BRI Liga 1: 3 Pilar Bhayangkara FC yang Berpotensi Menyulitkan Persebaya

Persebaya Surabaya bakal menghadapi tantangan yang tidak mudah di pekan keempat BRI Liga 1 2021/2022.

BolaCom | Aditya WanyDiterbitkan 24 September 2021, 07:30 WIB
Liga 1 - Ilustrasi Logo Bhayangkara FC BRI Liga 1 (Bola.com/Adreanus Titus)

Bola.com, Jakarta - Persebaya Surabaya bakal menghadapi tantangan yang tidak mudah di pekan keempat BRI Liga 1 2021/2022. Tim Bajul Ijo dijadwalkan berjumpa dengan Bhayangkara FC di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, Jumat (24/9/2021) malam.

Pertemuan ini memang tidak menjadi wadah duel dua tim dengan basis daerah yang sama atau rivalitas dalam tajuk derbi. Tapi, jangan lupakan dualisme yang sempat menerpa Persebaya sebelum akhirnya muncul klub bernama Bhayangkara FC.

Advertisement

Ditambah lagi, Persebaya kini berusaha bangkit setelah kalah 1-3 dari PSM Makassar pada pekan lalu. Tim Bajul Ijo tercatat meraih satu kemenangan dan dua kali kekalahan dalam tiga pertandingan BRI Liga 1 2021.

Sedangkan Bhayangkara FC malah masuk jajaran tim papan atas lantaran meraih dua kemenangan dan satu seri. Mereka mampu bermain efektif dan membuat calon lawan menaruh kewaspadaan tinggi.

Sejarah dualisme yang melibatkan kedua tim membuat laga ini diprediksi bakal berlangsung sengit. Jangan lupa juga ada tiga mantan pemain Persebaya di skuat Bhayangkara saat ini, yakni Hansamu Yama, Andik Vermansah, dan Ruben Sanadi.

Dari catatan pertemuan, kedua tim ini telah berjumpa sebanyak lima kali sejak pertama kali berhadapan pada 2018. Hasilnya, Persebaya lebih unggul dengan tiga kemenangan, berbanding hanya satu laga dimenangkan oleh Bhayangkara.

Bola.com telah merangkum tiga pemain Bhayangkara FC yang berpotensi merepotkan Persebaya untuk kembali memetik kemenangan. Simak ulasan berikut:

 


Hansamu Yama

Pemain Bhayangkara FC, Hansamu Yama Pranata

Nama satu ini sudah tidak asing buat Persebaya. Hansamu Yama tercatat dua musim membela Bajul Ijo pada 2019-2021. Musim terbaiknya terjadi di 2019 yang berkontribusi membawa Persebaya menduduki posisi runner-up Liga 1.

Kini, pemain asli Mojokerto itu telah menjadi bagian Bhayangkara dan menambah kekuatan pertahanannya. Persebaya tentu paham bagaimana kemampuan yang dimiliki Hansamu sebagai bek tangguh di lini pertahanan.

Hansamu adalah tiper stoper yang sulit dilewati dengan kemampuan lengkapnya. Penampilannya bersama The Guardian dalam tiga pertandingan BRI Liga 1 telah terbukti ciamik dengan hanya kebobolan dua gol.

 


Renan Silva

Pemain Bhayangkara FC, Renan da Silva

Sosok satu ini adalah sentral permainan Bhayangkara FC. Reputasinya sangat mentereng sejak berkarier di Indonesia. Dia membawa Persija Jakarta menjuarai Liga 1 2018 dan keluar sebagai pemain terbaik Liga 1 2019 saat berseragam Borneo FC.

Renan Silva adalah motor serangan dengan akurasi umpan yang apik. Gelandang berpaspor Brasil ini juga mampu menemukan celah pertahanan sebelum mengirim umpan mematikan ke pertahanan lawan.

 


Ezechiel N’Douassel

Unggul materi kualitas pemain, Bhayangkara FC mengambil inisiatif untuk melakukan serangan di menit-menit awal. Upaya yang dilakukan membuahkan hasil pada menit ke-8 lewat sepakan Ezechiel N’Douassel yang berhasil menjebol gawang Persiraja. (Foto: Bola.com/M iqbal Ichsan)

Pemain berjulukan King Eze ini melengkapi lini penyerangan Bhayangkara FC setelah memiliki Renan Silva. Kolaborasinya dengan Renan Silva telah terbukti mampu membuat timnya menebar ancaman kepada lawan.

Kapten Timnas Chad ini merupakan sosok striker yang tajam dan selalu menjadi momok bagi tiga tim sebelumnya. Persiraja Banda Aceh, Arema FC, dan Madura United merupakan tim yang telah merasakan keganasannya.

King Eze juga menjadi satu-satunya pencetak gol Bhayangkara di BRI Liga 1. Empat gol The Guardian merupakan hasil sumbangannya dan kini masuk jajaran top scorer sementara.


Persaingan di BRI Liga 1 2021/2022

Berita Terkait