Barito Putera Manfaatkan Penundaan Liga 1 untuk Benahi Kondisi Fisik Pemain

oleh Zulfirdaus Harahap diperbarui 13 Jul 2021, 16:00 WIB
Gelandang Barito Putera, Alif Jaelani, merayakan golnya ke gawang Arema FC pada laga Piala Menpora 2021. (Bola.com/Arief Bagus)

Bola.com, Yogyakarta - Barito Putera berusaha memanfaatkan penundaan Liga 1 2021/2022 untuk mematangkan persiapan tim. Pelatih Djadjang Nurdjaman mengaku, masa-masa ini dimanfaatkan timnya untuk membenahi kualitas fisik pemain.

Barito Putera tetap menggelar persiapan Liga 1 2021/2022 meskipun kompetisi ditunda ke Agustus mendatang. Barito Putera saat ini menggelar pemusatan latihan di Yogykarta.

Advertisement

Adanya PPKM di Jawa dan Bali membuat Barito Putera tak bisa menggelar laga uji coba. Djadjang Nurdjaman memaksimalkan waktu yang ada untuk menggelar latihan ringan dan pertandingan internal.

"Kami latihan dengan intensitas ringan dan sedang saja untuk mengembalikan dan menjaga kondisi pemain. Agar mereka tidak bosan juga," kata Djadjang Nurdjaman.

"Adanya PPKM ini membuat kami tidak bisa menggelar uji coba dengan tim lain. Jadi, kami akan memperbanyak game internal saja," tegas pria yang akrab disapa Djanur itu.

Barito Putera masih punya banyak waktu untuk mempersiapkan tim jelang Liga 1 2021/2022. Kompetisi elite Indonesia itu rencananya akan digelar pada pekan ketiga Agustus 2021.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini

2 dari 2 halaman

Latihan di Hotel

Penyerang Barito Putra, Rizky Pora, melakukan selebrasi usai mencetak gol ke gawang PSIS Semarang pada laga Piala Menpora 2021 di Stadion Manahan, Solo, Minggu (21/3/2021). Kedua tim bermain imbang 3-3. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Adanya PPKM juga membuat Barito Putera tak leluasa dalam menggelar latihan. Kapten Barito Putera, Rizky Pora mengaku timnya hanya berlatih dengan memanfaatkan fasilitas yang ada di hotel.

"Kami saat ini hanya bisa latihan di sekitar hotel tempat menginap. Ini dilakukan untuk menjaga kondisi," tegas Rizky Pora.

Penyelenggaraan Liga 1 2021/2022 juga belum bisa dipastikan bergulir pada pekan ketiga Agustus 2021. Nasib kompetisi akan ditentukan pada kondisi pandemi COVID-19 di Indonesia nanti.

Berita Terkait