Man of the Match Persija Vs Persikabo di BRI Liga 1: Rohit Chand Sang Pemecah Kebuntuan

oleh Iwan Setiawan diperbarui 04 Des 2021, 10:36 WIB
Berawal dari kesalahan pemain Persikabo 1973, pada menit ke-50 Rohit Chand berhasil merebut bola dan menggiring dengan cepat ke gawang lawan. (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Bola.com, Bantul - Rohit Chand berkontribusi besar membawa Persija Jakarta meraih kemenangan pada pekan ke-15 BRI Liga 1. Gol Rohit menit ke-50 membuat Persija menang 1-0 atas Persikabo 1973 di Stadion Sultan Agung, Bantul, Jumat (3/12/2021).

Meski berposisi sebagai gelandang jangkar, pemain asal Nepal itu bisa menjadi pemecah kebuntuan. Penampilan itu membuatnya layak mendapatkan status man of the match.

Advertisement

Pasalnya, pemain kunci Persija Jakarta lainnya tampil kurang maksimal dalam pertandingan ini, mulai dari Osvaldo Haay, Marko Simic, dan nama-nama lainnya.

Sementara itu, Rohit terlihat bekerja keras. Dia tak hanya bertugas memutus serangan Persikabo dari lini tengah, tetapi juga mengalirkan bola dan beberapa kali sampai masuk ke jantung pertahanan lawan.

Proses gol yang dicetak juga berawal dari pressing yang dilakukan Rohit Chand. Saat bek Persikabo, Gilang Ginarsa, memberikan umpan kepada kiper, dengan cepat Rohit memburu bola.

Dia seperti sudah membaca jika bola tersebut bergerak lambat menuju kiper, sehingga bisa direbut. Padahal, pemain depan Persija Jakarta seperti Osvaldo maupun Simic ada di posisi itu. Akan tetapi, justru Rohit yang bisa memaksimalkan kesalahan tersebut.

 

2 dari 4 halaman

Tugas Semakin Berat

Gol tunggal Rohit Chand di menit 50 jadi pembeda di laga ini. Tambahan tiga poin membuat Persija memutus tren negatif usai dua laga sebelumnya mereka menelan kekalahan. (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Setelah membawa Persija Jakarta unggul, tugas mantan pemain PSPS Pekanbaru itu justru lebih berat.

Pasalnya, Persija lebih sering mendapat tekanan dari Persikabo 1973. Beberapa kali dia harus berduel dengan winger Persikabo, Ciro Alves. Ada momentum dia melakukan hadangan krusial kepada pemain asal Brasil tersebut.

Pemain berusia 29 tahun itu bisa mengambil bola tanpa melakukan pelanggaran. Jika Rohit Chan gagal menghentikan Ciro, serangan Persikabo bisa lebih bahaya karena sudah didepan kotak penalti.

Ada momen lain di mana Rohit memperlihatkan staminanya masih bagus hingga jelang laga usai. Pada menit ke-90, dia sempat mendapatkan bola dari sektor sayap kanan.

Akibat tak ada rekan yang memberikan suport, dia terus membawa bola hingga mendekati kotak penalti. Namun, Rohit tak melanjutkan aksinya karena tak ada rekan yang siap menerima umpan.

Alhasil, bola yang sempat mengenai kaki lawan tak dikejarnya lagi dan berbuah lemparan kedalam untuk Persija.

 

3 dari 4 halaman

Gol Spesial

Dengan tenang Rohit Chand bisa melepaskan tendangan congkel yang meluncur ke dalam gawang Persikabo. (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Gol yang dicetak Rohit Chand ke gawang Persikabo jadi torehan keduanya pada musim ini. Sebelumnya, dia mencetak gol ke gawang Persita Tangerang.

Hanya saja gol pertamanya tak berbuah kemenangan. Pada pertandingan kontra Persita, 28 September lalu berakhir dengan skor imbang 1-1.

Adapun gol yang dicetaknya ke gawang Persikabo lebih spesial lantaran membuahkan tiga poin. Sebenarnya, Rohit Chan bukan tipikal gelandang haus gol.

Dia sebenarnya memiliki karakter gelandang bertahan, dan dia mempunyai ketenangan. Gol ke gawang Persikabo memperlihatkan kualitas penyelesaian akhir Rohit.

Dengan tenang, sang gelandang yang ditempel Andy Setyo bisa mencongkel bola melewati sergapan kiper.

4 dari 4 halaman

Yuk Tengok Posisi Persija Jakarta di Bawah Ini:

Berita Terkait