Liga Inggris: Saat Manajer Leicester Dibuat Geleng-geleng Lihat Nafas Kuda Wesley Fofana walau Tengah Berpuasa

oleh Ario Yosia diperbarui 24 Apr 2021, 05:50 WIB
Gelandang Chelsea, Christian Pulisic berebut bola dengan bek Leicester City, Wesley Fofana pada pertandingan lanjutan Liga Inggris di Stadion King Power, Rabu (20/1/2021). Dengan kemenangan ini, Leicester City sementara meraih puncak klasemen Liga Inggris. (Michael Regan/Pool via AP)

Bola.com, Jakarta - Wesley Fofana, bek muda Leicester City seorang muslim yang taat. Ia tetap menjalankan ibadah puasa sekalipun bertanding di lapangan.

Kondisi fisiknya tetap prima sekalipun berpuasa. Tak mengherankan jika Brendan Rodgers berani memainkannya di dua laga sepekan terakhir.  Leicester berjumpa Southampton pada Senin (19/4/2021) di semifinal Piala FA dan kemudian menjajal West Brom dalam lanjutan Premier League pada Jumat (23/4/2021).

Advertisement

Wesley Fofana merupakan bek tengah asal Prancis. Usianya masih muda, masih 20 tahun dan musim ini adalah musim debutnya di Liga Inggris.

Fofana pun mampu tampil gemilang. Malah di kedua laga tersebut, Leicester City juga mampu bikin clean sheet.

Manajer Leicester City, Brendan Rodgers tahu betul kalau Wesley Fofana tetap menjalankan ibadah puasa Ramadan. Dia begitu kagum.

"Wesley Fofana menemukan kekuatan luar biasa untuk terus bermain dan berlatih selama di Ramadan ini," katanya seperti dilansir dari BBC.

"Dia tetap memiliki kondisi fisik yang bagus dan sehat-sehat saja, walau tidak makan dan minum di siang hari," lanjutnya.

Video

2 dari 3 halaman

Ditarik Keluar agar Bisa Buka Puasa

Pemain Leicester City, Wesley Fofana, duel udara dengan pemain Manchester United, Bruno Fernandes, pada laga Liga Inggris di Stadion King Power, Sabtu (26/12/2020). Kedua tim bermain imbang 2-2. (AFP/Pool/Carl Recine)

Di laga terakhir, Brendan Rodgers mengungkapkan bahwa dirinya sengaja menarik keluar bek Wesley Fofana pada menit ke-62 agar si pemain bisa berbuka puasa di bangku cadangan.

Brendan beranggapan tanpa sang pemain di lapangan, Leicester dalam posisi aman karena unggul dengan skor telak.

"Fofana baik-baik saja. Ia seorang pemain muda di tengah Ramadan, jadi ia tidak makan di siang hari. Itu luar biasa. Jika Anda memikirkan performanya pada akhir pekan di semi-final Piala FA, di mana ia belum makan sepanjang hari dan kemudian ia makan pertama kalinya saat pertandingan tersisa 15 menit, dan kemudian sama hari ini, dengan kick-off pukul 8 malam, ia belum makan atau minum sepanjang hari tapi masih bisa tampil di level ini."

"Hanya ada satu yang saya pikirkan jika saya bisa menariknya keluar maka ia bisa berbuka puasa di bangku cadangan, dan sedikit melindunginya."

Brendan Rodgers pun memuji performa Fontana sepanjang musim ini. Ia jadi salah satu pemain penting yang membantu Foxes ada di jajaran tiga besar Premier League.

"Dia memiliki bakat khusus dan akan menjadi pemain besar bagi kami. Permainan Fontana bakal berkembang karena dia tipikal pemain yang terus mau belajar," tuturnya.

Sumber: BBC, Daily Mail

3 dari 3 halaman

Leicester kuda hitam yang meraimaikan papan atas Premier League