Cerita Abdul Aziz: Antara Futsal, Jaino Matos, Eka Ramdani dan Persib

oleh Abdi Satria diperbarui 14 Feb 2021, 12:45 WIB
Pemain Persib Bandung: Abdul Aziz. (Bola.com/Dody Iryawan)

Bola.com, Bandung - Sebagai gelandang, Abdul Aziz memiliki skil dan teknik tinggi saat beraksi di lapangan hijau. Itulah mengapa pelatih Persib Bandung, Robert Alberts kerap menyediakan satu tempat buatnya dalam daftar starter Maung Bandung sejak akhir putaran pertama Liga 1 2019.

Kelebihannya itu ia didapatkan karena juga berlatih futsal di luar sepak bola.

Advertisement

Aziz malah pertama kali menjadi pemain profesional di level senior ketika bergabung di Libido FC yang bersaing di Liga Super Futsal 2015. Tak hanya itu, namanya sempat masuk dalam daftar panggil timnas futsal Indonesia.

Tapi, ia tak jadi bergabung karena lebih memilih menerima ajakan Jaino Matos, mentor dan pelatihnya di Persib U-21 yang saat ini menangani Persiba Balikpapan pada 2016.

Itulah mengapa, Aziz mengaku tak sepenuhnya sependapat dengan anggapan bermain futsal bisa merusak karakter bermain seorang pesepak bola. Ia merujuk pengalaman dirinya. Kemampuan dan skill justru terasah di futsal.

"Di futsal, setiap pemain wajib memiliki kontrol dan sentuhan bola yang baik. Pemain juga dituntut harus terus bergerak dan berpikir cepat," ujar Aziz dalam channel Youtube Simamaung.

Kalau pun ia akhirnya lebih memilih sepak bola dibanding futsal tak lepas dari peran penting Jaino yang sudah dianggapnya orangtua sendiri.

Aziz mengaku mayoritas keputusan dalam menentukan klub yang dibela bisa dilepaskan dari sosok Jaino. Termasuk ketika ia memutuskan tawaran manajemen Persib yang mengajaknya kembali ke Bandung untuk bergabung dengan skuad Maung Bandung.

"Saat itu, coach Jaino bilang tawaran dari Persib Bandung itu adalah kesempatan yang belum tentu datang dua kali. Dia berpesan agar saya berjuang keras untuk membuktikan kemampuan dan mendapatkan menit bermain di Persib," terang Aziz,

Video

2 dari 3 halaman

Eka Ramadani Sosok Idola dan Anutan

Eka Ramdani. (Bola.com/Dody Iryawan)

Layaknya pesepak bola, Aziz juga memiliki idola dan anutan yang ia jadikan sumber inspirasi.

Untuk pemain lokal, Aziz menunjuk sosok Eka Ramdani yang pernah menjadi pujaan bobotoh Persib Bandung dan pernah berstatus pemain tim nasional Indonesia pada sejumlah pertandingan internasional, termasuk di Piala Asia 2007.

"Aa Eka sangat total kala membela tim di lapangan. Ia pun memiliki skill tinggi dan piawai melepaskan diri dari tekanan lawan," papar Aziz yang memilih jersey bernomor punggung 8 seperti yang dikenakan Eka saat memperkuat Persib.

3 dari 3 halaman

Tetap Bermain Futsal

Gelandang Persib Bandung, Abdul Aziz, menggiring bola saat melawan Persiwa Wamena pada laga Piala Indonesia di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, Senin (11/2). Persib menang 7-0 atas Persiwa. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Meski sudah berstaus pilar di Persib Bandung, Aziz mengaku tak bisa melupakan futsal. Di waktu senggangnya, ia a kerap menyempatkan diri menerima ajakan teman-temannya untuk bermain futsal.

"Saya bergabung pada sebuah komunitas futsal di Bandung. Sesekali kami juga menggelar laga amal," kata suami dari Annisa Gaventeen Aprilia ini.

Seperti yang diyakininya, bermain futsal bisa menjaga sentuhan dan tekniknya. Aziz memang wajib menjaga sekaligus meningkatkan kemampuan agar tetap mendapat jatah reguler di setiap laga Persib andai kompetisi bergulir.

"Sebagai pemain, saya paham betul bahwa Persib adalah tim besar yang otomatis memiliki target yang besar pula," pungkas Aziz.

Berita Terkait