Liga Inggris: Gabriel Magalhaes Dituding Jadi Biang Kerok Kekalahan Telak Arsenal dari Crystal Palace

oleh Aryo Atmaja diperbarui 05 Apr 2022, 15:00 WIB
Laga dimulai dengan tempo sedang. Crystal Palace yang menggunakan taktik garis tekan tinggi membuat Arsenal sulit mengembangkan permainannya. (AFP/Glyn Kirk)

Bola.com, Jakarta - Arsenal menelan kekalahan telak dalam lanjutan Liga Inggris 2021/2022 pekan ke-31. The Gunners (julukan Arsenal) menyerah 0-3 dari tuan rumah Crystal Palace, Selasa (5/4/2022) dini hari WIB.

Pertandingan yang dimainkan di Selhurts Park sejak awal berjalan sulit untuk Arsenal. Tiga gol kemenangan Palace di laga ini datang dari aksi Jean-Philippe Mateta (16'), Jordan Ayew (24'), dan penalti Wilfried Zaha (74').

Advertisement

Arsenal tidak mendapatkan banyak kesempatan untuk melawan. Hasil ini membuat Arsenal gagal kembali menempati posisi keempat klasemen Liga Inggris. Sama-sama mendapatkan 54 poin dengan Tottenham, Arsenal harus puas berada di posisi kelima.

Meski Arsenal masih punya satu laga tunda. Sementara, bagi Palace, mereka tak pernah kalah pada tujuh laga terakhir dan terus memperbaiki posisinya di klasemen

Bek Arsenal, Gabriel Magalhaes, dituding jadi biang kerok hasil jeblok timnya di markas Crystal Palace. Ia dianggap sebagai titik lemah di lini belakang karena aksinya.

 

 

2 dari 4 halaman

Mengecewakan

Bek Arsenal, Gabriel Magalhaes. (Paul Childs/POOL/AFP)

Kinerja lini belakang Arsenal jelas sangat mengecewakan. Bukan hanya soal tiga gol yang bersarang di gawang Aaron Ramsdale, tetapi juga cara bermain. Satu nama yang kemudian mendapat sorotan tajam adalah bek tengah Gabriel.

Gabriel gagal mengantisipasi tendangan bebas dengan baik dan berujung pada gol pertama Palace. Lalu, pemain asal Brasil itu juga gagal memotong umpan terobosan dari Joachim Anderson pada proses gol kedua Palace.

"Saya pikir Arsenal pada awalnya memiliki garis yang bagus, cara mereka mengatur, Anda tahu bahwa bola akan masuk ke tiang belakang," ulas Wayne Rooney soal gol pertama Palace.

“Saya pikir mereka siap, tetapi jika Anda melihat Gabriel, dia punya pandangan yang jelas pada bola, dia bisa melihat bola dan kemudian dia mengambil langkah kecil, dia masuk tapi gagal mendapat bola. Gabriel harus berbuat lebih baik," tegas Rooney.

3 dari 4 halaman

Kesalahan Fatal

Keunggulan Crystal Palace 3-0 pun bertahan hingga akhir pertandingan. Hasil tersebut membuat The Eagles menempati posisi kesembilan klasemen. (AFP/Adrian Dennis)

Seperti Rooney, Jamie Carragher juga melihat Gabriel sebagai biang kerok keroposnya lini belakang Arsenal. Eks kapten Liverpool itu memberi kritik pedas pada permainan pemain asal Brasil karena kesalahan yang dibuat.

"Gol pertama adalah kesalahan besar dari Gabriel di posisi itu," kata Carragher.

"Jika Anda lihat, itu membutuhkan sedikit sentuhan dari Joachim Andersen tetapi lihatlah wajah Mateta. Datang pada Ayah! Anda harus mendapatkan perasaan itu Anda harus mendapatkan perasaan itu ketika Anda tahu Anda akan mencetak gol dan dia tidak bisa mempercayai keberuntungannya," sambungnya.

Sumber: Metro

Disadur dari: Bola.net (Asad Arifin, published 5/4/2022)

4 dari 4 halaman

Yuk Intip Posisi Arsenal Saat Ini

Berita Terkait