BRI Liga 1: Pelatih Arema FC Bungkam Soal Pemainnya yang Terindikasi Virus Corona

oleh Iwan Setiawan diperbarui 18 Jan 2022, 18:45 WIB
Pelatih Arema, Eduardo Almeida saat memimpin latihan di lapangan Ketawang, Kabupaten Malang (Iwan Setiawan/Bola.com).

Bola.com, Gianyar - Kekuatan Arema FC digerogoti gejala COVID-19 dalam lanjutan BRI Liga 1. Sebanyak 8 pemain harus dikarantina secara mandiri dan terpaksa absen saat melawan PSIS Semarang di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Senin (17/1/2022) malam WIB.

Namun pihak Arema FC tidak menyebut siapa saja nama-nama pemain itu. Namun yang jelas mereka menjalankan protokol kesehatan dan tetap menjalani pertandingan dengan skuat yang ada.

Advertisement

Hal ini membuat pelatih Arema, Eduardo Almeida harus berfikir keras menyusun komposisi tim. Imbasnya, mereka harus bermain imbang 0-0 lawan PSIS.

Untuk sementara Arema FC masih berada di puncak klasemen dengan 41 poin. Meskipun posisi itu rawan digusur Bhayangkara FC dan Persebaya Surabaya jika menang di matchday 20.

Saat dikonfirmasi terkait banyaknya pemain absen, pelatih asal Portugal ini tak bersemangat memberi jawaban.

“Saya hanya berkomentar soal tim. Tidak untuk pemain yang di luar line up,” kata mantan pelatih Semen Padang itu, Selasa (18/1/2022).

 

 

2 dari 4 halaman

Semua Pemain Asing

Dari jalannya laga, dua tim memperagakan tempo lumayan cepat sejak menit awal. Sepertinya mereka bernafsu membidik gol cepat. Sebenarnya, kedua tim punya striker andalan. Namun sampai babak pertama Carlos Fortes dari Arema tak punya peluang emas. (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Dari 8 pemain yang mengalami gejala virus Corona, ada 4 orang yang merupakan seluruh pemain asingnya. Adilson Maringa, Sergio Silva, Renshi Yamaguchi dan Carlos Fortes. Selain mereka, ada pemain lokal Rizky Dwi, Ikhfanul Alam dan lainnya.

Ini bukan kali pertama Almeida enggan berkomentar soal pemain yang absen. Selama ini, dia tergolong pelit memberikan informasi terkait individu pemainnya. Karena itu sudah jadi karakternya.

Meski enggan berkomentar, tapi Almeida masih bisa membakar semangat timnya di ruang ganti dan meeting jelang pertandingan. Terlihat dalam akun instagram official Arema, bagaimaan Almeida membuat anak buahnya tetap percaya diri tampil tanpa pemain asing.

“Dalam sepakbola, biasa ada pemain yang tidak bisa tampil. Yang terpenting semua tetap percaya diri,” jelasnya.

3 dari 4 halaman

Modal Percaya Diri

Arema FC harus puas bermain imbang tanpa gol saat bersua PSIS Semarang pada laga pekan keempat BRI Liga 1 di Stadion Madya, Jakarta, Sabtu (25/9/2021) malam WIB. (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Percaya diri jadi poin terpenting yang ditekankan Almeida saat lawan PSIS. Maklum, dengan 100 persen pemain lokal, mereka harus menghadapi lawan yang tampil dengan skuat komplit.

Wajar jika Almeida menganggap hasil imbang 0-0 sudah positif bagi timnya. Sekarang, dia ingin fokus dengan skuat yang ada menatap laga selanjutnya lawan Persipura Jayapura pada 27 Januari mendatang.

Beruntung masih ada waktu 9 hari baginya mempersiapkan tim. Sehingga ada kemungkinan 8 pemain yang harus menjalani karantina sudah pulih.

4 dari 4 halaman

Yuk Tengok Posisi Arema FC di BRI Liga 1

Berita Terkait