Mario Gotze, Si Anak Ajaib Jerman di Piala Dunia 2014: Bisa Bikin Lionel Messi Merana

oleh Suharno diperbarui 26 Agu 2022, 09:35 WIB
Mario Gotze akan memperkuat Eintracht Frankfurt pada musim depan. Ia dibeli dari PSV Eindhoven seharga 10 juta euro dengan kontrak hingga 2025. Sosok Gotze masih menjadi ingatan hangat saat jadi pahlawan kemenangan Timnas Jerman menjuarai Piala Dunia 2014 silam. Meski tak muda lagi, pengalaman pria 30 tahun tersebut akan dibutuhkan oleh skuat yang berjuluk Die Alder. (AFP/Kenzo Tribouillard)

Bola.com, Jakarta - Mario Gotze mendapat julukan sebagai Miracle Boy atau Si Anak Ajaib pada Piala Dunia 2014. Julukan tersebut langsung disematkan oleh sang pelatih Jerman saat itu, Joachim Low.

Timnas Jerman saat itu berhasil mengalahkan Argentina yang diperkuat Lionel Messi. Tentu tidak ada yang meragukan kemampuan Messi yang dianggap setara dengan Pele dan Diego Maradona.

Advertisement

Mario Gotze saat berlaga di Piala Dunia 2014 masih berusia 22 tahun. Namun, ketenangan dan kemampuannya di tim Jerman sangat mumpuni dan krusial.

Piala Dunia 2014 juga merupakan debut pertama Gotze di ajang empat tahunan itu. Tetapi, dia sama sekali tidak grogi atau demam panggung. Bahkan, sinarnya mampu membayangi bintang-bintang tenar lainnya. 

Lalu bagaimana kisah Mario Gotze mendapat julukan anak ajaib di Piala Dunia 2014 dan bisa membikin Lionel Messi merana? Langsung kita simak saja.

 

 

2 dari 5 halaman

Peremajaan Skuad

Setelah langkahnya hanya mentok di semifinal pada Piala Dunia 2006 dan 2010, Jerman melakukan peremajaan skuad. Pada 2006, Jerman kalah dari Italia lalu tumbang lagi dari Spanyol di 2010.

Pada Piala 2010 sebenarnya skuad Jerman juga tampil mendominasi dengan membantai Inggris dan Argentina di 16 besar dan perempatfinal. Namun, mereka takluk di semifinal yang melecut Der Panzer mencari generasi baru yang lebih tangguh.

 

 

3 dari 5 halaman

Penampilan Gemilang Gotze

Mario Gotze menjadi bintang saat mencetak gol tunggal ke gawang Argentina di final Piala Dunia 2014. Gol itu pun membawa Jerman menjadi juara dunia untuk keempat kalinya.

Nama Gotze melejit saat memperkuat Borussia Dortmund di Bundesliga. Pada 2013, Bayern Munchen kemudian meminangnya dan permainannya meningkat.

Joachim Low terpikat dan akhirnya memutuskan memasukan Gotze ke skuad Jerman untuk Piala Dunia 2014 di Brasil. Keputusan Low membawa Gotze ternyata sangat tepat.

 

 

4 dari 5 halaman

Langsung Jadi Starter

Gotze langsung dipercaya Low menjadi pemain inti saat Jerman menang telak 4-0 dari Portugal. Dia baru mencetak gol perdana di Piala Dunia pada laga selanjutnya saat Jerman ditahan 2-2 oleh Ghana.

Penampilan gemilang Gotze terus berlanjut hingga membantai tuan rumah Brasil di semifinal dengan skor 7-1. Timnas Jerman akhirnya menghadapi Argentina di laga puncak.

 

 

5 dari 5 halaman

Julukan Si Anak Ajaib

Pada laga final, Gotze tidak menjadi pemain inti dan baru masuk pada menit ke-88. Skor berlangsung ketat hingga akhirnya Gotze mencetak gol kemenangan bagi Jerman di menit ke-113.

"Gotze adalah anak ajaib, anak ajaib," kata pelatih Jerman Joachim Low. "Saya tahu dia selalu bisa menentukan pertandingan, dan itu adalah pemenang hebat yang dia cetak," sambungnya.

Gol Gotze membuat harapan Lionel Messi untuk meraih trofi Piala Dunia meski dia menjadi pemain terbaik di turnamen ini. Messi sudah tiga kali berlaga di Piala Dunia 2006 hingga 2014, peluang terdekatnya adalah di Brasil. 

"Saya hanya ingin memenangkan Piala Dunia," Kata Messi, setelah menerima Golden Ball untuk pemain terbaik turnamen. "Penghargaan ini tidak berarti apa-apa bagi saya sekarang," lanjutnya.

Sumber: Goal  

 

 

Berita Terkait