BRI Liga 1: Shock Therapy di Ruang Ganti Tak Sanggup Bawa Persipura Menang Lawan Arema FC

oleh Iwan Setiawan diperbarui 29 Sep 2021, 19:05 WIB
Pelatih Persipura, Jacksen F Tiago, tertunduk lesu melihat timnya tertinggal 0-1 dari Arema FC pada lanjutan BRI Liga 1 2021/2022, Rabu (29/9/2021) sore WIB. (Bola.com/M. Iqbal Ichsan)

Bola.com, Jakarta - Persipura Jayapura gagal memenuhi targetnya meraih poin saat bersua Arema FC di pekan kelima BRI Liga 1, Rabu (29/9/2021). Tim besutan Jacksen Tiago itu kalah tipis 0-1 di Stadion Madya, Senayan, Jakarta.

Striker Arema asal Portugal, Carlos Fortes membuat Persipura Jayapura tak bisa melanjutkan tren positif dalam dua laga sebelumnya. Golnya menit 7' tetap bertahan hingga bubaran.

Advertisement

Karena tim berjuluk Mutiara Hitam ini sempat menahan Persija Jakarta dan mengalahkan Persiraja Banda Aceh. Tentu Persipura kecewa dengan kekalahan ini.

Meski tampil jelek di babak pertama, mereka menguasai permainan di paruh kedua. “Kami mengawali pertandingan dengan tempo yang lambat sekali. Dan banyak kekurangan yang ada dari cara bermain kami. Agresifitas tidak maksimal, dan banyak melakukan kesalahan," kata pelatih asal Brasil itu.

Padahal saat jeda pertandingan, Jacksen mengaku sudah memberikan shock therapy di ruang ganti. Dia tidak menjelakan detailnya seperti apa.

Yang pasti, mantan pelatih Persebaya Surabaya ini meminta anak buahnya bangkit setelah tampil buruk di babak pertama.

"Kami berikan shock therapy di ruang ganti. Agar pemain lebih berjuang dan memperlihatkan karakternya. Tapi kecewa pasti ada karena harapan bisa dapat hasil lebih baik," sambung Jacksen F Tiago.

 

2 dari 4 halaman

Keluhkan Pola Permainan

Para pemain Persipura Jayapura tampak lesu usai ditaklukkan Arema FC 0-1 dalam laga pekan ke-5 BRI Liga 1 2021/2022 di Stadion Madya, Jakarta, Rabu, (29/9/2021). Persipura kalah 0-1. (Bola.com/ M Iqbal Ichsan)

Sebenarnya, dia sudah menyiapkan skema untuk meraih kemenangan lawan Arema. Yakni banyak memainkan bola bawah. Karena Persipura tak punya banyak pemain tinggi di lini depan. Sementara pemian belakang Arema kuat dalam bola atas. Termasuk kiper asing Arema, Adilson Maringa yang punya jangkauan bagus.

"Kami punya persoalan dalam cara bermain. Kebanyakan melakukan long ball. Padahal kami punya kelebihan di bola bawah. Karena itu saya terus teriak bola bawah di pinggir lapangan."

"Sempat ada perubahan ketika Ramai Rumakiek, Joshua Isir, hingga Elisa Basna masuk. Begitu juga dengan Henrique Motta yang bisa membuat lini tengah lebih dominan. Tapi hasil akhirnya belum maksimal," keluhnya.

 

3 dari 4 halaman

Langkah Selanjutnya

Pemain Persipura Jayapura, Ricky Kayame (tengah) melepaskan tendangan saat melawan Arema FC dalam laga pekan ke-5 BRI Liga 1 2021/2022 di Stadion Madya, Jakarta, Rabu, (29/9/2021). Persipura kalah 0-1. (Bola.com/ M Iqbal Ichsan)

Selanjutnya, Jacksen akan melakukan evaluasi lewat rekaman pertandingan. Sehingga semua pemain juga paham apa yang harus diperbaiki untuk laga selanjutnya.

"Kami akan analisa video pertandingan dan membuat progress yang lebih baik ketika lawan Madura United (3/10/2021)," terangnya.

Pekan keenam BRI Liga 1 2021/2022, Persipura Jayapura akan menghadapi Madura United.

4 dari 4 halaman

Posisi Persipura saat Ini

Berita Terkait