Kai Havertz: Jerman Tak Latihan Adu Penalti Khusus Kontra Inggris, Alasannya Bikin Menohok

oleh Yus Mei Sawitri diperbarui 28 Jun 2021, 06:30 WIB
Kai Havertz. Striker Jerman berusia 22 tahun ini telah mencetak 2 gol di fase grup saat bersua Portugal dan Hongaria. Bahkan saat kontra Portugal, selain 1 gol yang dicetaknya, dirinya juga berperan besar dalam 2 gol bunuh diri Portugal. (Foto: AP/Pool/Matthias Hangst)

Bola.com, Jakarta - Timnas Jerman tidak melakukan latihan penalti secara khusus menjelang duel kontra Timnas Inggris pada 16 besar Euro 2020 di Stadion Wembley, Selasa (29/6/2021). Der Panzer punya alasan khusus tak menggelar latihan adu penalti secara khusus. 

Timnas Jerman percaya diri dan berharapa mampu merampungkan pertandingan dalam 90 menit, sehingga tidak perlu ada adu penalti. 

Advertisement

Rekor Jerman dalam urusan adu penalti di turnamen besar cukup mengesankan. Jerman telah memenangkan setiap adu penalti di Piala Dunia yang mereka lakukan, serta dua dari tiga kali di Piala Eropa. Mereka hanya kalah satu kali di final Euro 1976 dari Cekoslowakia.

Jerman juga mengalahkan Inggris melalui adu penalti di Wembley pada semifinal Euro 1996, sebelum memenangkan mahkota Eropa ketiga mereka.

"Kami akan memasuki pertandingan dengan keinginan memenangkannya selama 90 menit," kata bintang Jerman, Kai Havertz, dalam konferensi pers di markas tim mereka di Bavaria, Minggu (27/6/2021).

“Tentu saja bisa adu penalti pada tahap ini, jadi kami harus bersiap. Jelas setelah latihan kami melakukan beberapa penalti untuk melihat siapa penendang penalti yang lebih baik," imbuh Havertz, seperti dikutip Reuters

"Tapi itu bukan masalah terbesar dari pertandingan. Selama 120 menit sebelum itu bisa jauh lebih penting dan memberi terlalu banyak tekanan pada diri sendiri (dengan penalti) rasanya tidak baik," imbuh Havertz soal duel Timnas Jerman kontra Timnas Inggris.  

 

Saksikan Video Pilihan Berikut In

2 dari 2 halaman

Tak Mau Remehkan Inggris

Gareth Southgate, Pelatih Timnas Inggris. (Foto: AFP/Niklas Halle'n)

Jerman hanya memenangkan satu pertandingan di fase grup. Tetapi, mereka tetap melaju karena finis di posisi setelah bermain imbang 2-2 dengan Hungaria.

Inggris sama-sama tidak mengesankan, tetapi bahkan lebih efisien untuk memuncaki Grup D dengan tujuh poin dan tidak kebobolan gol. Tetapi The Three Lions adalah tim dengan skor terendah yang pernah memuncaki grup Euro, dengan hanya dua gol.

"Salah besar meremehkan mereka. Kami mengenal Inggris dengan baik. Mereka memiliki beberapa pemain terbaik dunia dan, ya, mereka juga memiliki ruang untuk perbaikan," kata Havertz, yang akan menghadapi beberapa rekan setimnya di Chelsea pada Selasa. .

"Tapi Inggris belum kebobolan gol di turnamen dan mereka memiliki begitu banyak kualitas individu. Anda harus menghormati mereka tapi kami juga tim dengan pemain bagus. Bagi saya dan seluruh tim itu akan menjadi pertandingan yang spesial."

Sumber: Reuters 

Berita Terkait