Jadwal Piala Thomas 2020: Indonesia Vs Chinese Taipei, Partai Hidup-Mati Tim Merah Putih

oleh Yus Mei Sawitri diperbarui 13 Okt 2021, 05:45 WIB
Ganda putra Indonesia Kevin Sanjaya Sukamuljo / Marcus Fernaldi Gideon menyumbang poin saat Indonesia menghadapi Thailand pada Grup A Piala Thomas 2020 di Ceres Arena, Aarhus, Denmark, Senin (11/10/2021). (foto: BWF-Limited Access)

Bola.com, Jakarta - Tim bulutangkis Indonesia akan melakoni partai krusial kontra Chinese Taipei  dalam pertarungan terakhir penyisihan Grup A Piala Thomas 2020. Laga yang berlangsung di Ceres Arena, Aarhus, Denmark, Rabu (13/10/2021) pukul 13.30 WIB itu akan menentukan nasib tim Merah-Putih.

Dua kemenangan 5-0 atas Aljazair dan 3-2 atas Thailand di Grup A Piala Thomas 2020, menjadi modal Indonesia untuk menghadapi Chinese Taipei yang didukung peraih emas ganda putra Olimpiade Tokyo, Lee Yang/Wang Chi Lin.

Advertisement

"Tidak mudah memang menghadapi Chinese Taipei yang didukung peraih emas ganda putra Olimpiade. Di sana juga ada pemain tunggal Chou Tien Chen. Meski begitu, kita harus kerja keras dan menerapkan strategi yang tepat untuk mengalahkan mereka," tutur manajer tim Eddy Prayitno usai sarapan pagi di Hotel Scandic, Aarhus kepada Tim Humas dan Media PP PBSI, dalam rilis yang diterima Bola.com

Meskipun kuat di dua nomor awal, bukan berarti kekuatan Chinese Taipei tidak bisa ditembus. Seperti ketika melawan Thailand, mereka juga merebut dua poin lebih dulu sebelum akhirnya malah kalah 2-3 lawan tim Negeri Gajah Putih.

"Di atas kertas, memang tidak mudah di dua nomor awal. Tetapi di pertandingan bulutangkis, semua serba mungkin dan tidak ada yang mustahil," tambah Eddy, soal peluang kontra Chinese Taipei di Piala Thomas 2020

 

2 dari 3 halaman

Semangat Juang

Fajar Alfian / Muhammad Rian Ardianto membawa Indonesia menyamakan skor 2-2 setelah menang atas Natthapat Trinkajee / Tanpuat Viriyangkura pada partai keempat Grup A Piala Thomas 2020 di Ceres Arena, Aarhus, Denmark, Senin (11/10/2021). (foto: BWF-Limited

Kabid Binpres PP PBSI, Rionny Mainaky, mengatakan menghadapi Chinese Taipei strategi penyusunan pemain dan taktik permainan di tengah lapangan harus tepat. Baik dari sektor tunggal maupun ganda harus bisa bermain maksimal menyumbangkan poin.

Dengan jenis shuttlecock yang lambat, ada celah yang bisa dipakai untuk menembus kekuatan dan kecepatan Lee Yang/Wang Chi Lin.

"Dengan bola yang lambat, tidak mungkin lawan akan terus mengandalkan kekuatan dan kecepatan. Karena itu strategi permainan pasangan ganda yang akan kita mainkan harus bisa meredam dan mengajak main lambat. Serangan-serangan Lee/Wang tentu tidak secepat seperti di Olimpiade Tokyo silam," tutur Rionny.

Menurut Rionny untuk mengalahkan Chinese Taipei, para pemain juga harus memiliki semangat tempur yang tinggi. "Harus fight, semangat, ulet, sabar dan siap capek. Kapan bertahan dan kapan menyerang balik harus tepat momentumnya. Yang tidak kalah penting siap adu mental," sebut Rionny.

 

3 dari 3 halaman

Jadwal Pertandingan

Tampil sebagai penentu kemenangan Shesar pun harus bersusah payah untuk mengalahkan Adulrach Namkul dengan skor 23-21, 10-21, dan 21-8. (Badminton Photo/Yves Lacroix)

Rabu (12/10/2021)

  • Indonesia Vs Chinese Taipei 
  • Pukul 13.30 WIB 
  • Siaran Langsung: TVRI 
  • Live Streaming: Vidio (Klik di sini)