Liga Italia: Inter Milan Buat Langkah Salah Saat Rekrut Christian Eriksen

oleh Hendry Wibowo diperbarui 28 Des 2020, 21:15 WIB
Gelandang Inter Milan, Christian Eriksen dan pemain Bologna, Nicolas Dominguez terjatuh saat berebut bola pada pekan ke-30 Serie A 2019-2020, di Stadion Giuseppe Meazza, Minggu (5/7/2020). Inter Milan ditumbangkan Bologna 1-2 di kandang sendiri. (AP /Antonio Calanni)

Bola.com, Jakarta - Mantan penyerang Inter Milan, Christian Vieri menyebut bahwa Nerazzurri melakukan kesalahan ketika merekrut Christian Eriksen pada Januari lalu.

Inter Milan memboyong Eriksen dari Tottenham Hotspur dan memberinya gaji mencapai 10 juta euro per musim dengan kontrak selama empat setengah tahun.

Advertisement

Performa impresif yang ditunjukkan Eriksen di Premier League membuat Inter berharap banyak padanya. Sayang, Eriksen gagal beradaptasi dengan mulus di skuad asuhan Antonio Conte.

Eriksen kabarnya akan memilih hengkang dari Giuseppe Meazza pada Januari besok. Vieri pun mengakui bahwa gelandang asal Denmark itu merupakan pembelian gagal.

"Masalahnya bukan menjualnya sekarang, katakanlah dia tidak cocok dengan taktik Antonio Conte,” ujar Vieri di Twitch seperti dikutip Football Italia.

"Kita harus mengatakan bahwa merekrutnya pada Januari lalu adalah keputusan yang salah, seseorang harus mengakuinya dan bertanggung jawab, itu mudah," tambahnya.

Saksikan Video Pilihan Kami:

2 dari 2 halaman

Juventus Tidak Bisa Menang Selamanya

Striker legendaris Italia, Christian Vieri, bersama sang istri Costanza Caracciolo. (AFP/Tiziana Fabi)

Selain soal Inter Milan, Christian Vieri juga membahas peluang scudetto dari mantan timnya yang lain, Juventus. Setelah meraih sembilan gelar beruntun, kini Si Nyonya Tua menghadapi cobaan berat dengan pelatih baru, Andrea Pirlo.

“Mereka [Juventus] tidak bisa menang selamanya, cepat atau lambat mereka harus kalah setelah memenangkan gelar Serie A selama sembilan musim berturut-turut," tutur Vieri.

"Ini masalah motivasi, jika mereka berhasil memenangkan gelar musim ini, mereka akan terbukti sangat kuat, tetapi Inter tidak akan bermain di kompetisi Eropa, jadi mereka harus bersaing,” tukasnya.

 

Sumber: Football Italia

Disadur dari: Bola.net (Ari Prayoga, Published 28/12/2020)

Berita Terkait