Persela Berburu Dua Pemain Lokal Tambahan Jelang Liga 1

oleh Wiwig Prayugi diperbarui 12 Jun 2021, 07:30 WIB
Sesi latihan Persela Lamongan, di Stadion Surajaya, Lamongan. (Bola.com/Aditya Wany)

Bola.com, Lamongan - Persela Lamongan sudah mulai memanaskan mesin jelang bergulirnya Liga 1 2021/2022 yang tinggal sebulan lagi. Pelatih Iwan Setiawan terus mempersiapkan anak asuhnya.

Meski begitu, mantan pelatih Persebaya Surabaya ini menilai masih ada beberapa lini yang perlu tambahan pemain. Ia mengakui bila perlu beberapa pemain lokal di posisi berbeda.

Advertisement

"Yang jelas kami masih butuh fullback kiri dan striker. Keduanya pemain lokal. Kami juga sangat berharap pemain asing kita cepat bergabung," ungkapnya.

Klub berjulukan laskar Joko tingkir tersebut baru mengumumkan 16 pemain lokal yang dipertahankan dari skuad yang bermain di Piala Menpora lalu.

Sementara, belum ada kejelasan terkait pemain asing seperti Melvyn Lorenzen dan Demerson Bruno yang memperkuat Persela di turnamen pramusim tersebut.

Meski begitu, Persela Lamongan juga kedatangan beberapa pemain trial. Satu di antara yang terlihat adalah mantan kiper Timnas Indonesia U-19, Ravi Murdianto.

Video

2 dari 2 halaman

Adaptasi Taktik

Pemain Persela Lamongan, Ahmad Bustomi (depan) dijaga ketat pemain PSS Sleman, Bagus Nirwanto dalam laga matchday ke-2 Grup C Piala Menpora 2021 di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, Minggu (28/3/2021). (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Pergantian pelatih jelas memberikan banyak pengaruh pada sebuah tim. Hal itulah yang terlihat dari Persela Lamongan di tangan Iwan Setiawan yang menjadi pelatih kepala Persela musim ini.Konsep yang berbeda tentu bakal ditawarkan untuk skuadnya saat ini.

Dengan waktu yang tersisa, pelatih berusia 62 tahun dituntut untuk segera memperkenalkan konsep bermain yang akan digunakan pada kompetisi nanti.

"Alhamdulillah kami melihat ada progres yang cukup signifikan dibanding dari saat mereka baru berkumpul. Walaupun minggu-minggu ini programnya adalah adaptasi dan regenarasi tetapi kita juga tetap mulai menggambarkan konsep taktik," jelas Iwan.

"Jadi artinya, saya melihat mereka saat ini dalam kondisi yang benar-benar mulai memahami apa yang saya inginkan," tandasnya. (Wahyu Pratama)

Berita Terkait