BRI Liga 1: Dua Suporter Meninggal Dunia, BCS Tak Akan Dampingi PSS Selama September

oleh Hery Kurniawan diperbarui 03 Sep 2022, 11:30 WIB
Bahkan Brigata Curva Sud (BCS) dan Bobobotoh sama-sama menyanyikan lagu perjuangan Halo-halo Bandung jelang kick-off dimulai. (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Bola.com, Sleman - Sebulan terakhir memang bukan bulan yang menyenangkan bagi sepak bola Indonesia, utamanya bagi sepak bola Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Ada dua suporter PSS Sleman yang menjadi korban meninggal dunia akibat tindakan brutal yang mengatasnamakan sepak bola.

Melihat situasi itu salah satu kelompok suporter setia PSS, Brigata Curva Sud (BCS) mengambil sikap. Penghuni tribune selatan Stadion Maguwoharjo itu tidak akan menghadiri laga PSS selama bulan September.

Advertisement

Mereka akan absen di laga kandang maupun tandang. Pengumuman itu diumumkan di kanal media sosial yang mereka miliki.

"Berdasarkan forum malam ini, kami tidak akan mendampingi PSS Sleman untuk bulan ini. Hidup harus berjalan, baik-baik dalam perjalanan ya @PSSleman," bunyi pernyataan BCS di akun Twitter resmi mereka @BCSxPSS_1976 pada Jumat (2/9/2022) pukul 23.20 WIB.

2 dari 5 halaman

Beri Penghormatan

BCS pun mengungkapkan alasan mengapa mereka mengambil tindakan untuk tidak datang mendukung PSS, baik saat laga kandang maupun tandang. Mereka merasa kehilangan atas meninggalnya dua suporter PSS tersebut.

Selain itu, BCS juga ingin memberikan penghormatan kepada dua korban yang bernama Aditya Eka Putranda dan Tri Fajar Firmansyah.

"Dalam sebulan lalu kami kehilangan dua keluarga yang selalu setia berdiri di sini. Banyak sekali hal yang ada di benak pikiran kami. Terutama memberi waktu dan penghormatan bagi keduanya," ujar BCS.

"Izinkan kami meresapi jauh lebih dalam pasca rentetan peristiwa yang tak terhindarkan," sambung mereka.

3 dari 5 halaman

Kemanusiaan Lebih Penting

BCS juga merasa kemanusiaan jauh lebih penting dari sekedar sepak bola. Mereka pun ingin menata ulang apa yang dirasa selama ini kurang benar.

"Kami harus menata ulang, bertolak agar lebih jauh. Kemanusiaan harus menang, kemanusiaan di atas segalanya. Sebulan ini, kami perlu menepi, kami perlu tarik diri," tandas pernyataan BCS.

4 dari 5 halaman

Empat Laga Penting

Sedangkan empat pemain PSS Sleman yakni Ze Valente, Bagus Nirwanto, Hambali Thalib, dan Rifky Suryawan berhasil melakukan tugasnya dengan baik. (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Kebijakan yang diambil PSS Sleman ini tentu merugikan skuad PSS. Elang Jawa tidak bisa mendapatkan dukungan maksimal di sepanjang bulan September

Diketahui pada September ada empat laga yang akan dilalui skuad asuhan Seto Nurdiyantoro dan kolega. Dua kali tandang melawan Dewa United dan Persikabo 1973.

Kemudian PSS akan menjalani dua laga kandang. Yakni melawan Persis Solo dan Persita Tangerang. PSS Sleman tentu membutuhkan poin maksimal di empat laga itu.

Sejauh ini PSS Sleman baru ada di posisi ke-11 klasemen sementara. Ze Valente dan kolega baru memiliki delapan poin dari tujuh laga.

5 dari 5 halaman

Posisi PSS Saat Ini

Berita Terkait