Liga Inggris: Ya Nasib..Setelah Depak Mourinho, Tottenham Hotspur Ditolak Lagi oleh Brendan Rodgers

oleh Wiwig Prayugi diperbarui 29 Apr 2021, 16:45 WIB
Manajer tim Leicester City, Brendan Rodgers (tengah) menyalami bek Timothy Castagne (kiri) usai berakhirnya laga lanjutan Liga Inggris 2020/21 pekan ke-19 melawan Chelsea di King Power Stadium, Leicester, Selasa (19/1/2021). Leicester City menang 2-0 atas Chelsea. (AFP/Rui Vieira/Pool)

Bola.com, London - Manajer Leicester City, Brendan Rodgers tidak tergoda untuk pindah ke Tottenham Hotspur. Manajer Foxes itu dikaitkan dengan kepindahan ke Spurs sebagai pengganti Jose Mourinho.

Rodgers, yang tiba-tiba meninggalkan Celtic untuk bergabung dengan Leicester ketika tim Skotlandia itu hampir memenangkan gelar liga lainnya, tetap berkomitmen untuk klubnya kali ini.

Advertisement

"Saya sangat, sangat bahagia di sini. Saya sangat menghormati para pemain, dewan direksi dan saya benar-benar merasa ingin melanjutkan pekerjaan saya di sini," kata Rodgers dikutip dari Tribal Football, Kamis (29/4/2021).

"Saya memiliki tim dengan pemain yang memberikan hati dan jiwa mereka setiap hari dan saya juga bisa melihat masa depan di sini dalam hal perkembangan skuad," lanjutnya.

Bos Tottenham Hotspur, Daniel Levy, dikabarkan makin serius untuk merekrut manajer Leicester City, Brendan Rodgers pada akhir musim ini.

The Sun melaporkan, Levy sedang mencoba untuk meyakinkan rekan-rekan eksekutifnya bahwa Rodgers merupakan kandidat yang cocok.

Namun, keingingan Tottenham Hotspur bertepuk sebelah tangan. "Saya memiliki hubungan yang sangat kuat dengan dewan. Kami bekerja sama sangat erat," tegas Rodgers.

Video

2 dari 3 halaman

Tetap Respek

Manajer Leicester City, Brendan Rodgers.(AP Photo/Kirsty Wigglesworth)

Brendan Rodgers berhasil membawa Leicester City stabil di papan. The Foxes terus tampil maksimal, dan saat ini duduk di tempat ketiga di Liga Inggris dan memiliki kans memenangi final Piala FA melawan Chelsea.

"Saya selalu tahu tantangan apa yang datang ke sini, untuk mencoba dan meningkatkan skuad, dan selama beberapa tahun terakhir apa yang dapat kami lakukan adalah membangun tim dan menciptakan pola pikir untuk menang," lanjutnya.

"Itu tidak mudah, tetapi Anda sekarang melihat mentalitas di sekitar mengembangkan kemauan dan keinginan untuk menang" kata mantan manajer Liverpool itu.

Namun, Rodgers tetap respek kepada Tottenham Hotspur yang juga ia tolak pada sembilan tahun lalu.

"Tottenham adalah klub hebat, salah satu klub terbesar di Inggris, tetapi bagi saya, saya berada di tempat yang sangat, sangat bahagia dalam hidup saya."

Sumber: Tribal Football

3 dari 3 halaman

Nasib Blangsak Tottenham Hotspur

Berita Terkait