Di Tengah Isu Hengkang, Pep Guardiola Tegaskan Masih Penuh Energi di Man City

Pep Guardiola menegaskan masih punya energi luar biasa untuk Man City, meski ada rumor ia meninggalkan klub di musim panas mendatang.

Bola.com, Jakarta - Pep Guardiola menegaskan dirinya masih memiliki energi besar untuk terus menangani Manchester City, meski masa depannya mulai menjadi bahan spekulasi menjelang bursa transfer musim panas mendatang.

Guardiola kini memasuki hampir satu dekade di Etihad dan sedang memburu gelar Liga Inggris ketujuh.

Ia masih terikat kontrak satu tahun lagi, tetapi klub disebut mulai menyiapkan skenario jika pelatih asal Spanyol itu memutuskan pergi. Nama Enzo Maresca muncul sebagai kandidat utama pengganti.

Di tengah situasi tersebut, fokus Guardiola tetap pada persaingan musim ini. Man City akan bertandang ke markas Everton di Hill Dickinson Stadium dengan target memangkas jarak enam poin dari Arsenal, yang sudah memainkan dua laga lebih banyak.

"Saya tidak mungkin bertahan 10 tahun, bahkan dengan banyak gelar, tanpa lingkungan yang luar biasa," kata Guardiola.

"Saat ini saya merasa… saya tidak tahu, bukan sekadar bahagia, tetapi saya masih punya energi yang sangat besar. Saya masih sangat menikmati datang bekerja, bahkan di hari libur," ucapnya.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Budaya Klub

Pelatih asal Spanyol itu juga menyinggung dampak positif budaya klub.

"Saya senang ketika Gundo (Ilkay Gundogan) kembali dari Barcelona dan berkata, 'Manchester City itu level tertinggi.' Ketika hal seperti itu terjadi, berarti kami berada di jalur yang benar," ucapnya.

"Itulah mengapa kami konsisten berada di Liga Champions selama 12, 13, 14 tahun terakhir. Kami selalu bersaing memperebutkan gelar karena ada konsistensi, dalam taktik, sistem, pemain, dan pelatih. Ini seperti sebuah 'gelembung' yang membuat semua orang merasa nyaman," imbuh Guardiola.

Membandingkan Tekanan

Guardiola juga membandingkan tekanan musim ini dengan musim lalu. Ia mengaku justru lebih tenang dalam situasi berburu treble dibanding saat timnya sempat terancam gagal lolos ke Liga Champions.

"Menjelang pertandingan saya tetap merasakan tekanan, tetapi di antara pertandingan saya lebih tenang," ujarnya.

"Musim lalu saya terus memikirkan apa yang akan terjadi jika kami tidak lolos ke Liga Champions. Itu sangat terasa."

"Musim ini kami sudah menjuarai Piala Liga, mencapai final Piala FA lagi, dan masih bersaing dengan Arsenal. Apa lagi yang bisa saya katakan? Ini situasi yang sangat baik. Tentu saya ingin melangkah lebih jauh di Liga Champions, tetapi levelnya sangat tinggi dan itu jadi pelajaran penting untuk musim depan," urai mantan pelatih Barcelona dan Bayern Munchen itu.

 

Sumber: The Guardian

Video Populer

Foto Populer