Jacksen Tiago Respons Kabar Persipura Coret Boaz Solossa dan Yustinus Pae Jelang Liga 1

oleh Muhammad Adi Yaksa diperbarui 04 Jul 2021, 13:40 WIB
Ekspresi pemain Persipura Jayapura, Boaz Solossa usai timnya kalah dari PS TNI pada lanjutan Liga 1 2017 di Stadion Patriot, Bekasi (4/11/2017). PS TNI menang 2-1. (Bola.com/Nick Hanoatubun)

Bola.com, Malang - Persipura Jayapura dilanda kabar kurang sedap. Tim berjulukan Mutiara Hitam itu dirumorkan mencoret dua pemainnya, Boaz Solossa dan Yustinus Pae.

Persipura Jayapura disebutkan mendepak Boaz dan Pae karena keduanya melakukan tindakan indisipliner.

Advertisement

Boaz dan Pae dikabarkan belum bergabung dengan Persipura dalam pemusatan latihan di Batu, Malang. Keduanya diklaim masih berada di Jayapura, Papua.

Persipura Jayapura kembali melanjutkan pemusatan latihan di Batu setelah sempat berhenti selama beberapa pekan karena pemain dipulangkan ke daerah masing-masing.

Pelatih Persipura, Jacksen Tiago menolak untuk menjelaskan permasalahan yang terjadi dan meminta polemik ini untuk ditanyakan kepada Boaz dan Pae.

"Mengenai masalah kedua pemain tersebut, alangkah baiknya kalau ditanyakan langsung kepada mereka berdua, terkait alasan dan masalahnya apa," kata Jacksen kepada Bola.com, Sabtu (3/7/2021).

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini

2 dari 2 halaman

Manajemen Belum Menjawab

Bek Persipura, Yustinus Pae, berusaha melewati hadangan pemain Bhayangkara FC pada laga Liga 1 Indonesia di Stadion PTIK, Jakarta, Senin (18/11). Bhayangkara menang 2-0 atas Persipura. (Bola.com/Vitalis Yogi Trisna)

Bola.com mencoba mengonfirmasi kabar yang menyangkut Boaz dan Pae ke Ketua Persipura Jayapura, Benhur Tommy Mano dan manajer tim, Bento Madubun. Namun, keduanya tidak merespons.

Berdasarkan laporan RRI, Benhur melemparkan persoalan ini kepada Boaz, Pae, dan Jacksen.

"Untuk dua orang tersebut, kami tidak bisa berkomentar, mungkin bisa tanya langsung ke yang bersangkutan," tutur Benhur dinukil dari RRI.

"Untuk pemain, kami menyerahkan penuh kepada pelatih. Sebab pelatih yang dekat dengan pemain. Kalau mereka indisipliner, mereka sudah ada komitmen."

"Waktu tanda tangan kontrak, sudah jelas kami serahkan penuh kepada pelatih untuk mengurus dan menangani kalau ada indisipliner."

"Sebab kami butuh tim ini untuk berkualitas dan berbuat yang terbaik untuk Papua dan sepak bola serta menjaga nama baik orang Papua," jelas Benhur.

Berita Terkait