Liga Italia: Bertanding pada Situasi Pandemi COVID-19, Juventus Harus Miliki Mental Kuat

oleh Rizki Hidayat diperbarui 16 Des 2020, 18:00 WIB
Pelatih Juventus, Andrea Pirlo, melintas di depan Cristiano Ronaldo usai melawan Sampdoria pada laga Serie A di Stadion Allianz, Minggu (20/9/2020). Juventus menang dengan skor 3-0. (Marco Alpozzi/LaPresse via AP)

Bola.com, Turin - Juventus dan klub-klub di Eropa harus menjalani jadwal yang padat, plus bertanding pada situasi pandemi COVID-19. Untuk itu, pelatih Juve, Andrea Pirlo, menyebut timnya harus memiliki mental yang kuat.

Pandemi virus corona membuat sejumlah klub raksasa termasuk Juventus kerepotan. Mereka harus menjalani serangkaian laga yang digelar dalam rentang waktu beberapa hari saja.

Advertisement

Mau tidak mau, I Bianconeri harus melalui masa-masa yang berat ini. Jadwal pertandingan harus dibuat sepadat mungkin, agar tatanan kompetisi sepak bola bisa kembali seperti sedia kala setelah sempat mengalami penundaan.

Ya, merebaknya COVID-19 hampir di semua negara di dunia pada Maret lalu membuat industri sepak bola luluh lantak. Untuk menghindari kenaikan jumlah kasus, kompetisi pun terpaksa dihentikan selama tiga bulan.

Pandemi virus corona masih berlanjut sampai detik ini. Namun, kompetisi bisa diselenggarakan berkat protokol kesehatan yang dijalankan secara ketat dan disiplin oleh para pemain serta klub.

Meski begitu, akibat COVID-19 industri sepak bola jadi terlihat aneh. Para juara bertahan di kompetisi domestik, seperti Liverpool, Real Madrid, dan Juventus, tidak terlihat sedang menduduki posisi teratas klasemen.

Posisi puncak di lima liga besar Eropa dikuasai tim-tim yang tak terduga, seperti AC Milan, Real Sociedad, Tottenham Hotspur, Lille, dan Bayer Leverkusen. Uniknya, kelima klub tersebut sedang berpentas di ajang Liga Europa, bukan Liga Champions.

"Ini kejuaraan yang aneh, sama halnya dengan kejuaraan Eropa lainnya. Dengan COVID-19 dan pertandingan yang saling berdekatan, semuanya menjadi sedikit seimbang dan oleh karenanya Anda harus menghadapi setiap pertandingan dengan mentalitas yang tepat," kata Pirlo.

 

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

2 dari 2 halaman

Pantang Lengah

Pelatih Juventus, Andrea Pirlo, memberikan arahan kepada anak asuhnya saat melawan Benevento pada laga Liga Italia di Stadion Vigorito, Sabtu (28/11/2020). Kedua tim bermain imbang 1-1. (Alessandro Garofalo/LaPresse via AP)

Pirlo menegaskan pentingnya mentalitas di era sekarang. Kini semua klub harus dipandang berbahaya. Kalau sampai lengah, mereka yang menyandang status raksasa harus menanggung akibatnya.

"Tidak ada lagi tim 'materasso'; ada tim kuat yang selalu memikirkan permainan dan tidak mempertahankan diri. Anda harus menghadapi mereka semua dengan mentalitas tertentu atau anda bisa beresiko mendapatkan kejutan yang buruk."

Tentu, Andrea Pirlo harus memastikan semua anak asuhnya memiliki mentalitas yang tepat saat menjalani laga lanjutan Serie A hari Kamis (17/12/2020) dini hari WIB. Apalagi Juventus akan bertemu tim kuat, Atalanta.

"Saya menduga pertandingan akan berlangsung sulit melawan tim yang sangat kuat. Itulah realita selama beberapa tahun terakhir. Kami tidak hanya melihatnya di Liga Italia, tetapi juga pada level Eropa," tutur Pirlo soal Atalanta.

Sumber: Goal International

Disadur dari: Bola.net (Penulis: Yaumil Azis/Published: 16/12/2020)

Berita Terkait