Jepang Evakuasi Warganya dari Indonesia, 4 Pemain Terancam Angkat Kaki dari Liga 1

oleh Muhammad Adi Yaksa diperbarui 17 Jul 2021, 07:15 WIB
Gelandang asing baru Persebaya Surabaya, Taisei Marukawa. (Dok Persebaya)

Bola.com, Jakarta - Pemerintah Jepang dikabarkan berencana untuk mengevakuasi warganya dari Indonesia buntut dari tingginya kasus COVID-19. Akibatnya, empat pemain dari Negeri Sakura terancam meninggalkan Liga 1 2021.

Empat pemain Jepang yang berkarier di Liga 1 musim ini terdiri dari winger Persebaya Surabaya, Taisei Marukawa, gelandang Arema FC, Renshi Yamaguchi, gelandang Persipura Jayapura, Takuya Matsunaga, dan gelandang Persiraja Banda Aceh, Shori Murata.

Advertisement

Marukawa, yang lahir di Hiroshima pada 30 Januari 1997, mengaku telah diminta untuk angkat kaki dari Indonesia oleh pemerintah Jepang. Saat ini, pemain berusia 24 tahun itu mengaku sedang pening.

"Benar memang diimbau untuk meninggalkan Indonesia. Tapi bukan panggilan pribadi. Mereka yang mau, bisa menghubungi perwakilan pemerintah Jepang dan akan diberikan fasilitas untuk pulang," kata Marukawa dinukil dari laman klub.

Mendapatkan tawaran untuk pulang ke kampung halaman, Marukawa galau. Di satu sisi, mantan pemain Valletta di Liga Malta itu mau bertahan di Indonesia karena Persebaya masih menggelar latihan.

Di sisi lain, Marukawa juga ingin mendapatkan vaksinasi di Jepang jika Persebaya menghentikan kegiatan dan Liga 1 masih belum dimulai.

"Saya harus benar-benar mempertimbangkan dengan baik terkait vaksinasi. Karena jika saya mendapatkan vaksin yang berasal dari China, maka pemerintah Jepang tidak akan memberikan jatah vaksin kepada saya. Jadi kemungkinan besarnya saya pilih untuk melakukan vaksinasi di Jepang," jelas Marukawa.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini

2 dari 2 halaman

Masih Ingin di Surabaya

Gelandang anyar Persebaya asal Jepang, Taisei Marukawa. (dok. Persebaya)

Marukawa mengaku masih ingin bertahan di Surabaya. Gelandang berpostur mungil itu merasa nyaman dan aman sebab sangat jarang beraktivitas di luar.

"Saya tidak bisa memutuskan sekarang. Karena saya tidak tahu kapan Liga 1 dimulai. Lagi pula, kami juga masih melakukan latihan. Jadi saya di sini saja dulu," terang Marukawa.

"Di sini sebenarnya cukup aman karena saya tidak pernah keluar apartemen selain untuk latihan. Kesehatan dan makanan juga dipantau oleh tim medis dan chef tim. Jadi sebenarnya tidak masalah," imbuhnya.