7 Pertandingan di Pentas Eropa Saat Manchester United Meraih Kemenangan Fantastis (Part 2-Habis)

oleh Hendry Wibowo diperbarui 07 Nov 2020, 09:30 WIB
Kolase - Manchester United Juara Liga Champions 2007/2008 dan 1998/1999 (Bola.com/Adreanus TItus)

Bola.com, Jakarta - Manchester United sempat berstatus kandidat juara Liga Champions setiap musimnya. Cukup melihat data prestasi tim ini di kompetisi Eropa.

Tercatat, Manchester United pernah meraih tiga trofi Liga Champions, satu trofi Liga Europa, satu Piala Super Eropa, satu Piala Winners Eropa, satu Piala Interkontinental, dan satu Piala Dunia Antarklub.

Advertisement

Salah satu momen ikonik terjadi di final Liga Champions 1999. United berjumpa Bayern Munchen. Manchester United menjuarai Liga Champions 1999 melalui drama injury time lewat gol Teddy Sheringham dan Ole Gunnar Solskjaer.

Sampai sekarang kemenangan itu menjadi momen yang tidak akan dilupakan jagat sepak bola berkat keajaibannya. Namun, momen tersebut tidak menjadi satu-satunya melainkan masih ada momen kemenangan fantastis United lainnya di pentas Eropa.

Lalu, apa saja jejak manis United di pentas Eropa?

Saksikan Video Pilihan Kami:

2 dari 4 halaman

Benfica 1-4 Manchester United (1968)

Ilustrasi logo Manchester United (Business of Soccer)

Final Liga Champions 1967/1968 yang mempertemukan Manchester United vs Benfica menjadi momen manis yang patut dikenang. Pasalnya, United berhasil menjuarai Liga Champions untuk pertama kalinya sepanjang sejarah klub.

Sempat unggul lebih dulu lewat gol Sir Bobby Charlton pada menit ke-55, The Red Devils harus rela meneruskan pertandingan ke babak perpanjang waktu setelah gelandang Benfica, Jamie Graca menyamakan kedudukan 1-1.

Di babak perpanjang waktu, United tampil menggila setelah George Best berhasil mencetak gol yang luar biasa pada menit ke-97 untuk membangkitkan mental pemain Setan Merah lainnya.

Terbukti, Setan Merah langsung tampil bak kesetanan dengan dua gol lagi yang dicetak oleh Brian Kidd dan Sir Bobby Charlton. Pertandingan pun sepenuhnya milik United dengan skor 4-1.

3 dari 4 halaman

Manchester United 1-0 Barcelona (2008)

Cristiano Ronaldo meraih gelar Liga Champions pertama bersama Manchester United pada 2008. (AFP/Michael Steele)

Perjalanan Manchester United untuk memenangkan Liga Champions keduanya pada musim 2007/2008 bukan lah perjalanan yang mudah. Karena, United harus menghadapi pertandingan yang sulit melawan Barcelona di semifinal.

Sejatinya, Setan Merah sudah hampir putus asa setelah Cristiano Ronaldo gagal mengeksekusi penalti pada leg pertama yang berakhir imbang 0-0 di markas Barca, Camp Nou.

Namun, Theatre Of Dreams patut berbangga karena masih memiliki Paul Scholes yang menjadi penyelamat United dengan gol spektakuler yang ia cetak ke gawang Victor Valdes dari jarak 25 meter pada menit ke-14.

Tak hanya itu, Setan Merah pun beruntung karena kala itu mereka mempunyai bek yang solid dan kompak yaitu Wes Brown dan Rio Ferdinand yang berhasil menjegal pergerakan Lionel Messi, Andres Iniesta, Thierry Henry, dan Samuel Eto'o selama 90 menit pertandingan.

Alhasil, setelah peluit panjang berbunyi publik Old Trafford pun bergemuruh dan bersorak-sorai merayakan kemenangan itu. Lewat kemenangan dramatis itu, United pun berhasil mengandaskan Chelsea di partai final dan berhak atas trofi Liga Champions keduanya.

4 dari 4 halaman

Manchester United vs AS Roma (2007)

Manchester United meraih kemenangan telak 7-1 atas AS Roma pada laga perempat final Liga Champions 2006-2007. (AFP/Filippo Monteforte)

Di bawah asuhan Sir Alex Ferguson, Manchester United dikenal tim yang tak kenal menyerah sampai peluit panjang dibunyikan. Bahkan, sampai ada istilah ‘Fergie’s time’ yang menandakan United selalu menghadirkan kejutan di menit-menit akhir pertandingan.

Namun, terlepas dari itu ada momen magis yang tak akan dilupakan Ferguson sepanjang kariernya sebagai pelatih. Momen tersebut terjadi di pertandingan perempat final Liga Champions 2006/2007 melawan AS Roma.

Sejatinya, The Red Devils sudah tertinggal lebih dulu dengan skor 2-1 ketika melawat ke kandang AS Roma, Olimpico di Roma. Namun, kekalahan tersebut ternyata menjadi pukulan keras bagi United untuk tampil lebih baik di leg kedua yang digelar di Old Trafford.

Di sini lah momen magis itu tercipta, anak asuh Ferguson tampil menggila di leg kedua dengan menghajar perwakilan Serie A itu dengan skor yang meyakinkan 7-1. Kemenangan tersebut tentunya patut menjadi momen fantastis di pentas Eropa.

 

Sumber asli: The Sun

Disadur dari: Bola.net (Hendra Wijaya, Published 06/11/2020)

Berita Terkait