Pelajaran dari Pandemi, Kiper Muda Borneo FC Sebut Pesepak Bola Perlu Punya Bisnis Sampingan

oleh Nandang Permana diperbarui 07 Jan 2021, 08:15 WIB
Kiper Borneo FC, Gianluca Claudio Pandeynuwu. (Bola.com/Nandang Permana)

Bola.com, Jakarta - Kiper muda Borneo FC, Gianluca Claudio Pandeynuwu, mengaku banyak mengambil hikmah dari terhentinya kompetisi Liga 1 hingga kini. Menurut Guanluca, para pemain profesional harus mulai serius melakukan investasi di bidang lain saat kompetisi berjalan.

Gianluca tak membantah banyak teman-temannya termasuk dirinya mengalami kesulitan finasial karena tempat mencari nafkah yakni kompetisi Liga 1 tidak berjalan.

Advertisement

Para pemain memang masih menerima gaji sebesar 25 persen dari nilai kontrak sesuai dengan aturan PSSI. Tetapi, gaji 25 persen itu menurut sebagian pemain tidak bisa lagi mencukupi kebutuhan keluarganya.

"Kalau menurut saya pasti perlu mempunyai usaha lain. Bukan cuma karena ada corona ini, tapi juga kami main bola tidak lama jadi tetap sudah waktunya harus punya rencana ke situ (buka usaha lain)" kata Gianluca kepada Bola.com, Kamis (07/01/2021).

Ia sedang menyipkan usaha masa depannya. Gianluca mengatakan usaha yang akan dirintisnya bersama keluarga di bidang kuliner, dengan mendirikan rumah makan atau restoran di kampung halamannya.

Gianluca mengaku tidak ingin kembali mengalami masa-masa sulit  seperti sekarang, gara-gara kompetisi terhenti dan belum jelas kelanjutannya.

"Kalau cita-cita pingin usahanya banyak, tapi untuk sekarang masih lebih fokus mengumpulkan modal dulu. Kalau sudah siap baru mau memulai. Salah satunya membuka usaha rumah makan, atau restoran," ungkap penggawa Borneo FC itu.

 

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini

2 dari 2 halaman

Berharap Kompetisi Segera Bergulir

Shopee Liga 1 - Logo Klub (Bola.com/Adreanus Titus)

Supaya modalnya cepat terkumpul, Gianluca berharap kompetisi segera dimulai dalam waktu dekat. Menurutnya hampir semua pemain profesional membutuhkan kompetisi untuk mencari nafkah dan berkarya.

Selain itu, imbuh dia, jika kompetisi bergulir bisa membantu banyak pihak dalam mencukupi kebutuhan ekonomi.

"Semoga kompetisi segera berjalan sesuai dengan harapan banyak orang. Sambil menunggu kompetisi, saya selalu berlatih mandiri, untuk menjaga kesehatan dan kondisi. Dan tentunya banyak waktu berkumpul dengan orang-oramg tersayang," imbuh Gianluca.