Ramai-ramai Pesepak Bola Simpati dengan Marko Simic: Mulai dari Legenda Werder Bremen hingga Marc Klok dan Bomber Persib

oleh Muhammad Adi Yaksa diperbarui 27 Apr 2022, 09:00 WIB
Gol dari striker Persija Jakarta, Marko Simic di masa injury time babak pertama berhasil membawa Macan Kemayoran unggul sementara 1-0 atas Persib Bandung dalam laga pekan ke-12 BRI Liga 1 2021/2022 di Stadion Manahan, Solo, Sabtu (20/11/2021). (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Bola.com, Jakarta - Ramai-ramai pesepak bola bersimpati dengan Marko Simic. Mulai dari legenda Werder Bremen, Ivan Klasnic, hingga Marc Klok dan bomber Persib Bandung, David da Silva.

Marko Simic mengunggah pernyataan terkait penunggakan gajinya selama setahun oleh Persija Jakarta di akun Instagramnya, @markosimic_77 pada Selasa (26/4/2022) malam WIB.

Advertisement

"Saudaraku, kamu adalah yang terkuat di sana. Berharap yang terbaik untuk kamu," tulis Klasnic, mantan penyerang yang mencetak 77 gol untuk Bremen.

Klasnic adalah rekan senegara Simic dari Kroasia. Mantan pemain berusia 42 tahun itu pernah membela Bolton Wanderers hingga FC Nantes dan juga Timnas Kroasia.

"Akhir dari era," kata Marc Klok. "Sisi buruk dari sepak bola. Sangat menyakitkan. Lanjutkan, saudaraku! Tuhan memberkati kamu dan masa depan kamu di mana saja!" ujar David da Silva.

Marko Simic memutus kontraknya dengan Persija. Padahal, masa baktinya masih berlaku hingga tahun depan. Dia mengambil langkah tegas karena menyebut tim ibu kota tidak membayarkan gajinya selama setahun.

Striker asal Kroasia itu bergabung dengan Persija pada 2018. Sejak saat itu, Simic bergelimang gelar dengan tim ibu kota. Dia meraih Liga 1 2018 dan top scorer musim 2019.

Transfermarkt mencatat bahwa Simic mengukir 73 gol dan enam assist dari 111 penampilannya bersama Persija di seluruh kejuaraan. Kebersamaan Simic dengan tim berjulukan Macan Kemayoran itu harus berakhir pahit.

Selain Ivan Klasnic, Marc Klok, dan David da Silva, siapa lagi pesepak bola yang bersimpati dengan Marko Simic? Berikut Bola.com merangkum dari kolom komentar Instagram pemain berusia 34 tahun itu.

2 dari 8 halaman

Adam Mitter

Persita Tangerang melakukan perombakan besar-besaran untuk mengarungi putaran kedua BRI Liga 1 2021/22. Tercatat sudah ada enam pemain yang dicoret dari skuat Pendekar Cisadane, salah satunya Adam Mitter. Bek asal Inggris tersebut gagal memenuhi ekspektasi dari klub. (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

"Kamu melakukan semua yang kami bisa untuk memperbaikinya saudaraku. Cinta kamu dan seterusnya."

3 dari 8 halaman

Sandi Sute

Gelandang Persija, Sandi Sute, menyapa suporter usai mengalahkan Borneo FC pada laga Liga 1 di Stadion Patriot Bekasi, Jawa Barat, Minggu (16/7/2017). Persija menang 1-0 atas Borneo FC. (Bola.com/Vitalis Yogi Trisna)

"Super Simic, keep spirit."

4 dari 8 halaman

Shahar Ginanjar

Kiper Persija Jakarta, Shahar Ginanjar, saat melawan PSM Makassar pada laga Liga 1 2019 di SUGBK, Jakarta, Rabu (28/8). Kedua tim bermain imbang 0-0. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

"Keep spirit and keep fight saudaraku, GBU."

5 dari 8 halaman

Ismed Sofyan

Bek Persija Jakarta, Ismed Sofyan, mengirim umpan saat melawan Bhayangkara FC pada laga Liga 1 di SUGBK, Jakarta, Jumat (23/3/2018). Kedua klub bermain imbang 0-0. (Bola.com/Vitalis Yogi Trisna)

"Tetap kuat, temanku."

6 dari 8 halaman

Pernyataan Lengkap Marko Simic

Marko Simic yang gagal menuntaskan tugasnya sebagai eksekutor penalti di menit ke-89 membuat Persija rela kehilangan angka. Keunggulan 1-0 Bali United masih bertahan wasit Thoriq Alkatiri meniup peluit panjang. (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Untuk teman, followers, dan suporter,

Kamu semua berhak mengetahui kebenaran.

Dengan berat hati saya harus mengumumkan bahwa saya telah mengakhiri kontrak saya secara sepihak dengan Persija Jakarta karena klub telah melanggar kontrak setelah tidak membayar gaji saya selama satu tahun. Setelah 4,5 tahun pengabdian, 98 gol, 4 trofi, momen-momen yang tidak terlupakan, penghargaan individu dan rekor yang saya pecahkan, ini adalah keputusan tersulit dalam hidup saya.

Setelah berbulan-bulan janji tidak ditepati, dan dibangkucadangkan hanya karena saya menagih hak, saya pikir kini saya perlu melangkah. Saya perlu melakukan yang terbaik untuk diri saya dan yang berhak saya dapatkan. Saya berada di situasi yang berat dan sulit pada tahun ini. Beberapa orang telah membahayakan karier saya dan hal ini tidak akan pernah bisa saya terima.

Dari lubuk hati terdalam, saya mencintai klub ini, kota ini, saya mencintai kalian semua. Kita telah mencatatkan sejarah dan merayakan momen yang tak terlupakan bersama.

Mengucapkan perpisahan kepada kamu semua sungguh hal yang menyakitkan, tapi yang pasti saya tidak akan pernah melupakan kamu semua yang selalu mendukung.

Saya akan selalu mengingat momen indah bersama kamu semua selamanya.

Dengan tulus, dan akan selalu menjadi Super Simic-mu.

Marko Simic

7 dari 8 halaman

Unggahan Marko Simic

8 dari 8 halaman

Posisi Persija Musim Lalu

Berita Terkait