Liga Italia: 5 Fakta di Balik Tragedi Kekalahan Telak Juventus dari Fiorentina, Ronaldo Saja Tidak Cukup

oleh Yus Mei Sawitri diperbarui 23 Des 2020, 10:30 WIB
Ekspresi penyerang Juventus, Cristiano Ronaldo saat menjamu Fiorentina dalam laga pekan ke-14 Liga Italia di Allianz Stadium Turin, Rabu dinihari WIB (23/12/2020). Cristiano Ronaldo dkk menelan kekalahan pertama di Liga Italia dengan skor 0-3 saat menjamu Fiorentina. (Fabio Ferrari/LaPresse via AP)

Bola.com, Turin - Juventus dibikin tak berkutik saat keok 0-3 dari Fiorentina pada lanjutan Liga Italia 2020/2021 di Allianz Stadium, Rabu (23/12/2020) dini hari WIB. Ini menjadi kekalahan perdana di Serie A musim ini. 

Tiga gol kemenangan tim tamu masing-masing dicetak Dusan Vlahovic, Alex Sandro [bunuh diri], dan Martin Caceres. Juventus sama sekali tidak mampu membalas. 

Advertisement

Juventus bermain dengan 10 orang sejak menit ke-18. Juan Cuadrado diusir wasit usai melakukan tekel keras. Situasi inilah yang kemudian membuat Juventus kesulitan sepanjang laga.

Juventus kini berada di posisi ke-4 klasemen dengan 24 poin dari 13 laga. Sedangkan, Fiorentina masih tercecer di posisi ke-15 klasemen dengan 14 poin dari 14 laga yang sudah dimainkan.

Apa saja pelajaran yang bisa dipetik dari laga Juventus versus Fiorentina? Berikut beberapa di antaranya.

 

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini

2 dari 6 halaman

1. Pertahanan Rapuh

Bek Juventus, Matthijs de Ligt, duel udara dengan pemain Fiorentina, Franck Ribery, pada laga Liga Italia di Turin, Rabu (23/12/2020). Fiorentina menang dengan skor 0-3. (Fabio Ferrari/LaPresse via AP)

Juventus sebenarnya punya barisan pertahanan yang cukup solid pada musim 2020/2021 ini. Juventus baru kebobolan 10 gol, sebelum jumpa Fiorentina. Bianconeri menjadi klub dengan jumlah kebobolan paling sedikit di Serie A.

Namun, di balik catatan apik itu, ada noda besar di pertahanan Juventus. Tim besutan Andrea Pirlo hanya membuat dua clean sheet. Kini, rapuhnya pertahanan Juventus nampak nyata saat berjumpa Fiorentina.

Alex Sandro membuat dua kesalahan yang berujung gol. Leonardo Bonucci belum menunjukkan performa yang cukup baik.

 

 

3 dari 6 halaman

2. Langganan Kartu Merah

Pemain Juventus, Juan Cuadrado. (MIGUEL MEDINA / AFP)

Juan Cuadrado mendapat kartu merah pada menit ke-18. Pemain asal Kolombia itu melakukan tekel berbahaya ke arah tulang kering Gaetano Castrivilli. Sempat hanya diberi kartu kuning, VAR membuat Cuadrado keluar lapangan lebih cepat.

Juventus cukup akrab dengan kartu merah pada musim 2020/2021. Di Serie A, Juventus menjadi tim yang paling sering mendapat kartu merah yakni lima kali.

Sebelum Cuadrado, ada Adrien Rabiot, Alvaro Morata, Carlo Pingsoglio, dan Federico Chiesa yang mendapat kartu merah. Hal ini perlu mendapat perhatian khusus dari Andrea Pirlo.

 

 

4 dari 6 halaman

3. Franck Ribery Masih Bertaji 

Pemain Fiorentina, Franck Ribery dan Cristiano Biraghi, merayakan gol ke gawang Juventus pada laga Liga Italia di Turin, Rabu (23/12/2020). Fiorentina menang dengan skor 0-3. (Photo by Marco BERTORELLO / AFP)

Fiorentina mengalami periode yang sulit pada musim 2020/2021 ini. Mereka tak pernah menang di Serie A sejak mengalahkan Udinese pada pekan ke-5. Namun, La Viola kini mulai bangkit.

Tiga laga terakhir, Fiorentina tak pernah kalah. Mereka mampu meraih lima poin, termasuk hasil impresif yang didapat di kandang Juventus.

Selain racikan taktik Cesara Prandelli, peran Franck Ribery sangat penting bagi Fiorentina. Tiga laga terakhir, Ribery bermain sangat baik. Saat La Viola menang atas Juventus, dia membuat satu assist.

 

5 dari 6 halaman

Cristiano Ronaldo Saja Tak Cukup

Penyerang Portugal, Juventus Cristiano Ronaldo bereaksi saat menjamu Fiorentina dalam laga pekan ke-14 Liga Italia di Allianz Stadium Turin, Rabu dinihari WIB (23/12/2020). Cristiano Ronaldo dkk menelan kekalahan pertama di Liga Italia dengan skor 0-3 saat menjamu Fiorentina. (Marco BERTORELLO/AFP)

Andrea Pirlo merespon kartu merah yang diterima Juan Cuadradro dengan menarik keluar Aaron Ramsey. Sebagai gantinya, Danilo dimainkan untuk membuat lini belakang tak kekurangan pemain.

Tanpa Ramsey, juga Alvaro Morata yang diganti awal babak kedua, Juventus hanya bertumpu pada Cristiano Ronaldo di lini depan.

Ronaldo tidak bermain buruk. Dia mampu melepaskan enam shots dan membuat tiga peluang. Ronaldo juga delapan kali melewati lawan. Akan tetapi, bekerja sendirian di lini depan, Ronaldo gagal mencetak gol ke gawang Fiorentina.

 

6 dari 6 halaman

Kekalahan Ganda Juventus

Kapten Juventus, Leonardo Bonucci, duel udara dengan pemain Fiorentina, Dusan Vlahovic, pada laga Liga Italia di Turin, Rabu (23/12/2020). Fiorentina menang dengan skor 0-3. (Fabio Ferrari/LaPresse via AP)

Juventus kalah dari Fiorentina di kandang sendiri. Si Nyonya Tua untuk pertama kalinya kalah dengan selisih tiga gol atau lebih di kandang pada duel Serie A. Sebuah catatan buruk bagi Juventus.

Juventus mengalami kekalahan ganda hari ini. Sebab, beberapa jam sebelum kalah dari Fiorentina, Juventus juga 'kalah' dari Napoli. Mereka urung menang WO pada laga pekan ke-3 lawan Napoli.

Saat itu, Napoli yang gagal datang ke Turin dihukum kalah 3-0 dan pengurangan poin. Napoli mengajukan banding atas hukuman itu dan menang. Laga pekan ke-3 itu akan digelar ulang pada jadwal yang belum ditentukan.

Jadi, Juventus kehilangan enam poin sekaligus.

Sumber: Berbagai Sumber

Disadur dari: Bola.net (Penulis Asad Arifin, published 23/12/2020)

Berita Terkait