Ernando Ari Kiper Masa Depan Timnas Indonesia, Mempertegas Persebaya Tak Pernah Kering Kiper Berkualitas

oleh Aditya Wany diperbarui 25 Mei 2022, 10:15 WIB
Timnas Indonesia - Ilustrasi Ernando Ari (Bola.com/Adreanus Titus)

Bola.com, Surabaya - Nama Ernando Ari Sutaryadi masih menjadi perbincangan hangat. Sosok kiper berusia 20 tahun tersebut berjasa besar membawa Timnas Indonesia pulang dari SEA Games 2021 dengan menggondol medali perunggu.

Performanya yang impresif di bawah mistar gawang Timnas Indonesia U-23 membuat namanya kian melambung. Ernando Ari termasuk kiper muda yang memiliki kemampuan lengkap untuk mengawal gawang timnya.

Advertisement

Kiper kelahiran Semarang ini menegaskan kondisi bahwa klub yang dibelanya, Persebaya Surabaya, tidak akan pernah kekurangan stok kiper berkualitas. Kejelian Bajul Ijo merekrutnya sangat patut diapresiasi.

Ini bermula dari prestasinya pada usia muda. Nama Ernando melejit setelah membawa Timnas Indonesia U-16 menjuarai Piala AFF U-16 2018 di Sidoarjo. Lengannya mengenakan ban kapten di partai puncak.

Ernando Ari berperan penting dalam babak adu penalti di partai final dengan melakukan penyelamatan gemilang dan penentu gelar juara buat tim asuhan Fakhri Husaini itu. Momen itu membuat Indonesia mengunci kemenangan 4-3 atas Thailand dalam adu tos-tosan setelah bermain imbang 1-1 selama 80 menit pertandingan.

2 dari 7 halaman

Direkrut Persebaya pada Usia 15 Tahun

Kiper Persebaya Surabaya, Ernando Ari Sutaryadi, saat melawan Bali United pada pekan ke-33 BRI Liga 1 2021/2022 di Stadion I Gusti Ngurah Rai, Denpasar, Jumat (25/3/2022). (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Berkat penampilan impresifnya itu, Persebaya bergerak cepat merekrutnya pada tahun itu juga. Ernando Ari rupanya mau menerima dan memilih bergabung Persebaya, dibanding PSIS Semarang klub kota asal kelahirannya.

Namun, Ernando masih 15 tahun saat itu, dan masuk tim Persebaya U-16. Baru pada 2020, dia diperkenalkan sebagai wonderkid yang akan menjalani prospek jangka panjang bersama klub asal Kota Pahlawan itu.

Ernando sebenarnya tidak terpikir akan bergabung dengan Persebaya. Sebagai pemain kelahiran Semarang, awalnya Ernando Ari ingin bergabung dengan PSIS Semarang U-16 untuk tampil di ajang yang sama.

3 dari 7 halaman

Gabung Persebaya karena Gagal ke PSIS

Kiper Persebaya, Ernando Ari Sutaryadi menendang bola saat melawan Borneo FC dalam laga pekan pertama BRI Liga 1 2021/2022 di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Sabtu (04/09/2021). Persebaya kalah 1-3. (Foto: Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Sayangnya, kuota pemain di PSIS Semarang sudah penuh sehingga membuat Ernando Ari gagal bergabung. Proses bergabungnya pemain berusia 16 tahu ke Persebaya itu diwarnai oleh faktor ketidaksengajaan.

“Pertama waktu saya sebelum ke sini (Persebaya), saya bicara ke manajer (PSIS U-16) sehari sebelum pendaftaran Elite Pro Academy Liga 1 U-16 itu,” kata Ernando saat ditanya Bola.com, 7 Januari 2019. 

“Kuota di sana itu sudah penuh, mereka punya 30 pemain. Ternyata mereka tidak mau mengurangi stok. Terus saya dengar Persebaya masih punya kuota pemain. Saya tidak pikir lama dan mau gabung ke klub ini,” imbuhnya.

4 dari 7 halaman

Bawa Persebaya U-20 Juara

Bus yang membawa para pemain Persebaya U-20 diarak oleh Bonek ketika memasuki Sidoarjo dan melakukan pawai hingga Surabaya. (Bola.com/Aditya Wany)

Dari sinilah, catatan sejarah kembali terukir. Ernando Ari bergabung ke skuat Persebaya U-20. Dia pun berhasil menyumbang gelar juara Elite Pro Academy U-20 2019 di bawah arahan pelatih Uston Nawawi.

Mulai 2020, Ernando dipromosikan ke tim senior Persebaya. Tapi, tantangannya tidak mudah karena ada dua kiper berpengalaman lainnya. Mereka adalah Rivky Mokodompit dan Angga Saputro.

Liga 1 2020 tidak berjalan mulus dan Ernando belum sempat membukukan penampilan akibat pandemi. Seluruh kompetisi sepak bola terpaksa berhenti dan baru mulai lagi pada pertengahan 2021.

5 dari 7 halaman

Satria Tama Datang, Harus Bersaing

Kiper Persebaya Surabaya, Ernando Ari Sutaryadi, memberikan arahan kepada rekannya saat melawan Bali United pada pekan ke-33 BRI Liga 1 2021/2022 di Stadion I Gusti Ngurah Rai, Denpasar, Jumat (25/3/2022). (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Jelang Liga 1 2021/2022, Persebaya mendatangkan kiper yang lebih senior juga, yakni Satria Tama. Dari kondisi ini saja sudah terlihat bahwa Ernando Ari harus bersaing.

Maklum saja, Satria Tama adalah eks Timnas Indonesia U-23 yang meraih medali perunggu SEA Games 2017. Dia juga kiper utama Timnas Indonesia U-23 saat menjuarai Piala AFF U-23 2019 di Kamboja.

Nasib mujur mendatangi Ernando. Satria Tama mengalami cedera dan harus absen sepanjang musim 2021/2022. Alhasil, Ernando naik “jabatan” sebagai kiper utama. Ada Andhika Ramadhani, rekannya di Persebaya U-20, yang jadi pelapis.

 

6 dari 7 halaman

Performa Cemerlang Bersama Persebaya

Kiper Persebaya Surabaya, Ernando Ari Sutaryadi, tampi bagaikan tembok kukuh saat melawan Bali United pada pekan ke-33 BRI Liga 1 2021/2022 di Stadion I Gusti Ngurah Rai, Denpasar, Jumat (25/3/2022). (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Performanya di Liga 1 2021/2022 benar-benar mengesankan. Ernando Ari membukukan 19 penampilan, di mana 9 di antaranya clean sheet. Dia juga hanya kebobolan 16 gol saja.

Sebagai penjaga gawang top di Tanah Air, Ernando Ari terpaksa tak bisa selalu berada di bawah mistar gawang Persebaya. Sebab, Timnas Indonesia juga membutuhkan jasanya di Piala AFF 2020 yang digelar pada Desember 2021 lalu.

Apa yang ditunjukkan oleh Ernando bersama Persebaya di Liga 1 2021/2022 sudah cukup untuk membuat Shin Tae-yong menunjuknya sebagai kiper utama Timnas Indonesia U-23. Kemampuannya sudah tidak diragukan lagi.

 

7 dari 7 halaman

Melanjutkan Tradisi di Persebaya

Berkat penampilan apik penjaga gawang berlabel Timnas itu akhirnya Persebaya berhasil mengunci kemenangan dengan skor mencolok tiga gol tanpa balas.. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Ernando Ari akan melanjutkan tradisi bahwa Persebaya memiliki deretan penjaga gawang yang berkualitas. Pada masa lampau, ada beberapa nama, macam Putu Yasa, Hendro Kartiko, hingga Zeng Cheng.

Lebih dari itu, Ernando memiliki masa depan yang cerah di Timnas Indonesia. Dia akan menjadi penjaga gawang masa depan skuat Garuda untuk beberapa tahun ke depan. Hal ini sekaligus membuat publik pecinta nasional tak perlu khawatir dengan gawang Timnas Indonesia.

 

Berita Terkait