Pandangan Jacksen Tiago Tentang Peran yang Cocok untuk Beto Goncalves jika Gantung Sepatu

oleh Iwan Setiawan diperbarui 10 Des 2020, 14:30 WIB
Striker naturalisasi Indonesia kelahiran Brasil, Beto Goncalves, ketika menjadi pelatih tamu dalam kegiatan Jacksen Tiago Football Camp di Kota Batu, Minggu (6/12/2020). (Bola.com/Iwan Setiawan)

Bola.com, Malang - Striker naturalisasi Indonesia, Beto Goncalves, genap berusia 40 tahun pada akhir bulan ini. Namun, pemain kelahiran Brasil itu belum memutuskan untuk gantung sepatu.

Saat ini, Beto Goncalves masih membela klub Liga 2, Sriwijaya FC, dengan status sebagai pinjaman dari klub Shopee Liga 1, Madura United. Meski begitu, Beto menyadari bahwa usia bukanlah sesuatu yang bisa dilawan dan membuat Beto mempersiapkan bekal menjadi pelatih jika akhirnya gantung sepatu, entah dua atau tiga tahun ke depan.

Advertisement

Minggu (6/12/2020), Beto Goncalves sempat menjadi pelatih tamu dalam kegiatan Jacksen Tiago Football Camp yang digelar di Kusuma Agro Wisata, Kota Batu. Dalam kegiatan tersebut, Beto memberikan program ball possession selama dua jam kepada pemain muda berusia 10 hingga 15 tahun.

Jacksen Tiago, pelatih Persipura Jayapura yang menggelar kegiatan tersebut, sengaja memberikan kebebasan kepada Beto untuk bisa memberikan ilmu kepelatihan C AFC yang baru saja didapatkannya.

Ketika Bola.com bertanya kepada Jacksen Tiago mengenai peran apa yang paling tepat bagi Beto jika memutuskan untuk gantung sepatu, pelatih Persipura itu memberikan pandangan yang positif.

"Beto Goncalves bisa menjadi pelatih nantinya, karena passion dia ada di situ. Namun, kalau pendapat saya, ada potensi lebih besar baginya jika menjadi seorang analis. Saya sudah mengenal Beto cukup lama, jadi sudah mengetahui potensi yang ada dalam dirinya," ujar Jacksen.

Video

2 dari 2 halaman

Peran Analis

Jacksen F. Tiago, pelatih Persipura. (Bola.com/Aditya Wany)

Bagi Jacksen Tiago, analis merupakan peran yang sangat dibutuhkan oleh seorang pelatih kepala. Peran tersebut penting karena bisa menganalisa tim sendiri maupun calon lawan yang akan dihadapi.

"Saya lihat Beto suka membuka laptop untuk melakukan analisa. Saya juga sudah menyampaikan pandangan ini kepada Beto," ujar Jacksen.

Beto Goncalves saat ini belum berpikir terlalu jauh. Saat kompetisi terhenti karena pandemi virus corona, dia menerima undangan coaching clinic untuk menambah jam terbang dalam hal melatih.

"Butuh pengalaman melatih sebelum nanti mengambil lisensi B AFC. Belum tahu nanti akan melatih, menganalisa, atau peran lainnya. Namun, istri dan anak-anak senang saya mulai melatih seperti saat ini," jelas Beto.

Berita Terkait