Iwan Bule Memaklumi Adanya Flare pada Piala Presiden 2022, Tapi Sanksi Tetap Dipertimbangkan

oleh Erwin Snaz diperbarui 13 Jun 2022, 21:15 WIB
Laga panas tersaji di Grup C Piala Presiden 2022 amtara tuan rumah Persib Bandung menghadapi juara BRI Liga 1 musim lalu, Bali United di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Minggu (12/6/2022). Laga yang sempat terhenti akibat adanya suar dari tribun penonton ini berakhir imbang 1-1. Gol Persib dicetak oleh eks Persija, Novri Setiawan di menit ke-4, sementara Persib baru bisa menyamakan skor di menit ke-79 via David da Silva. (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Bola.com, Jakarta - Ketua Umum PSSI Mochammad Iriawan atau Iwan Bule menilai suporter yang hadir di stadion diajang turnamen pramusim Piala Presiden 2022 secara keseluruhan terbilang cukup aman dan tertib, setelah cukup lama para suporter tidak bisa ke stadion menyaksikan tim pujannya beraksi secara langsung.

Walaupun dalam laga perdana Grup C Piala Presiden 2022 antara Persib Bandung kontra Bali United yang berakhir imbang 1-1, Minggu (12/6/2022) malam di Stadion GBLA, Kota Bandung cukup banyak flare atau suar yang dinyalakan oleh suporter.

Advertisement

"Ini kan baru pertama kali turnamen pramusim dengan penonton. Saya pikir cukup tertib ya meski di akhir-akhir ada flare nyala, sebetulnya itu tidak boleh terjadi," ujar Iriawan usai meninjau lapangan sepak bola kampus UPI, Jalan Setiabudi, Kota Bandung, Senin (13/6/2022).

Satu hal yang pasti sambung Iriawan semuanya masih dalam tahap penilaian seperti halnya Piala Menpora dulu dinilai apakah Federasi bisa menggulirkan pramusim dengan situasi COVID-19.

"Jadi mudah-mudahan ini (Piala Presiden) sukses, sehingga gelaran kompetisi Liga 1 2022/2023 bulan Juli tanggal 20-an bisa dilaksanakan," imbuh Iriawan.

 

2 dari 4 halaman

Jadi Bahan Evaluasi

Mochamad Iriawan atau Iwan Bule melayani pertanyaan dari pewarta di Bandung, Senin (13/6/2022). (Bola.com/Erwin Snaz)

Namun, hal itu lanjut Iwan Bule tetap akan di evaluasi, bahkan pihaknya kata dia sudah menyampaikan ke Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Umuh Muchtar untuk sama-sama melakukan evaluasi.

"Dan ternyata bukan di sini (Bandung) saja, kemarin di Solo juga ada, mungkin euforia ya setelah dua tahun tidak ada sepak bola, cetus Iriawan.

"Lapangan, kamar ganti, dan sebagainya juga oke. Kemudian Panpel luar biasa dengan dukungan dari aparat keamanan dan Pemda juga. Jadi itu terpenting dan buaat saya yang penting aman," tambah Iriawan.

 

3 dari 4 halaman

Diserahkan kepada Komisi Khusus

Terkait kemungkinan sanksi apa yang akan diberikan akibat flare yang dinyalakan suporter, pria yang akrab disapa Iwan Bule ini menyebutkan hal itu ditangani oleh komisi yang menangani di PSSI.

"Nanti kita lihat (sanksinya seperti apa). Ternyata setelah saya tonton video di Malang juga sama, Solo juga, malam juga (GBLA) melihat. Nanti saya serahkan ke badan yudisial atau komisi khusus," tutur Iriawan.

4 dari 4 halaman

Posisi Akhir BRI Liga 1 Musim Lalu