Ini seperti balapan di rumah dan tujuan saya untuk mendapatkan performa terbaik saya pada MotoGP 2020. Tahun lalu kami sudah mendekati podium, jadi saya pikir kami bisa melakukan pekerjaan dengan baik lagi kali ini," tambahnya.

Jika Maverick Vinales begitu optimistis menatap MotoGP Aragon, sebaliknya untuk rekan setimnya, Valentino Rossi.

Saksikan Video Pilihan Kami:

2 dari 2 halaman

Komentar Berbeda dari Valentino Rossi

Pembalap Monster Energy Yamaha, Valentino Rossi, saat balapan MotoGP San Marino di Sirkuit Misano, Minggu (13/9/2020). Morbidelli menjadi yang tercepat dengan catatan waktu 42 menit 02,272 detik. (AP/Antonio Calanni)

Valentino Rossi justru melihat MotoGP Aragon selalu jadi balapan sulit buatnya selama ini. Alhasil ia memprediksi dirinya bakal kesulitan selama akhir pekan di Aragon.

“Setelah balapan Le Mans, tim melakukan perjalanan ke Sirkuit Aragon untuk dua balapan berturut-turut. Ini selalu menjadi trek yang sulit bagi saya, jadi akan sulit untuk menjadi kuat di sini," Valentino Rossi mengungkapkan.

"Tapi tahun ini saya cukup cepat dan saya memiliki perasaan yang baik dengan motor. Oleh karena itu, kami akan tetap bekerja keras dan mencoba memahami apakah kami dapat meningkatkan level kinerja kami juga di Aragon," lanjutnya.

Valentino Rossi memang menuju balapan MotoGP Aragon dalam tekanan berat. Pasalnya tiga balapan terakhir ia selalu gagal finis. Kini ia terbenam di urutan 13 klasemen dengan torehan 58 poin.

Sementara Maverick Vinales menjadikan balapan MotoGP Aragon sebagai momentum untuk semakin mendekati pemuncak klasemen, Fabio Quartararo. Kini dirinya tertinggal 18 poin dari posisi pertama. 

 

Sumber: Tuttomotoriweb