BRI Liga 1: Jumpa Mantan Pemainnya yang Bersinar di Bali United, PSS Tahu Cara Meredam Irfan Jaya

oleh Alit Binawan diperbarui 15 Feb 2022, 22:00 WIB
Akhirnya Bali United menambah gol ketiganya di menit ke-81 oleh Irfan Jaya. Mantan pemain PSS Sleman tersebut menerima umpan tarik ke kotak penalti yang kemudian melakukan tendangan terukur ke gawang Bhayangkara. (Bola.com/Maheswara Putra)

Bola.com, Denpasar - Superioritas Bali United pada putaran kedua BRI Liga 1 2021/2022 diuji kembali. Kali ini, mereka akan menghadapi PSS Sleman dalam pekan ke-25 di Stadion Ngurah Rai, Denpasar, Rabu malam (16/2/2022) malam WIB.

Bali United sangat jelas mengincar poin penuh keenam beruntun mereka kali ini. Apalagi PSS Sleman dalam kondisi yang kurang baik setelah hanya meraih satu kemenangan dalam lima pertandingan terakhir mereka.

Advertisement

Super Elja (julukan PSS) juga waspada dengan Bali United. Mereka tahu kekuatan besar Bali United begitu berbahaya. Satu di antara pemain yang diwaspadai adalah Irfan Jaya, mantan pemain PSS hingga Desember 2021 sebelum akhirnya merapat ke Bali United tahun ini.

Bagi Asisten Pelatih PSS Sleman, Guntur Cahyo, mantan anak asuhnya tersebut adalah salah satu pemain yang berbahaya dan perlu diwaspadai. Apalagi dia dan pemain lain di PSS tahu betul bagaimana kualitas seorang penyerang sayap berusia 25 tahun tersebut.

“Semua orang tahu dia punya kualitas yang bagus. Dia punya kecepatan dan semua orang mengakui kualitasnya,” terang Guntur Cahyo saat sesi konferensi pers daring jelang pertandingan, Selasa (15/2/2022).

 

2 dari 3 halaman

Ada Keuntungannya

Irfan Jaya. Gelandang berusia 25 tahun ini adalah pemain andalan PSS Sleman di BRI Liga 1. Pemain kelahiran Bantaeng, Sulawesi Selatan ini telah mencetak 6 gol dan 3 assist dari total 10 laga. (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Tapi menariknya, Guntur menilai ada sedikit keuntungan ketika Irfan Jaya dimainkan oleh Pelatih Bali United Stefano Teco Cugurra di pertandingan kali ini.

“Untungnya dia sempat bermain dengan kami. Jadi kami paham bagaimana cara dia bermain. Apapun itu kecepatan atau sebagainya, kami harap bisa meredamnya,” ucapnya. Disisi lain, Irfan Jaya sedang dalam kepercayaan diri yang tinggi.

Pekan lalu saat mengalahkan Bhayangkara FC dengan skor telak 0-3, pemain asal Sulawesi Selatan ini akhirnya berhasil mencetak gol perdananya. Gol perdana inilah yang membuat kepercayaan dirinya meningkat. Apalagi ada kemungkinan Irfan bermain sejak menit pertama.

Eber Bessa sebagai gelandang serang dipastikan absen akibat akumulasi kartu kuning. Posisinya bisa digantikan Stefano Lilipaly dan posisi Fano sebagai penyerang sayap bisa dimaksimalkan oleh Irfan Jaya. Terkait laga menghadapi mantan timnya, dia menilai PSS memiliki perubahan di putaran kedua.

“Semua tahu PSS Sleman banyak melakukan perubahan dimana ada beberapa pemain baru yang direkrut. Kami akan tetap kerja keras untuk bisa memenangkan pertandingan melawan PSS Sleman nanti,” tutup Irfan Jaya.

3 dari 3 halaman

Peringkat PSS dan Bali United Saat Ini di BRI Liga 1

Berita Terkait