5 Catatan AC Milan Setelah Gagal Kalahkan Red Star Belgrade di Liga Europa: Alarm Bahaya?

oleh Wiwig Prayugi diperbarui 19 Feb 2021, 13:00 WIB
Unggul jumlah pemain, AC Milan gagal memperbesar keunggulan. Justru gawang Milan dibobol Milan Pavkov pada menit ke-90+3. Sampai laga berakhir, skor 2-2 tetap bertahan. (Foto: AP/Darko Vojinovic)

Bola.com, Jakarta - AC Milan menantang Red Star Belgrade pada leg pertama babak 32 Besar Liga Europa, Jumat (19/2/2021) dini hari WIB. Pada duel di Stadion Rajko Mitic, Milan mampu menahan tuan rumah dengan skor 2-2.

Milan unggul lebih dulu pada babak pertama. Pada menit ke-42, Radovan Pankov mencetak gol bunuh diri.

Advertisement

Red Star menyamakan kedudukan lewat penalti Guelor Kanga pada menit ke-52. Milan kembali unggul pada menit ke-61 dari penalti Theo Hernandes. Pada menit 90+3, Red Star menyamakan skor dari gol Milan Pankov.

Hasil ini membuat peluang kedua tim sama besarnya untuk lolos ke 16 Besar. Milan hanya butuh hasil imbang 0-0 atau 1-1 pada leg kedua untuk lolos. Sedangkan Red Star harus menang atau imbang minimal 3-3 pada laga di San Siro.

Lantas, catatan apa yang bisa dipetik dari duel Red Star Belgrade vs AC Milan?

Video

2 dari 6 halaman

Stefano Pioli Malah Coba-coba

Pelatih AC Milan, Stefano Pioli, pasca-pertandingan kontra Crvena Zvezda pada leg pertama 32 besar Liga Europa di Red Star Stadium, Jumat (19/2/2021) dini hari WIB. (AFP/ANDREJ ISAKOVIC)

Stefano Pioli membuat beberapa perubahan pada duel melawan Red Star. Di atas kertas, AC Milan bermain dengan formasi 4-3-3 karena tidak memainkan seorang playmaker.

Pioli pun mencoba beberapa pemain yang selama ini tidak masuk rencana utama. Pierre Kalulu, Mario Mandzukic, hingga Rade Krunic dimainkan sejak menit awal.

Hasil coba-coba Milan memang tidak buruk. Mereka mampu mencuri dua gol tandang. Akan tetapi, gol-gol Milan tidak berasal dari skema yang rapi. Satu gol bunuh diri dan satu lagi penalti.

3 dari 6 halaman

Cedera Ismael Bennacer

Gelandang AC Milan, Ismael Bennacer meninggalkan lapangan setelah mengalami cedera selama bertanding melawan Red Star Belgrade pada pertandingan leg pertama babak 32 besar Liga Europa di Rajko Mitic Stadium di Beograd, Serbia, Jumat (19/2/2021). AC Milan bermain imbang atas Red Star 2-2. (AP Photo/D

Kabar buruk datang untuk AC Milan saat laga baru memasuki menit ke-39. Ismael Bennacer tidak bisa melanjutkan pertandingan karena cedera. Dia harus digantikan Sandro Tonali.

Stefano Pioli memastikan cedera yang dialami Bennacer adalah kambuhan. Belum diketahui sampai kapan pemain asal Aljazair harus absen, tapi ini adalah kabar buruk bagi Rossoneri.

"Aspek terburuk dari malam ini adalah kehilangan Ismael Bennacer lagi," kata Pioli.

4 dari 6 halaman

Susah Bangkit?

Penyerang AC Milan, Zlatan Ibrahimovic melakukan tendangan salto saat bertanding melawan Spezia pada pertandingan lanjutan Liga Serie A Italia di stadion Alberto Picco di La Spezia, Italia, Minggu (14/2/2021). Spezia menang atas AC Milan 2-0. (Tano Pecoraro / LaPresse via AP)

Akhir pekan lalu, AC Milan tidak bisa berbuat banyak ketika kalah dari Spezia dengan skor 2-0. Stefano Pioli pun mengakui bahwa Milan layak kalah karena tidak tampil buruk.

Nampaknya, bayang-bayang hasil buruk itu masih nampak ketika Milan berjumpa Red Star. Milan tidak menunjukkan performa yang cukup bagus, bahkan saat lawan kehilangan satu pemain.

Milan membuang begitu saja dua kesempatan untuk menang lantaran unggul lebih dulu.

"Kam harus meningkatkan standar performa kami, sebab ini adalah momen yang krusial pada musim ini," kata Pioli.

  

5 dari 6 halaman

Red Star Belgrade On Fire

Penyerang Red Star Belgrade, Milan Pavkov (kanan) berselebrasi usai mencetak gol ke gawang AC Milan pada pertandingan leg pertama babak 32 besar Liga Europa di Rajko Mitic Stadium di Beograd, Serbia, Jumat (19/2/2021). AC Milan bermain imbang atas Red Star 2-2. (AP Photo/Darko Vojinovic)

Red tertinggal dengan skor 1-2 pada menit ke-61. Lalu, pada menit ke-77, mereka harus bermain dengan 10 pemain. Milan Rodic mendapat kartu merah.

Namun, pasukan Dejan Stankovic mampu tampil bagus. Mereka justru bisa mendapat gol pada menit akhir laga. Red Star tidak menyerah walau situasi di lapangan tidak cukup bagus untuk mereka.

"Kami tidak pernah menyerah dan saya bangga dengan para pemain. Ini seperti derby bagi saya, lalu kita akan lihat apa yang terjadi pada leg kedua," kata Stankovic.

6 dari 6 halaman

Next: Derby

Samu Castillejo (kanan) berhasil menjaringkan bola ke dalam gawang tim tuan rumah pada menit keenam. Namun, gol tersebut dianulir wasit setelah melihat tayangan ulang melalui VAR. (Foto: AFP/Andrej Isakovic)

Akhir pekan nanti, AC Milan akan menjalani laga sulit lain. Rossoneri bakal menantang Inter Milan. Laga Derby della Madonnina ini bakal punya arti penting karena kedua tim bersaing di papan atas.

Sayangnya, Milan dalam situasi yang tidak cukup bagus. Milan gagal menang pada dua laga terakhir. Sedangkan, Inter Milan tengah onfire usai menang besar atas Lazio.

Inter juga diuntungkan dengan waktu recovery karena tidak lagi tampil di ajang Eropa. Jadi, apakah Milan sudah siap untuk laga derby?

Sumber: Berbagai sumber

Disadur dari: Bola.net (Asad Arifin, published 19/2/2021)

Berita Terkait