Foto: Davor Suker, Si Penyihir Vatreni yang Jadi Top Skor dan Bawa Kroasia Finis Ketiga di Piala Dunia 1998

oleh Hendriyan diperbarui 29 Agu 2022, 15:07 WIB
Piala Dunia 1998 tak ayal menjadi arena kejutan bagi Kroasia, salah satu negara pecahan Yugoslavia yang baru pertama kali mencicipi atmosfir pesta sepak bola sejagat empat tahunan yang digelar di Prancis. Bintang Vatreni, julukan Kroasia, saat itu tak lain adalah Davor Suker yang mampu menyihir publik sepak bola dunia dengan 6 golnya yang berujung penghargaan sepatu emas sebagai top skor di Piala Dunia 1998. Raihan golnya tersebut juga membawa Kroasia finis di posisi ketiga di akhir turnamen. (AFP/Gerard Cerles)
Kroasia total tampil 7 kali di Piala Dunia 1998, dan Davor Suker mampu mencetak masing-masing satu gol dalam 6 laga di antaranya. Satu-satunya laga ia absen menyumbang gol adalah saat kalah 0-1 dari Argentina di matchday ketiga di fase grup H. (AFP/Rabih Moghrabi)
Pada matchday pertama di fase Grup H, Kroasia mampu menang 3-1 atas Jamaika (14/6/1998). Davor Suker mencetak gol pamungkas dalam laga tersebut pada menit ke-69, melengkapi dua gol dari Mario Stanic (27') dan Robert Prosinecki (53'). (AFP/Olivier Morin)
Gol kedua Davor Suker di Piala Dunia 1998 dicetak saat Kroasia menang tipis 1-0 atas Jepang di matchday kedua fase Grup H (20/6/1998). Gol dicetak lewat sepakan keras kaki kiri yang menjadi spesialisasinya di meit ke-77. Kemenangan 1-0 atas Jepang memastikan Kroasia lolos ke babak 16 besar karena telah mengantongi dua kali kemenangan dan di matchday ketiga harus berjibaku dengan Argentina untuk memeperebutkan posisi juara Grup H. (AFP/Jacques Demarthon)
Di matchday ketiga saat jumpa Argentina (26/6/1998), Kroasia kalah 0-1 lewat gol tunggal Mauricio Pineda pada menit ke-36. Di laga inilah satu-satunya kegagalan Davor Suker mencetak gol untuk Kroasia di Piala Dunia 1998. Lolos sebagai runner-up Grup H, Kroasia lolos ke 16 besar dan akan menantang Rumania sebagai juara Grup G. (AFP/Derrick Ceyrac)
Davor Suker menjadi pahlawan kemenangan 1-0 atas Rumania (30/6/1998) di babak 16 besar Piala Dunia 1998 lewat gol tunggalnya dari eksekusi penalti di masa injury time babak pertama. Kroasia pun melaju ke babak perempatfinal untuk menantang raksasa Eropa, Jerman. (AFP/Jacques Demarthon)
Di luar dugaan, Jerman takluk 0-3 dari Kroasia di babak perempatfinal (4/7/1998). Davor Suker kembali mecetak satu gol yang menjadi gol pamungkas dalam laga tersebut pada menit ke-85 setelah sebelumnya unggul dua gol melalui Robert Jarni (45'+3') dan Goran Vlaovic (80'). Kroasia pun lolos ke semifinal untuk menantang tuan rumah Prancis. (AFP/Gerard Malie)
Di babak semifinal (8/7/1998), Kroasia akhirnya takluk dari Prancis dengan skor tipis 1-2. Sempat unggul lewat gol Davor suker di awal babak kedua, namun tuan rumah cepat merespon untuk menyamakan skor 1-1 hanya berselang 1 menit memalui Lilian Thuram. Akhirnya Prancis memastikan kemenangan 2-1 lewat gol kedua Lilian Thuram pada menit ke-70. Kroasia pun tersingkir di semifinal dan berhak memperebutkan posisi ketiga menghadapi Belanda. (AFP/Pascal George)
Dalam laga perebutan tempat ketiga (11/7/1998) Kroasia mampu mengalahkan Belanda dengan skor 2-1. Davor Suker berhasil mencetak gol keenamnya selama turnamen sekaligus gol penentu kemenangan pada menit ke-36 setelah sebelumnya skor smaa kuat 1-1. (AFP/Patrick Hertzog)
Dengan enam golnya, Davor Suker berhak atas penghargaan Sepatu Emas sebagai top skor Piala Dunia 1998. Ia berhasil menyisihkan nama-nama yang lebih diunggulkan seperti Gabriel Batistuta (Argentina), Christian Vieri (Italia) dan Ronaldo Nazario de Lima (Brasil). (AFP/Gerard Cerles)
Bagi kalian yang ingin menyaksikan tontonan menarik sepanjang Piala Dunia 2022, EMTEK Group melalui Surya Citra Media Tbk, yang menjadi pemegang hak siar Piala Dunia 2022.

Berita Terkait