Bola.com, Bandung - Tim sepak bola putri Persib Bandung kalah dari Bandung Legend dengan skor 3-4 dalam laga perdana Liga Pertiwi 2021 Regional Jawa Barat di lapangan Lodaya, Kota Bandung, Selasa (8/2/2022).
Kemenangan itu tentu menjadi bekal positif bagi tim Bandung Legend untuk menguatkan mental dalam mengarungi Liga Pertiwi regional Jawa Barat.
Tim Bandung Legend tampil cukup percaya diri dan berhasil unggul lebih dulu lewat gol Khusnul Qotimah di menit pertama. Namun permainan sempat mengendur hingga tertinggal 1-3 oleh skuat Persib Bandung, lewat dua gol Zhadiya Aini Raysha di menit 12 dan 50 serta gol Neng Resti Agustiani menit 47.
Namun, sebelum peluit panjang berbunyi Bandung Legend kembali bangkit dan membalikan keadaan menjadi 4-3 melalui gol Yulia Dwi Julianti di menit ke 58 serta dua gol dari Salsa Nabila di menit 53 dan 70.
Pelatih Bandung Legend, Fauzi Bramantyo mengaku di laga perdana ini anak asuhnya masih terlihat 'demam panggung'. Bukan hanya grogi lantaran baru tampil, tetapi lawan tandingnya pun merupakan tim besar sekelas Persib yang sudah jauh lebih matang dan unggul jam terbang.
"Pertandingan pertama anak-anak belum pada in dan lawan yang dihadapi adalah tim besar, ada tekanan tersendiri," kata Fauzi usai pertandingan.
Suntikan Motivasi
Pihaknya menambahkan ketika saat jeda permainan para pemain terus diberikan motivasi agar bisa kembali tampil percaya diri. Sehingga mampu menjalankan skema permainan sesuai dengan strategi yang sudah dikonsep saat latihan.
"Babak kedua kami menaikan lagi mental anak-anak, karena secara permainan rame, kami bisa mengimbangi. Alhamdulillah bisa membalikan keadaan," ucap Fauzi bangga.
Sebagai klub anggota Asprov PSSI Jabar di bawah binaan Askot PSSI Kota Bandung, tim racikan Fauzi ini sebagian besar bermaterikan para pemain Porprov. Selebihnya para pemain yang baru diorbitkan, bahkan baru kali ini merasakan pertandingan profesional.
Karena itu, sambung Fauzi, gol yang tercipta dari tim Persib juga dikarenakan sejumlah kesalahan elementer dari para pemainnya. Namun, dia sangat mengapresiasi anak didiknya bisa segera mengendalikan mental bermain untuk membangun kembali permainan sesuai strategi.
"Persiapan kami hanya dua minggu kurang, memang beberapa kesalaahan sendiri itu bagian dari persiapan mepet. Tapi Alhamdulillah secara chemistry kompak, artinya mental anak-anak bagus, mulai naik," ungkap Fauzi.
Pantang Berpuas Diri
Lebih lanjut Fauzi mewanti-wanti para pemain Bandung Legend jangan berpuas diri karena masih ada pertandingan melawan Persipasi Bekasi untuk menuntaskan penyisihan Grup A. Sekalipun di laga sebelumnya Persipasi takluk di tangan Persib, namun bukan berarti laga berikutnya akan mudah.
"Walaupun Persipasi kemarin kalah sama Persib, tapi saya tidak mau anggap enteng. Namanya juga sepak bola, tidak ada yang tau, apalagi mereka materi pemainnya bagus," papar Fauzi.
Sejumlah catatan juga telah dikantongi Fauzi sebagai bahan evaluasi bagi kesebelasan Bandung Legend. Dia berharap di laga kedua yang akan digelar Rabu (9/2/2022) anak didiknya bisa tampil lebih baik lagi.
"Secara tim belum main maksimal. Mudah mudahan anak-anak percaya dengan kemampuan diri sendiri dan percaya dengan konsep yang sudah disiapkan di lapangan," ucap Fauzi mengakhiri.