PSSI Acungi Jempol Persebaya yang Tutup Tribune Utara GBT, Langkah Berani Lawan Ujaran Kebencian dan Petasan

Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Arya Sinulingga, memberikan apresiasi tinggi atas keputusan Persebaya Surabaya menutup tribune utara Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya.

Bola.com, Jakarta - Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Arya Sinulingga, memberikan apresiasi tinggi atas keputusan Persebaya Surabaya menutup tribune utara Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya.

Langkah tegas itu dianggap menjadi sinyal positif dalam upaya pemberantasan ujaran kebencian dan penyalaan petasan di sepak bola Indonesia.

Arya menyebut sikap manajemen Persebaya patut diteladani oleh seluruh klub BRI Super League 2025/2026. Dia berharap apa yang dilakukan tim berjulukan Bajul Ijo itu bisa menjadi pemantik gerakan serupa di berbagai daerah.

"Saya rasa klub seperti Persebaya, bagi kita bahwa respons positif mereka itu sangat bagus. Jadi, kami respect betul dengan Persebaya yang membuat langkah seperti itu," ujar Arya.

"Sehingga, gerakan ini jadi gerakan di tempat yang lain juga untuk menolak rasisme. Jadi, Persebaya sudah membuat gerakan, saya harap semua melakukan hal yang sama dan juga suporter pun juga melakukan hal yang sama," jelasnya.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Berdasarkan Hasil Pertemuan dengan Kepolisian

Keputusan menutup tribune utara GBT sepenuhnya merupakan inisiatif internal Persebaya, bukan sanksi yang dijatuhkan Komite Disiplin (Komdis) PSSI.

Manajemen Bajul Ijo mengumumkan kebijakan tersebut secara resmi melalui akun Instagram @officialpersebaya pada Kamis (5/3/2026).

"Persebaya menutup tribune utara GBT sampai akhir musim 2025/2026," tulis Persebaya.

Penutupan itu diputuskan setelah manajemen menggelar rapat koordinasi bersama pihak kepolisian dan sejumlah pemangku kepentingan.

Lawan Persib Jadi Pemicu

Pemicunya adalah insiden di laga kandang kontra Persib Bandung pada Senin (2/3/2026), yang diwarnai aksi provokasi verbal bernada ujara kebencian serta rentetan ledakan petasan yang tak kunjung berhenti.

"Keputusan tersebut diambil setelah berdiskusi dengan jajaran kepolisian dan stakeholder. Dasarnya adalah marak dan masifnya ujaran kebencian dan penyalaan petasan di Tribun Utara pada Senin lalu, 2 Maret 2026," imbuh Persebaya.

"Ini dilakukan demi keamanan dan kenyamanan suporter di dalam stadion. Menjaga marwah sepak bola yang menjunjung tinggi sportivitas, saling menghormati, serta kemanusiaan," terang Persebaya.

Mulai April 2026

Efek penutupan tribune utara mulai diberlakukan dalam laga kandang Persebaya pada bulan depan. Partai melawan Persita Tangerang pada 4 April 2026 menjadi pertandingan pertama yang berjalan tanpa kehadiran penonton di sisi utara GBT.

"Keputusan untuk menutup Tribun Utara akan mulai diberlakukan pada home game melawan Persita pada 4 April 2026," demikian pernyataan Persebaya.

Video Populer

Foto Populer