Usai Dipecat Chelsea Frank Lampard Bersiap Comeback, 3 Klub Liga Inggris Ini yang Bersiap Memakai Jasanya

oleh Ario Yosia diperbarui 05 Feb 2021, 09:10 WIB
Chelsea - Frank Lampard di Pecat (Bola.com/Adreanus Titus)

Bola.com, Jakarta - Frank Lampard baru saja meninggalkan Chelsea. Pria 42 tahun itu resmi dipecat Chelsea pada 25 Januari 2021. Chelsea bukan tanpa alasan memutuskan berpisah dengan Lampard. Mantan gelandang The Blues itu dianggap gagal mendongkrak performa tim asuhannya.

Chelsea terseok-seok dan tertahan di papan tengah klasemen Premier League. Lampard akhirnya dipecat dan posisinya digantikan Thomas Tuchel.

Advertisement

Lampard hanya bertahan selama 18 bulan saja di Stamford Bridge. Lampard pun jadi manajer ke-14 yang dipecat Roman Abramovich.

Setelah didepak Chelsea, Lampard mungkin takkan kesulitan menemukan pekerjaan baru. Dia bisa menggantikan sejumlah manajer klub Premier League yang tengah kesulitan. Berikut 3 tim yang mungkin akan menggunakan jasa Frank Lampard dalam waktu dekat.

Video

2 dari 6 halaman

Wolverhampton

Pelatih Chelsea, Frank Lampard, tampak kecewa usai anak asuhnya hampir dikalahkan West Bromwich Albion pada laga Liga Inggris di Stadion Hawthorns, Minggu (27/9/2020). Kedua tim bermain imbang 3-3. (Nick Potts/Pool via AP)

Wolverhampton saat ini tengah terpuruk di Premier League. Tim asuhan Nuno Espirito Santo itu duduk di urutan ke-14 dengan 26 poin setelah 22 pertandingan.

Wolves sudah menelan 10 kekalahan dan hanya meraih satu kemenangan dari sembilan pertandingan terakhirnya. Itu merupakan performa terburuk Wolves di liga dalam beberapa musim terakhir.

Rententan hasil buruk itu bisa membuat waktu Nuno di Wolves berakhir. Frank Lampard menggantikan posisi manajer Portugal itu di Molineux.

3 dari 6 halaman

Newcastle United

Dua pelatih, Frank Lampard (kanan/ Chelsea) dan Julien Stephan (Rennes) fokus mengamati jalannya pertandingan dalam laga lanjutan Liga Champions 2020/21 di Roazhon Park Stadium, Rennes, Rabu (25/11/2020). Chelsea menang 2-1 atas Rennes. (AFP/Damien Meyer)

Newcastle juga sedang terseok-seok di Premier League musim ini. The Magpies menelan lima kekalahan dari enam pertandingan pada tahun ini.

Hasil buruk tersebut membuat Newcastle sekarang terpuruk di peringkat ke-16. Steve Bruce jelas sedang berada dalam tekanan besar di timnya saat ini.

Pemilik Newcastle Mike Ashley mungkin bisa mendepak Bruce dalam waktu dekat. Frank Lampard mungkin saja bisa membawa perubahan positif di St James' Park.

4 dari 6 halaman

Crystal Palace

Pemecatan akhirnya dialami juga oleh manajer Chelsea Frank Lampard. Gerah dengan hasil minor cuma menang 2 kali dalam 8 pertandingan terakhir, petinggi Chelsea mengumumkan pemecatan tersebut pada Senin (25/1/2021). Berikut perjalanan karir si "chubby". (AFP/Andy Rain/Pool)

Performa Crystal Palace di bawah asuhan Roy Hodgson musim ini kurang bagus. Mereka sekarang terperosok di peringkat ke-13 klasemen Premier League.

Palace sudah menelan sembilan kekalahan di liga pada musim ini. Kekalahan terbesar mereka terjadi saat dibantai Liverpool dengan skor 0-7 di Selhurst Park.

Posisi Hodgson di Palace saat ini mungkin sedang tidak aman. Bukan tak mungkin Frank Lampard menggantikan Hodgson untuk mengangkat performa Palace.

5 dari 6 halaman

Tottenham Hotspur

Pertengkaran manajer Chelsea Frank Lampard (kanan) dan manajer Tottenham Hotspur, Jose Mourinho, pada babak keempat Carabao Cup, Rabu (30/9/2020) dini hati WIB. (Neill Hall/Pool via AFP)

Tottenham Hotspur tengah kolaps di tangan Jose Mourinho. Spurs mengalami rentetan kekalahan di pentas Premier League. Bisa dibilang Harry Kane dkk. sudah kehilangan kans juara.

Kinerja Jose di klubnya dikritik, terutama pemilihan strategi bertahan yang membuat potensi terbaik pemain-pemain Tottenham tak muncul. Frank yang doyan memainkan sepak bola ofensif dinilai cocok menukangi Spurs.

Hanya saja catatannya, Lampard pernah berujar tak akan menukangi Spurs yang notabene rival abadi Chelsea di London. Tapi segala sesuatu bisa terjadi di dunia sepak bola.

6 dari 6 halaman

Arsenal

Manajer Chelsea, Frank Lampard dan manajer Liverpool, Jurgen Klopp. (AFP/Phil Noble)

Sejak awal musim langkah Arsenal tertatih-tatih di Premier League. Kursi Mikel Arteta sebagai manajer The Gunners terasa panas.

Arsenal punya banyak pemain berkualitas, tapi entah kenapa mereka gagal menunjukkan kinerja maksimal di tangan pelatih asal Spanyol tersebut. Frank Lampard yang doyan memaksimalkan pemain belia dinilai sebagai sosok yang pas menggantikan Arteta.

Akan sangat menarik melihat kiprah Frank Lampard bersama skuat belia Arsenal.

Sumber asli: Berbagai sumber

Disadur dari: Bola.net (Aga Deta, Published 4/2/2021)

Berita Terkait