Anomali Timnas Turki di Euro 2020, Gagah pada Kualifikasi tetapi Bapuk di Ajang Sesungguhnya

oleh Rizki Hidayat diperbarui 21 Jun 2021, 17:45 WIB
Pada menit ke-43 Turki hampir mengubah keadaan saat bek Mert Muldur memperoleh peluang lewat tembakan kerasnya yang masih bisa dijangkau kiper Yann Sommer lewat skema serangan balik. Skor 2-0 bertahan hingga babak pertama usai. (Foto: AP/Pool/Ozan Kose)

Bola.com, Baku - Timnas Turki tampil gemilang pada kualifikasi Euro 2020. Namun, penampilan berbeda diperlihatkan Turki ketika bertanding di turnamen yang sesungguhnya.

Pada kualifikasi Euro 2020, Timnas Turki tergabung di Grup H bersama Prancis, Islandia, Albania, Andorra, dan Moldova. Tim asuhan Senol Gunes itu berhasil memetik tujuh kemenangan, dua hasil imbang, dan hanya menelan satu kekalahan dari 10 pertandingan yang dimainkan.

Advertisement

Berkat torehan positif tersebut, Turki berhak lolos ke putaran final Euro 2020 dengan status runner-up Grup H. Mereka mendulang 23 poin, tertinggal dua angka dari Timnas Prancis yang berada di posisi teratas.

Menorehkan hasil yang terbilang oke pada kualifikasi, Timnas Turki menatap Euro 2020 dengan kepercayaan diri tinggi. Apalagi, mereka juga memetik dua kemenangan dan satu hasil imbang dari tiga laga uji coba jelang Piala Eropa.

Selain itu, Timnas Turki juga memiliki pemain-pemain bintang yang diprediksi bakal bersinar di Euro 2020, mulai dari Hakan Calhanoglu, Cengiz Under, Merih Demiral, hingga Burak Yilmaz.

 

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

2 dari 2 halaman

Bapuk di Putaran Final

Pemain Swiss Haris Seferovic (kiri) merayakan gol ke gawang Turki pada pertandingan Grup A Euro 2020 di Stadion Olimpiade Baku, Baku, Azerbaijan, Minggu (20/6/2021). Swiss menang 3-1. (Ozan Kose/Pool via AP)

Namun, kenyataannya tak seperti yang diharapkan. Timnas Turki justru tampil melempem ketika bertanding pada putaran final Euro 2020. Tergabung di Grup A, Turki menelan tiga kekalahan beruntun.

Pada laga perdana Grup A, mereka takluk 0-3 dari Italia (12/6/2021), kemudian menyerah 0-2 dari Wales (16/6/2021), dan teranyar dibungkam Swiss dengan skor 1-3 pada Minggu (20/6/2021) malam WIB.

Hasil tersebut membuat Timnas Turki berada di dasar Grup A dengan nilai nol dan dipastikan harus angkat koper. Mereka tertinggal empat poin dari Wales dan Swiss di urutan dua serta tiga, dan sembilan poin dari Italia yang menembus 16 besar dengan status juara grup.

"Kami tidak bisa menangani pertandingan di turnamen sebesar ini, harus saya akui," ujar kapten Timnas Turki, Burak Yilmaz.

"Kami telah lolos ke putaran final Euro 2020, kami berjalan sangat baik pada kualifikasi Piala Dunia 2022, tetapi saya dapat melihat bahwa kami perlu belajar cara bertanding di turnamen seperti ini. Itu adalah pelajaran yang harus kami pelajari," lanjutnya.

Sumber: UEFA, Transfermarkt