Liga Spanyol: PSG Depak Tuchel, Ganjalan Real Madrid untuk Gaet Kylian Mbappe

oleh Wiwig Prayugi diperbarui 25 Des 2020, 16:15 WIB
Penyerang PSG, Kylian Mbappe berlatih sebelum pertandingan melawan Lorient pada pertandingan lanjutan Liga 1 Prancis di Parc des Princes di Paris, Prancis, Kamis (17/12/2020). Kylian Mbappe tampil nyentrik dengan mengecat rambutnya jadi warna biru. (AP Photo/Christophe Ena)

Bola.com, Jakarta - Rencana Real Madrid untuk merekrut penyerang Paris Saint-Germain, Kylian Mbappe mendapat ganjalan. Itu setelah PSG memecat Thomas Tuchel.

Tuchel dibebaskan dari tugasnya pada Kamis (24/12/2020). Mantan manajer Tottenham Hotspur, Mauricio Pochettino menjadi favorit untuk menjadi pelatih kepala baru klub Ligue 1 itu.

Advertisement

Menurut AS, kepergian Tuchel membuat Mbappe, bisa menandatangani kontrak baru di PSG karena sang penyerang memiliki ketidakcocokan dengan Tuchel.

Kontrak Mbappe di PSG akan berakhir pada Juni 2022. Menjelang tahun baru, Mbappe masih menimbang-nimbang masa depannya.

Real Madrid dan Liverpool dikabarkan jadi klub yang berminat merekrutnya dengan banderol 160 juta pounds musim panas mendatang.

Namun, laporan tersebut mengklaim bahwa harga yang diminta Mbappe akan melonjak menjadi setidaknya 225 juta pounds jika dia memperpanjang kontraknya di PSG.

Mbappe kembali ke performa terbaiknya untuk PSG selama musim 2020/2021. Ia mencetak 14 gol dan memberikan delapan assist dalam 18 penampilan di semua kompetisi.

Saksikan video pilihan berikut ini:

2 dari 2 halaman

Keputusan Penting

Penyerang PSG, Kylian Mbappe menendang bola saat bertanding melawan Lorient pada pertandingan lanjutan Liga 1 Prancis di Parc des Princes di Paris, Prancis, Kamis (17/12/2020). PSG menang atas LoriePenyerang PSG, Kylian Mbant 2-0 dan Mbappe mencetak gol lewat titik penalti. (AP Photo/Christophe Ena)

Sementara itu, kubu PSG mengklaim sudah selangkah lebih maju untuk mempertahankan bintang mereka, termasuk Mbappe.

"Kami sudah memulai pembicaraan dengan Neymar dan Kylian Mbappe," kata Al-Khelafi kepada RMC Sport, seperti dilansir The Independent, Kamis (10/12/2020). 

"Diskusi akan tetap rahasia tetapi saya sangat yakin mereka berdua ingin tetap bersama kami di PSG," imbuh sang presiden klub. 

 

Sumber: Sportsmole

Berita Terkait