Bonek Bangga Meski Persebaya Gagal ke Semifinal Piala Menpora

oleh Aditya Wany diperbarui 12 Apr 2021, 06:00 WIB
Striker Persib Bandung, Frets Butuan (tengah) berusaha melewati dua pemain Persebaya Surabaya dalam laga perempatfinal Piala Menpora 2021 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Minggu (11/4/2021). Persib menang 3-2 atas Persebaya. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Bola.com, Sleman - Persebaya Surabaya banjir pujian setelah bertanding melawan Persib Bandung dalam perempat final Piala Menpora 2021. Padahal, Bajul Ijo kalah 2-3 dalam laga yang berlangsung di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Minggu (11/4/2021) malam.

Kekalahan itu membuat Persebaya gagal melajut ke babak semifinal. Tapi, Bonek, suporter Persebaya, tetap menyanjung penampilan yang ditunjukkan oleh Rachmat Irianto dkk. dalam duel bertajuk Perang Dulur itu.

Advertisement

Tim asal Kota Pahlawan itu babak belur di babak pertama dengan langsung tertinggal 0-3 lewat Ezra Walian (1’), Wander Luiz (6’), dan Nick Kuipers (37’). Lebih sial lagi, kiper Satria Tama mendapat kartu merah di injury time babak pertama.

“Jujur saja, harus diakui bahwa selama babak pertama penampilan Persebaya sangat di luar harapan. Sudah kebobolan tiga gol, juga harus bermain dengan 10 pemain karena kartu merah di injury time babak pertama,” kata Husin Ghozali, koordinator Green Nord alias Bonek tribune utara, kepada Bola.com.

Persebaya Surabaya kemudian tampil agresif selama babak kedua dan menguasai permainan. Mereka berusaha membalas gol agar bisa memperkecil kedudukan.

Dua gol Persebaya Surabaya disumbang oleh Arif Satria (62’) dan Mokhamad Syaifuddin (90+3’). Semangat juang Rachmat Irianto dkk. cukup kentara untuk menyamakan kedudukan dan melanjutkan pertandingan ke babak adu penalti.

“Pemain mau bangkit di babak kedua. Sudah terlihat Persib kelabakan menghadapi tekanan Persebaya. Sampai detik-detik akhir pun Persebaya mampu memberi ancaman. Itu luar biasa dan harus diapresiasi,” imbuh pria yang akrab disapa Cak Cong itu.

Video Cuplikan Laga Persib Vs Persebaya

2 dari 3 halaman

Kepala Tegak

Pemain Persebaya Surabaya tampak lesu usai ditaklukkan Persib Bandung pada laga perempat final Piala Menpora 2021 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Minggu (11/4/2021). Persib Bandung menang atas Persebaya Surabaya 3-2 dan hasil ini membawa Maung Bandung ke semifinal. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Meski menelan kekalahan, pemain Persebaya Surabaya patut menegakkan kepala saat pulang ke Surabaya nanti. Pasalnya, performa mereka di atas lapangan sudah baik dengan berbagai situasi yang tidak mudah itu.

Belum lagi faktor jomplangnya kualitas pemain antara dua kesebelasan. Persebaya sudah berkomitmen bakal mengandalkan pemain muda.

Beberapa dari mereka bahkan baru menjalani debut profesional di turnamen ini. Nama-nama macam Rizky Ridho, Ernando Ari Sutaryadi, Mochammad Supriadi, Koko Ari Araya, dll. merupakan produk Elite Pro Academy, kompetisi kelompok usia di bawah PSSI.

Sedangkan materi skuat Persib di atas kertas memang jauh lebih unggul dari Persebaya. Maung Bandung punya pemain lokal mumpuni macam Frets Butuan hingga Ferdinan Sinaga. Jangan lupakan juga keberadaan pemain asing dan naturalisasi.

“Patut dicatat, Persebaya di pertandingan ini menurunkan pemain muda. Banyak dari mereka jebolan Elite Pro Academy. Sedangkan Persib sangat lengkap. Pemain lokalnya lebih bagus, lalu ada pemain asing dan naturalisasi. Jadi, Persebaya ini sudah berkualitas,” ucap Cak Cong.

3 dari 3 halaman

Evaluasi

Striker Persib Bandung, Wander Luiz, mendapat kartu merah saat melawan Persebaya Surabaya pada laga perempat final Piala Menpora 2021 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Minggu (11/4/2021). (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Menurut Cak Cong, penampilan Persebaya selama Piala Menpora 2021 juga sudah lebih dari cukup. Hanya beberapa kekurangan yang perlu dibenahi, termasuk perekrutan pemain di posisi tertentu untuk Liga 1 2021.

“Bagaimanapun, Bonek sangat bangga dengan apa yang ditunjukkan oleh pemain Persebaya. Mereka sudah bermain spartan dengan semangat juang tinggi. Pemain sudah menunjukkan penampilan yang luar biasa,” ucapnya.

“Kami tentu berterima kasih kepada manajemen, pelatih, dan semua pemain. Ini adalah turnamen pramusim. Pelatih berani menurunkan pemain muda, dan mereka tampil bagus. Saya rasa ini menjadi modal penting di Liga 1 nanti,” tutur Cak Cong.

Berita Terkait