PT LIB Berencana Bentuk Satgas COVID-19 untuk Maksimalkan Prokes di Liga 1 dan Liga 2

oleh Zulfirdaus Harahap diperbarui 18 Jul 2021, 14:45 WIB
Penarapan protokol kesehatan di Stadion Kanjuruhan Malang, jelang pelaksanaan pertandingan Piala Menpora 2021, Senin (22/3/2021). (Bola.com/Arief Bagus Prasetiyo)

Bola.com, Jakarta - PT Liga Indonesia Baru (LIB) berencana membentuk Satgas COVID-19 untuk kompetisi Liga 1 dan Liga 2. Adanya Satgas COVID-19 untuk kompetisi diharapkan bisa membantu memaksimalkan penerapan protokol kesehatan.

Penerapan protokol kesehatan di Liga 1 dan Liga 2 selama ini menjadi perhatian utama dalam menggelar kompetisi pada masa pandemi COVID-19. PT LIB berharap dengan adanya Satgas COVID-19 bisa menjawab keraguan dalam menggelar liga.

Advertisement

Selain itu, PT LIB juga berencana untuk menggelar workshop dengan klub dan seluruh stakeholder sepak bola. Tujuannya adalah agar penerapan protokol kesehatan selama kompetisi bisa lebih maksimal lagi.

"Beberapa bulan yang lalu kami mengadakan workshop terkait penerapan prokes. Namun untuk lebih memaksimalkan lagi, kami akan mengadakan workshop yang sama," kata Direktur Operasional PT LIB, Sudjarno

"Lebih dari itu, kami juga membentuk satgas khusus untuk memantau pelaksanaan penerapan prokes di kompetisi Liga 1 dan Liga 2," tegas Sudjarno.

Liga 1 dan Liga 2 2021 saat ini sedang mengalami penundaan akibat tingginya angka penyebaran COVID-19 di Indonesia. Belum diketahui kapan kompetisi bergulir setelah pemerintah memperpanjang masa PPKM Darurat.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini

2 dari 2 halaman

Atur Jadwal Baru

Ekspresi para pemain PSS Sleman yang berhasil merebut peringkat ketiga Piala Menpora 2021 pada laga kontra PSM Makassar di Stadion Manahan, Solo, Sabtu (24/4/2021). (Bola.com/Muhammad Iqbal Ichsan).

PT Liga Indonesia Baru (LIB) siap menyusun ulang jadwal baru Liga 1 dan Liga 2 2021/2022. Hal itu dilakukan bila pemerintah pusat memutuskan untuk memperpanjang masa PPKM Darurat.

Pemerintah pusat resmi memperpanjang masa PPKM Darurat selama enam minggu. PT LIB siap berkoordinasi dengan para stakeholder sepak bola Indonesia untuk menemukan solusi terbaik.

"Kami akan menghormati apapun keputusan dari pemerintah. Nantinya, pasti PPSI dan PT LIB akan berkomunikasi dengan stakeholder terkait seperti BNPB, Polri. Untuk berdiskusi meminta arahan dan menyusun jadwal baru," ucap Sudjarno.

Berita Terkait