Dikembalikan ke Klub, Pemain Timnas Indonesia Dapat Wejangan Khusus dari Shin Tae-yong

oleh Zulfirdaus Harahap diperbarui 06 Jan 2022, 19:45 WIB
Pratama Arhan berhasil mencuri perhatian usai tampil memukau di laga terakhir fase grup Piala AFF 2020 dengan mencetak satu gol dan satu assist untuk Irfan Jaya. Bermain sebagai bek kiri, ia berhasil menjadi pemain aktif dan agresif di lapangan. (Dok. PSSI)

Bola.com, Jakarta - Para pemain Timnas Indonesia yang berlaga di Piala AFF 2020 menyelesaikan masa karantina di Jakarta pada Kamis (06/01/2022). Pelatih Shin Tae-yong menitipkan pesan khusus kepada para pemain yang akan kembali ke klub masing-masing.

Skuad Timnas Indonesia sudah melakukan masa karantina sepulang dari Piala AFF 2020 sejak Minggu (2/1/2022). Pasukan Shin Tae-yong mendapatkan dispensasi pemotongan masa karantina jadi lima hari setelah direstui oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Gugus Tugas COVID-19.

Advertisement

Pelatih Shin Tae-yong berharap para pemainnya terus bekerja keras di klub. Selain itu, pelatih asal Korea Selatan itu juga ingin pemain Timnas Indonesia bisa menjadi contoh di klub masing-masing.

"Ini merupakan kali pertama mengikuti Piala AFF setelah saya menjadi pelatih Timnas Indonesia. Semoga ini baik untuk ke depannya," kata Shin Tae-yong.

"Saya berharap, setelah pemain kembali ke klub masing-masing mereka bisa menjadi contoh bagi pemain lainnya," tegas Shin Tae-yong.

Pemain Timnas Indonesia kembali ke klub dan langsung fokus berkompetisi di BRI Liga 1 2021/2022. Mereka harus menunjukkan penampilan terbaik agar kembali dipanggil ke Timnas Indonesia U-23 yang akan berkompetisi di Piala AFF U-23 2022.

2 dari 3 halaman

Apresiasi Ketum PSSI

Keceriaan Asnawi Mangkualam bersama Egy Maulana Vikri dan Witan Sulaeman usai memastikan lolos ke final. Ya, final keenam di Piala AFF seperti yang diisyaratkan lewat jari-jarinya, yang semoga berbuah gelar juara untuk yang pertama kali. (AP/Suhaimi Abdullah)

Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan, juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pemain, staf, dan pelatih, yang sudah bekerja keras selama Piala AFF 2020.

Pria yang akrab disapa Iwan Bule itu tak lupa kembali mengaku bangga dengan perjuangan para pemain Timnas Indonesia.

"Terima kasih kepada semua seluruh pemain, staf, ofisial dan teman-teman yang tergabung dalam Timnas Indonesia. Terima kasih anak-anakku yang sudah berjuang keras untuk mengharumkan nama Indonesia," kata Mochamad Iriawan.

"Kalian mulai hari ini akan kembali dilepas ke klub masing-masing, mungkin kepada keluarga kalian. Saya apresiasi penampilan kalian yang luar biasa di Piala AFF 2020," tegas Iriawan.

3 dari 3 halaman

Keenam Kalinya

Timnas Indonesia di Piala AFF 2020. (AFP/Roslan RAHMAN).

Kekalahan di final Piala AFF 2020 menjadi kegagalan keenam kalinya sepanjang sejarah. Timnas Indonesia kini menjadi tim paling sering gagal di final turnamen tersebut.

Timnas Indonesia menjadi runner-up 2000, 2002, 2004, 2010, 2016, dan 2020. Artinya sejak turnamen digelar pada 1966, Skuad Merah Putih belum pernah jadi juara.

Adapun buat Thailand, gelar Piala AFF 2020 menjadi yang keenam kalinya setelah 1996, 2000, 2002, 2014, 2016, dan 2020. Pencapaian itu membuat Thailand menjadi tim paling sukses di Piala AFF.

Berita Terkait