Pengamat Soroti Lini Pertahanan Timnas Indonesia, Lawan Tira Persikabo Kok Masih Kedodoran

oleh Iwan Setiawan diperbarui 06 Mar 2021, 12:15 WIB
Gelandang Tira Persikabo, Guntur Triaji (tengah) menyundul bola ke gawang Timnas Indonesia. (Foto: Bola.com/M. Iqbal Ichsan)

Bola.com, Jakarta - Timnas Indonesia proyeksi SEA Games 2021 berhasil menekuk Tira Persikabo dua gol tanpa balas dalam uji coba di Stadion Madya Senayan, Jakarta tadi malam (5/3/2021).

Gol dari Kadek Agung dan M. Rafli jadi pembeda di laga itu. Namun bukan berarti hasil ini tidak meninggalkan evaluasi. Terutama dari sistem pertahanan. Meski gawang M. Riyandi tidak kebobolan, beberapa peluang emas sempat dibuat Tira Persikabo.

Advertisement

Itu tandanya, masih ada celah di lini belakang Timnas Indonesia U-22. Mantan bek timnas Indonesia di Piala Tiger 1998 yang kini jadi asisten pelatih Arema, Kuncoro memberikan analisanya untuk sistem pertahanan.

“Babak kedua baru terlihat sistem pertahanannya lebih rapi. Sedangkan babak pertama banyak buru-buru. Tapi wajar, sudah lama tidak main. Jadi pasti ada efek butuh penyesuaian lagi,” katanya.

Pada awal pertandingan, pemain timnas terlihat kesulitan lepas dari pressing ketat Tira Persikabo sehingga beberapa kali membuat kesalahan.

Kiper M. Riyandi yang sempat membuang bola dan hampir bola jatuh di kaki lawan. Begitu juga dengan pemain lain.

“Untung Tira Persikabo juga main tergesa-gesa di awal sehingga peluang yang didapat tak jadi gol,” jelas Kuncoro.

Selain itu, Timnas Indonesia juga masih kewalahan menghadapi serangan balik Tira Persikabo yang memiliki pemain sayap lincah, Wawan Febrianto dan Ahmad Nufiandani.

Saksikan video pilihan berikut ini:

2 dari 2 halaman

Kewalahan Hadapi Serangan Balik

Gelandang Timnas Indonesia U-23, Adam Alis berebut bola dengan pemain Tira Persikabo, Dava Ardiansha. (Foto: Bola.com/M. Iqbal Ichsan)

Empat bek Timnas Indonesia, Rifad Marasabessy, Rizky Ridho, Rachmat Irianto dan Pratama Arhan yang turun di babak pertama beberapa kali harus kerja ekstra karena serangan Tira Persikabo bisa menembus sampai jantung pertahanan timnas.

“Kalau babak kedua, permainan timnas sudah klop. Mereka lebih banyak menguasai bola. Ketika kalah bola, semua langsung turun ke daerah pertahanan sendiri. Artinya, sistem pertahanan sudah bagus dan ditunjang fisik pula. Kalau saya lihat, Tira Persikabo harusnya bisa mencetak 3 gol karena dapa peluang bagus. Tapi tidak ada yang terealisasi jadi gol,” lanjutnya. 

Setelah melawan Tira Persikabo, Timnas Indonesia akan ditatang Bali United pada Minggu (7/3/2021).

 

Berita Terkait