Jelang Semifinal UEFA Nations League, Gianluigi Donnarumma Dimaki Ultras AC Milan

oleh Gregah Nurikhsani diperbarui 06 Okt 2021, 14:30 WIB
Gianluigi Donnarumma sendiri sudah memberikan 3 clean sheets dan baru kebobolan 3 gol. Donnarumma merupakan salah satu pahlawan yang mampu mengantarkan Italia lolos ke final setelah menepis beberapa eksekusi penalti dari pemain Spanyol. (Foto: AFP/Pool/Frank Augstein)

Bola.com, Milan - Tensi panas antara Gianluigi Donnarumma dengan tifosi AC Milan rupanya masih belum reda. Suporter Rossoneri pun memberikan sambutan tidak ramah jelang kembalinya Donnarumma ke San Siro dalam rangka semifinal UEFA Nations League antara Timnas Italia vs Timnas Spanyol.

Musim panas kemarin, Donnarumma memutuskan untuk meninggalkan AC Milan dan bergabung dengan PSG dengan status bebas transfer setelah tak memperpanjang kontraknya bersama Il Diavolo Rosso.

Advertisement

Tifosi Milan pun marah kepada Donnarumma yang lebih memilih untuk menerima tawaran PSG, padahal nilainya tak jauh berbeda dengan yang ditawarkan oleh Milan.

Donnarumma sudah memohon kepada tifosi Milan untuk tidak mencemoohnya ketika ia kembali ke San Siro memperkuat Italia dalam partai semifinal UEFA Nations League, Kamis (7/10/2021) dini hari WIB nanti.

Meski demikian, tifosi Milan tetap menunjukkan kekesalannya terhadap Donnarumma dengan membentangkan spanduk di jembatan bertuliskan sambutan tak ramah.

"Donnarumma, sialan. Anda takkan pernah diterima lagi di Milan," tulis spanduk yang dibuat Ultras Curva Sud Milan tersebut seperti dilansir Football Italia.

 

2 dari 4 halaman

Situasi Gianluigi Donnarumma

Gianluigi Donnarumma akhirnya bikin debut di Liga Champions. Dia tampil gemilang dan membantu Paris Saint-Germain mengalahkan Manchester City. (AP/Christophe Ena)

Donnarumma kini memiliki predikat tidak main-main. Ia menyandang gelar pemain terbaik di pentas Euro 2020 kemarin, di mana ia sukses membawa Italia menjadi juara.

Meski demikian, Donnarumma tak langsung menjadi starter reguler di PSG. Kiper 22 tahun itu tercatat baru empat kali tampil memperkuat Le Parisien.

Donnarumma kini berambisi membawa Italia mengalahkan Spanyol untuk melaju ke partai final UEFA Nations League, sekaligus menegaskan dominasi Azzurri di Eropa.

 

3 dari 4 halaman

Italia tanpa Dua Striker Andalan

Di pundak Ciro Immobile, Roberto Mancini sangat berharap Timnas Italia bisa mencetak gol ke gawang Inggris pada final nanti. Setidaknya meski gagal menyumbangkan gol, Immobile tetap pemain yang berpotensi mengacaukan konsentrasi Harry Maguire dan kawan-kawan. (Foto: AFP/Pool/Frank Augstein)

Italia kehilangan dua penyerang andalan pada duel lawan Spanyol. Ciro Immobole dan Andrea Belotti dipastikan absen. Selama ini, termasuk di Euro 2020 lalu, kedua pemain menjadi andalan Mancini untuk mengisi lini depan.

Tanpa kedua pemain utama itu, Mancini punya dua pemain muda yang biasa bermain sebagai target man. Mereka adalah Moise Kean dan Giacomo Raspadori. Keduanya berusia 21 tahun. Mereka mencetak satu gol di Serie A sejauh ini.

Dikutip dari Football Italia, Roberto Mancini mungkin akan mengubah taktik menyusul absennya Immobile dan Belotti. Sebab, performa Kean dan Raspadori belum cukup meyakinkan di level domestik. Mereka juga jarang dimainkan di timnas era Mancini.

Mancini diprediksi akan bermain dengan 'false 9' atau penyerang palsu. Ada banyak opsi yang bisa dipilih eks pelatih Man City itu jika ingin memakai false 9. Salah satunya adalah Lorenzo Insigne.

Performa Insigne sedang bagus-bagusnya bersama Napoli. Posisi natural pemain 30 tahun itu adalah winger. Tapi, dia bisa menjadi opsi untuk posisi yang lebih ke tengah.

 

4 dari 4 halaman

Copas Taktik Juventus?

Juventus berhasil mengalahkan juara bertahan Liga Champions musim lalu, Chelsea dengan skor tipis 1-0 dalam laga matchday kedua Grup H Liga Champions 2021/2022, Rabu (29/9/2021). Gol tunggal kemenangan Bianconeri dicetak Federico Chiesa di awal babak kedua. (AFP/Marco Bertorello)

Selain Insigne, Mancini juga masih punya beberapa opsi lain. Lorenzo Pellegrini salah satunya. Pemain kesayangan Jose Mourinho di AS Roma itu sedang onfire. Dia tampil sangat bagus pada awal musim 2021/2022.

Pellegrini telah mencetak empat gol di Serie A. Posisi natural Pellegrini adalah gelandang serang. Tapi, dia sangat rajin masuk kotak penalti dan mungkin bisa menjadi opsi untuk false 9 Italia.

Satu nama lain yang bisa dipilih adalah Federico Chiesa. Bukan hanya sebagai false 9, Chiesa bahkan bisa dicoba untuk menjadi penyerang tengah.

Sumber: Football Italia

Disadur dari: Bola.net (Ari Prayoga, published 6/10/2021)

Berita Terkait