BRI Liga 1: Santer Isu Dedi Kusnandar ke Persija, Siapa Saja Pemain Persib yang Kemudian Gabung Macan Kemayoran?

oleh Benediktus Gerendo Pradigdo diperbarui 28 Okt 2021, 11:45 WIB
Ilustrasi - Tony Sucipto, Dedi Kusnandar, Maman Abdurrahman, Persija Jakarta dan Persib Bandung (Bola.com/Adreanus Titus)

Bola.com, Solo - Belakangan begitu santer kabar yang menyebut gelandang Persib Bandung, Dedi Kusnandar, bakal meninggalkan skuad dan bergabung bersama Persija Jakarta ketika bursa transfer kembali dibuka. Kabarnya sang pemain bakal gabung bersama Persija lantaran sulit untuk bersaing di skuad Persib.

Persib Bandung diketahui memiliki skuad yang cukup mendalam di BRI Liga 1 2021/2022. Mang Bandung , julukannya, berhasil meraih keunggulan bersama Maung Bandung pada musim ini.

Advertisement

Keberhasilan Persib Bandung dalam mengelola pemain bintang terlihat cukup baik dalam beberapa laga. Namun, boleh dibilang Persib Bandung seakan tak lagi begitu santer menginginkan Dedi Kusnandar di lini tengah.

Dado, panggilan karib Dedi Kusandar, tercatat baru lima kali dari total sembilan pekan BRI Liga 1 2021/2022 yang sudah dijalani Persib Bandung. Sementara empat pertandingan lain tidak melibatkan Dedi Kusnandar sama sekali.

Kehadiran Marc Klok dan Muhammad Rashid di lini tengah Persib Bandung disebut sebagai penyebab. Kehadiran dua sosok tersebut membuat Dado mulai tersinngkir dari tim utama  Maung Bandung.

Tidak tanggung-tanggung, klub yang kabarnya akan merekrut Dedi Kusnandar dari Persib Bandung adalah rival bebuyutan, Persija Jakarta. Kabarnya, Dedi Kusnandar dan Presiden Persija, Muhammad Prapanca, sudah saling follow di Instagram dan kemungkinan menjadi awal dari pembicaraan di antara kedua tim.

Namun, apakah benar Dedi Kusnandar akan meninggalkan Persib Bandung yang selama ini selalu dibelanya untuk bergabung bersama Persija Jakarta? Jika memang benar, Dado bukanlah pemain pertama yang rela meninggalkan Persib Bandung demi Macan Kemayoran. Siapa saja pemain lainnya?

2 dari 5 halaman

Tony Sucipto

Gelandang Persija Jakarta, Tony Sucipto, merayakan kemenangan atas Barito Putera pada laga perempat final Piala Menpora 2021 di Stadion Kanjuruhan, Sabtu (10/4/2021). Persija menang dengan skor 1-0. (Bola.com/Arief Bagus)

Tony Sucipto merupakan pemain yang memperkuat Persib Bandung pada 2011 hingga 2018. Dengan begitu lama membela Maung Bandung, kepindahannya ke skuad Macan Kemayoran pada 2019 pun menuai kecaman.

Banyak yang mempertanyakan keputusan pemain kelahiran Surabaya itu bergabung bersama Macan Kemayoran. Namun, sebenarnya sebelum membela Persib dan pindah ke Persija, Tony Sucipto juga sudah lebih dulu membela Persija.

Pemain yang memiliki kemampuan bermain sebagai stoper dan gelandang bertahan itu sempat berseragam Macan Kemayoran pula pada 2010 hingga 2011.

Hanya sesaat di Macan Kemayoran, hal tersebut yang membuat bobotoh Persib begitu kecewa ketika Tony memutuskan meninggalkan Persib untuk kembali ke Persija.

 

3 dari 5 halaman

Maman Abdurrahman

Pemain Persija Jakarta, Maman Abdurrahman, memegang bola saat latihan di Lapangan Sutasoma, Jakarta, Rabu (16/1). Ini merupakan latihan perdana yang dipimpin oleh Ivan Kolev. (Bola.com/Yoppy Renato)

Pemain berikutnya yang pernah memperkuat Persib Bandung dan kemudian membela Persija Jakarta adalah Maman Abdurrahman. Berbeda dengan Tony Sucipto, Maman tidak melakukan kepindahan langsung dari Persib ke Persija.

Maman lebih dulu bergabung bersama Sriwijaya FC dan Persita Tangerang setelah memutuskan meninggalkakn Persib pada 2013. Sekitar lima musim berseragam Persib sejak 2008, Maman kemudian mencoba peruntungannya bersama Sriwijaya FC dan Persita.

Namun, pada akhirnya Maman Abdurrahman berjodoh dengan Persija mulai 2016. Meski berstatus sebagai pemain veteran, Maman terbukti sukses mengantarkan Persija Jakarta menjuarai Piala Presiden 2018 dan Liga 1 2018.

Prestasi yang luar biasa mengingat Maman juga berkontribusi besar menjadikan Persija sebagai tim paling sedikit kebobolan saat menjuarai Liga 1 2018.

4 dari 5 halaman

Shahar Ginanjar

Kiper Persija Jakarta, Shahar Ginanjar, saat melawan PSM Makassar pada laga Liga 1 2019 di SUGBK, Jakarta, Rabu (28/8). Kedua tim bermain imbang 0-0. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Perjalnaan kiper kelahiran Purwakarta, Jawa Barat, ini mirip dengan Maman Abdurrahman. Memasuki level profesional bersama Pelita Jaya, Shahar Ginanjar kemudian menerima pinangan Persib Bandung dan menjadi bagian dari skaud Maung Bandung pada 2012 hingga 2015.

Artinya, Shahar Ginanjar turut dalam skuad Maung Bandung yang berhasil menjadi juara ISL 2014 dan Piala Presiden 2015, meski tidak berkontribusi terlalu banyak bagi tim.

Setelah tidak lagi bersama Persib Bandung, Shahar Ginanjar mencoba peruntungan karier dengan membela sejumlaha klub luar Jawa, seperti Mitra Kukar, Barito Putera, hingga PSM Makassar. Setelah membela PSM, Shahar Ginanjar pun gabung bersama Persija sebagai pemain pinjaman pada 2018, musim di mana Persija sukses jadi juara Liga 1.

Setelah itu Shahar Ginanjar menjadi kiper permanen Persija pada 2019 dan terus menjadi pelapis Andritany Ardhiyasa. Namun, setelah kompetisi terhenti pada 2020, Shahar Ginanjar kemudian memutuskann untuk bergabung bersama klub Liga 2, Martapura Dewa United.

5 dari 5 halaman

Lebih Banyak yang Meninggalkan Persija dan Gabung Persib

Ilustrasi - Pemain Persija Jakarta yang Gabung Persib Bandung (Bola.com/Adreanus Titus)

Ketimbang pemain-pemain yang awalnya membela Persib Bandung dan kemudian bergabung bersama Persija Jakarta, ternyata lebih banyak yang terbalik, yaitu meninggalkan Persija dan bergabung bersama Persib.

Contoh terbaru dari kepindahan seperti itu adalah Marc Klok pada awal musim BRI Liga 1 2021/2022. Pemain naturalisasi kelahiran Belanda itu secara mengejutkan lepas dari Persija dan bergabung bersama Maung Bandung yang ditangani oleh Robert Alberts, pelatih asal Belanda yang pernah menanganinya semasa di PSM.

Selain itu ada beberapa nama lain, seperti Firman Utina. Gelandang yang sempat menjadi andalan di lini tengah Timnas Indonesia ini tercatat pernah membela Persija pada 2010 hingga 2011.

Namun, setelah sempat hijrah ke Sriwijaya FC, Firman Utina kemudian bergabung bersama Persib pada 2013 hingga 2015, turut membantu Maung Bandung menjuarai ISL 2014 dan Piala Presiden 2015.

Kemudian ada pula Imran Nahumarury dan Aliyudin. Kedua pemain tersebut lebih melekat dengan Persija Jakarta dan kemudian memutuskan untuk bergabung bersama Persib setelah tak lagi membela Macan Kemayoran.

Kemudian ada pula beberapa pemain asing yang lebih dulu dikenal bermain sebagai Persija Jakarta sebelum bergabung bersama Persib Bandung, yaitu Lorenzo Cabanas, Abanda Herman, dan Antonio Claudio. Ketiganya cukup kental dengan nuansa Persija tapi kemudian memutuskan untuk berseragam Persib.