Membayangkan Timnas Indonesia di Piala AFF 2020 Diisi Penuh Pemain Naturalisasi: Boleh Juga, tapi..

Bagaimana komposisi Timnas Indonesia di Piala AFF 2020 jika seluruhnya dihuni pemain naturalisasi?

BolaCom | Muhammad Adi YaksaDiperbarui 08 November 2021, 07:10 WIB
Timnas Indonesia - Ilustrasi Piala AFF, Egy Maulana Vikri, Witan Sulaeman, Elkan Baggott, Asnawi Mangkualam, Syahrian Abimanyu (Bola.com/Adreanus Titus)

Bola.com, Jakarta - Pernah membayangkan bagaimana jika starting XI Timnas Indonesia diisi oleh pemain naturalisasi di Piala AFF 2020? Kira-kira, beginilah gambarannya.

Timnas Indonesia akan berkiprah pada Piala AFF di Singapura pada 5 Desember 2021-1 Januari 2022. Sepanjang sejarah turnamen, tim berjuluk Skuad Garuda itu belum pernah meraih gelar juara.

Advertisement

Di Piala AFF, Timnas Indonesia berlabel spesialis runner-up. Lima kali masuk final, lima kali pula Skuad Garuda menelan kekalahan.

Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong memanggil 26 pemain untuk persiapan Piala AFF. Skuad Garuda bakal dua kali beruji coba dan melakukan pemusatan latihan di Turki sebelum berangkat ke Singapura.

Di Turki, Timnas Indonesia akan berhadapan dengan Afghanistan pada 16 November 2021 dan Myanmar pada 25 November 2021.

Dalam daftar itu, Shin Tae-yong hanya memanggil dua pemain naturalisasi. Keduanya adalah Ezra Walian dan Victor Igbonefo dari Persib Bandung. Bagaimana komposisi Skuad Garuda di Piala AFF jika dihuni full pemain naturalisasi?

Namun, tentunya snagat tidak bijak jika Timnas Indonesia full pemain naturalisasi. Bola.com juga meyakini PSSI tidak akan melakukan strategi ini mengingat pemain asli Indonesia juga tak kalah berbakat.

 


Nihil Kiper Naturalisasi

Pemilik nama lengkap Emil Audero Mulyadi mulai dikenal ketika dirinya menjadi kiper ketiga Juventus sebelum musim 2018/2019. Emil mendapatkan darah Indonesia dari sang ayah yang berasal dari Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat. (Foto: AFP/Adrian Dennis)

Sejak Arnold van der Win menjadi WNI pada 1950-an, Timnas Indonesia belum pernah menaturalisasi pemain berposisi kiper.

Karena itu, posisi untuk penjaga gawang Timnas Indonesia penuh dengan naturalisasi terpaksa kosong, kecuali Skuad Garuda dapat meyakinkan Emil Audero atau Cyrus Margono untuk menjadi Warga Negara Indonesia (WNI).

Emil adalah kiper Sampdoria yang lahir di Mataram, Nusa Tenggara Bara (NTB) pada 18 Januari 1997. Namun, penjaga gawang berusia 24 tahun itu memilih untuk bermain dengan Timnas Italia U-15 hingga U-21.

Kendati demikian, Timnas Indonesia masih punya kans untuk menaturalisasi Emil. Pasalnya, kiper didikan Juventus itu belum pernah membela Italia level senior.

Adapun, Margono adalah kiper berpaspor Amerika Serikat yang baru bergabung dengan klub Yunani, Panathinaikos B. Penjaga gawang berusia 19 tahun itu punya garis keturunan dari ayahnya yang berasal dari Indonesia.


Pakem Inti

Illija Spasojevic bisa menjadi opsi untuk meningkatkan kekuatan lini depan Timnas Indonesia. Pemain berumur 34 tahun tersebut mampu tampil tajam bersama Bali United di BRI Liga 1 2021/2022. Saat ini, ia tercatat sebagai top skor terbanyak hingga pekan ini, yaitu 7 gol. (Bola.com/M. Iqbal Ichsan)

Timnas Indonesia full naturalisasi cocok menganut pakem 4-2-3-1. Empat bek sejajar diisi oleh Raphael Maitimo, Otavio Dutra, Victor Igbonefo, dan Diego Michiels.

Kenapa Maitimo diplot sebagai bek sayap kanan, sementara posisi aslinya gelandang? Ketika masih aktif membela Timnas Indonesia beberapa tahun lalu, pemain kelahiran Belanda itu pernah dimainkan dalam pos tersebut.

Dua gelandang jangkar dapat diserahkan kepada Marc klok dan Kim Kurniawan, dengan Ezra Walian, Stefano Lilipaly, dan Esteban Vizcarra berdiri di depannya.

Pos penyerang tunggal sangat cocok diisi oleh Ilija Spasojevic, bomber Bali United yang telah mencetak tujuh gol atau pemain tersubur kedua untuk sementara di BRI Liga 1 2021/2022.


Pemain Naturalisasi Cadangan

Striker Indonesia, Alberto Goncalves melakukan selebrasi usai membobol gawang Uni Emirat Arab (UEA) pada Asian Games 2018 di Stadion Wibawa Mukti, Jawa Barat, Jumat (24/8). Indonesia kalah dari UEA lewat drama adu penalti. (Bola.com/Vitalis Yogi Trisna)

Timnas Indonesia masih punya tujuh pemain naturalisasi cadangan dalam formasi naturalisasi.

Lini belakang ada Fabiano Beltrame, Zoubairou Garba, dan O.K. John yang bisa melapisi duet Otavio Dutra dan Victor Igbonefo.

Sementara itu, Sacki Doe dapat menjadi back-up Kim Kurniawan dan Marc Klok.

Adapun, trio Greg Nwokolo, Osas Saha, dan Silvio Escobar bakal menambah kedalaman Timnas Indonesia full naturalisasi di lini depan.

 

Formasi Timnas Indonesia Full Naturalisasi

Striker Timnas Indonesia, Ezra Walian, saat tampil melawan Vietnam pada laga SEA Games di Stadion MPS, Selangor, Selasa (22/8/2017). Kedua negara bermain imbang 0-0. (Bola.com/Vitalis Yogi Trisna)

Timnas Indonesia Full Naturalisasi (4-2-3-1):

Emil Audero*; Raphael Maitimo, Otavio Dutra, Victor Igbonefo Diego Michiels; Marc Klok, Kim Kurniawan; Ezra Walian, Stefano Lilipaly, Esteban Vizcarra; Ilija Spasojevic

Cadangan: Fabiano Beltrame, Zoubairou Garba, O.K. John, Sackie Doe, Greg Nwokolo, Osas Saha, Silvio Escobar

*Jika dinaturalisasi

Berita Terkait