Pep Guardiola dan 5 Pelatih yang Sulit Berhemat dalam Belanja Pemain

oleh Rizki Hidayat diperbarui 07 Agu 2021, 10:00 WIB
Ilustrasi - Diego Simeone, Pep Guardiola, Jose Mourinho (Bola.com/Adreanus Titus)

Bola.com, Jakarta - Peran pelatih di sebuah tim sepak bola sangat penting. Berkat racikan taktik dan strategi yang diterapkan, sang pelatih mampu membawa tim asuhannya menorehkan prestasi.

Pelatih selalu dituntut untuk bisa memberikan hasil yang instan. Kalau tidak, mereka pasti akan langsung dipecat.

Advertisement

Untuk membentuk tim yang sukses, pelatih butuh dukungan pada bursa transfer. Pasalnya, pelatih harus mendapatkan pemain yang tepat untuk timnya.

Untuk mendapatkan pemain yang tepat terkadang membutuhkan dana yang tidak sedikit. Bahkan, seorang pelatih mendapat suntikan dana yang besar dari pemilik klub hanya untuk membeli satu pemain.

Lantas siapa saja para pelatih yang sulit berhemat saat belanja pemain pada bursa transfer dalam 10 tahun terakhir? Berikut ini enam teratas seperti dilansir Transfermarkt.

 

 

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

2 dari 7 halaman

Carlo Ancelotti

Pelatih Everton, Carlo Ancelotti, memberikan selamat kepada pemainnya saat menghadapi Brighton pada laga lanjutan Liga Inggris di Stadion Goodison Park, Sabtu (3/10/2020) malam WIB. Everton menang 4-2 atas Brighton. (AFP/Jan Kruger/pool)

Carlo Ancelotti adalah salah satu pelatih Italia yang cukup sukses. Dia memenangkan gelar liga bersama AC Milan, Chelsea, Paris Saint-Germain dan Bayern Munchen selama kariernya.

Pelatih Real Madrid itu tentu saja selalu mendapatkan dukungan besar berupa dana transfer. Ancelotti sudah mengeluarkan 921 juta euro untuk membeli 44 pemain

Gareth Bale menjadi rekrutan termahal Ancelotti sejauh ini. Pemain asal Wales tersebut ditebus senilai 101 juta euro pada 2013.

3 dari 7 halaman

Antonio Conte

Pelatih enerjik, Antonio Conte menerapkan aturan aneh berupa diet ketat untuk pemainnya. Ia juga membatasi konsumsi makanan seperti pizza, saus tomat, dan minuman bersoda. Alasan pelatih yang membawa Inter Milan juara Serie A musim lalu ini untuk menjaga kebugaran pemain. (Foto: AFP/Miguel Medina)

Antonio Conte punya reputasi yang mentereng di dunia kepelatihan. Pelatih asal Italia itu selalu mempersembahkan trofi bagi klub yang ditanganinya selama 10 tahun terakhir.

Conte memenangkan gelar Serie A saat menangani Juventus dan Inter Milan. Pria berusia 52 tahun tersebut juga menyabet gelar Premier League bersama Chelsea.

Dalam sepanjang kariernya, Conte sudah menghabiskan 934 juta euro di bursa transfer. Uang sebesar itu digunakan untuk membeli 73 pemain.

4 dari 7 halaman

Massimiliano Allegri

Massimiliano Allegri datang ke Juventus pada tahun 2014, Allegri datang menggantikan Antonio Conte yang pada saat itu memutuskan pergi dari Turin untuk menuju Chelsea. (AFP/Isabella Bonotto)

Massimiliano Allegri sekarang sudah kembali ke Juventus. Ini merupakan periode keduanya menangani La Vechia Signora.

Allegri sering kali mendapatkan pemain bagus secara gratis. Namun, pelatih asal Italia itu juga sudah mengeluarkan banyak uang untuk membeli pemain.

Mantan pelatih AC Milan itu sudah menghabiskan dana sebesar 972 juta euro. Pembelian termahalnya tentu saja Cristiano Ronaldo yang dibanderol 117 juta euro.

 

5 dari 7 halaman

Diego Simeone

Pelatih Atletico Madrid, Diego Simeone, memberikan arahan kepada pemainnya saat menghadapi Real Sociedad pada laga lanjutan Liga Spanyol di Anoeta Stadium, Rabu (23/12/2020) dini hari WIB. Atletico Madrid menang 2-0 atas Real Sociedad. (AFP/Ander Gillenea)

Diego Simeone sudah cukup lama menangani Atletico Madrid. Dia mampu membawa Los Rojiblancos berprestasi di kancah domestik dan Eropa.

Simeone baru saja mengantarkan Atletico meraih gelar La Liga. Ini merupakan gelar La Liga kedua buat pelatih asal Argentina tersebut.

Dalam dekade terakhir, Simeone telah menghabiskan dana belanja sebesar 977 juta euro. Pembelian termahalnya yaitu kala memboyong Joao Felix dari Benfica sebesar 127 juta euro.

 

6 dari 7 halaman

Jose Mourinho

Patut dinantikan skuat serigala Roma dengan sang pawang barunya di Serie A Italia. Jose Mourinho tentunya akan siapkan taktik dan skuat terbaiknya untuk mengarungi laga yang akan dimulai 22 Agustus mendatang. (Foto: AFP/Filippo Monteforte)

Jose Mourinho dikenal sebagai pelatih yang boros di bursa transfer. Dia kerap melakukan belanja pemain secara jorjoran di setiap klub yang disinggahinya.

Pelatih asal Portugal tersebut sudah menghabiskan 1 miliar euro dalam satu dekade terakhir. Dana tersebut digunakan untuk membeli 46 pemain.

Namun, tidak semua pemain yang dibeli Mourinho bisa bersinar. Sebut saja Henrikh Mkhitaryan, Alexis Sanchez dan juga Fabio Coentrao.

 

7 dari 7 halaman

Pep Guardiola

Pelatih Manchester City, Pep Guardiola menyaksikan pemainnya berlatih di stadion Dragao di Porto, Portugal, Jumat (28/5/2021). Manchester City akan bertanding melawan Chelsea pada babak final Liga Champions pada Sabtu malam atau Minggu (30/5/2021) dini hari. (AP Photo/Manu Fernandez)

Pep Guardiola merupakan salah satu pelatih terbaik di era sepak bola modern. Tiga tim papan atas di Eropa telah dibawanya merasakan euforia juara.

Guardiola pernah mengangkat trofi juara bersama Barcelona, Bayern Munchen, dan Manchester City. Itu termasuk gelar La Liga, Bundesliga, Premier League dan Liga Champions.

Untuk meraih kesuksesan tersebut, Guardiola telah menghabiskan banyak uang di bursa transfer. Total pengeluarannya mencapai angka 1,1 miliar euro dalam satu dekade terakhir.

Sumber: Transfermarkt

Disadur dari: Bola.net (Aga Deta/Published: 05/08/2021)

Berita Terkait