Poin Plus Timnas Indonesia Saat Bersua Thailand di Dubai

oleh Benediktus Gerendo Pradigdo diperbarui 05 Jun 2021, 08:45 WIB
Setelah peluit tanda mulainya pertandingan berbunyi, Timnas Indonesia tampil dengan cukup berani bermain terbuka. Kubu sebaliknya, Timnas Thailand tampil dengan lebih efektif memainkan sekema serangan balik. (Foto: Dok. PSSI)

Bola.com, Bandung - Performa Timnas Indonesia saat menghadapi Thailand dalam laga Grup G Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia mendapatkan pujian dari banyak pihak. Walau hasilnya imbang 2-2 dan Timnas Indonesia dan Thailand berbagi poin, Timnas Indonesia dianggap memperlihatkan performa yang bagus.

Dalam laga yang digelar di Stadion Al Maktoum, Dubai, Uni Emirat Arab, Jumat (4/6/2021) dini hari WIB, Timnas Indonesia bermain imbang 2-2 dengan Thailand. Hasil ini membuat Tim Garuda meraih poin perdananya di Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia.

Advertisement

Pengamat sepak bola asal Bandung, Yudi Guntara, memberikan penilaian atas performa Timnas Indonesia dalam laga pertama dari tiga laga Kualifikasi Piala Dunia 2022 yang dijalani Timnas Indonesia di Dubai itu. Menurutnya, pemain memiliki semangat juang yang tinggi dan disiplin dalam bermain.

"Kalau saya melihat, pemain Indonesia ada nilai plus dalam pertandingan itu. Nilai plus itu adalah fighting spirit. Kemudian disiplin di lapangan juga menjadi poin plus. Secara permainan, Thailand berada di atas Indonesia," ujar Yudi saat dihubungi Bola.com, Jumat (4/6/2021).

Dua faktor tersebut, menurut Yudi, membuat pemain Thailand kesulitan membongkar pertahanan Indonesia. Belum lagi pressing ketat yang diterapkan pelatih Shin Tae-yong kepada anak asuhnya.

"Hasil imbang ini tidak lepas dari kegigihan pemain Indonesia. Fighting spirit pemain Indonesia di lapangan terbukti dengan beberapa pemain yang sampai mengalami cedera, seperti Egy, Witan, Kadek Agung, dan Asnawi. Semua pemain diinstruksikan untuk memberikan tekanan terus," ujarnya.

Mantan pemain Persib Bandung itu juga memuji karakter Shin Tae-yong yang tidak pandang bulu ketika menangani Timnas Indonesia. Kondisi ini membuat Evan Dimas dkk. lebih disiplin, baik di dalam maupun di luar lapangan.

"Terutama disiplin di dalam dan luar lapangan. Saya melihat ada beberapa pemain yang misalnya tidak mengikuti perintah, langsung dicoret. Itu bagus, mungkin karena dia adalah pelatih yang banyak pengalaman setelah menangani Timnas Korea di Piala Dunia," ujarnya.

Video

2 dari 2 halaman

Hadapi Vietnam, Fokus Penuh sejak Awal Pertandingan

Kedudukan imbang 2-2 ini tak berubah hingga peluit panjang akhir pertandingan berbunyi. Skor imbang ini membawa Indonesia memperoleh angka pertamanya di Grup pada ajang Kualifikasi Piala Dunia 2022. Selanjutnya Timnas Garuda akan berhadapan melawan Vietnam, Senin (7/6/2021). (Foto: Dok. PSSI)

Dalam pertandingan selanjutnya, Timnas Indonesia akan berjumpa dengan Vietnam, Senin (7/6/2021). Berselang empat hari kemudian, skuad Garuda akan menghadapi Uni Emirat Arab, Jumat (11/6/2021).

Yudi memprediksi Timnas Indonesia bakal menerapkan strategi yang tidak jauh berbeda dengan pertandingan sebelumnya. Namun, yang perlu menjadi perhatian utama Timnas Indonesia adalah konsentrasi pemain sejak menit awal pertandingan.

Dia berharap kelengahan para pemain pada menit awal saat menghadapi Thailand tidak terulang lagi. Timnas Indonesia kecolongan pada menit kelima lewat gol Narubadin Weerawatnodom.

"Kalau kata saya, tetap tidak jauh. Timnas Indonesia akan menerapkan pressing seperti itu. Masalahnya pemain harus berkonsentrasi sejak menit-menit awal. Kemarin kehilangan konsentrasi pada menit awal sehingga kebobolan. Ini tentunya akan dievaluasi oleh pelatih," ujarnya. (Muhammad Faqih)

Berita Terkait