Lompatan Besar Karier Ramadhan Sananta di Timnas Indonesia: Anak Riau yang Bikin Shin Tae-yong Terpukau

oleh Gatot Susetyo diperbarui 21 Sep 2022, 19:45 WIB
Pemain PSM Makassar, M. Ramadhan Sananta (kanan) berusaha melepaskan tembakan yang coba dihalangi pemain Dewa United FC, Mochammad Zaenuri saat laga pekan ke-10 BRI Liga 1 2022/2023 antara Dewa United FC melawan PSM Makassar di Stadion Indomilk Arena, Tangerang, Kamis (15/9/2022). (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Bola.com, Bandung - Ada wajah baru di deretan penyerang Timnas Indonesia yang dipersiapkan melawan Timnas Curacao pada FIFA Matchday yang digelar 24 dan 27 September mendatang.

Dia adalah Muhammad Ramadhan Sananta. Sebelumnya nama lajang kelahiran Daik, Kabupaten Lingga, Riau ini tak begitu akrab di telinga pencinta sepak bola Nasional.

Advertisement

Aksi impresifnya bersama PSM di BRI Liga 1 2022/2023 membuat khalayak mulai memuji dan mengamati kiprah striker kelahiran 27 November 2002 ini. Sananta bersinar terang ketika dia mencetak brace di gawang Persib. PSM menggasak Maung Bandung dengan skor 5-1.

Pemain jebolan PPLP Riau ini juga ikut menyumbang gol ketika Juku Eja melumat Persebaya 3-0.

Wajar bila awalnya pencinta Timnas Indonesia masih asing dengan Sananta. Pasalnya, tahun ini merupakan musim kedua baginya berlaga di kasta tertinggi. Debut profesionalnya dilakukan bersama Persikabo 1973 saat menghadapi Bali United, 3 Februari 2022.

2 dari 5 halaman

Jejak di Klub

Pemain PSM Makassar, M. Ramadhan Sananta (kiri) berebut bola dengan pemain Dewa United FC, Rangga Muslim Perkasa saat laga pekan ke-10 BRI Liga 1 2022/2023 antara Dewa United FC melawan PSM Makassar di Stadion Indomilk Arena, Tangerang, Kamis (15/9/2022). (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Persikabo 1973 adalah klub pertamanya. Di klub ini, Sananta hanya merumput sebanyak empat kali tanpa mencetak gol. Lompatan karier pemain berpostur 182 cm ini sangat besar. Usai membela klub Liga 3, PS Harjuna Putra, dia langsung dikontrak Persikabo 1973.

Pesaing Bagi Striker Lawas di TimnasTampaknya penampilan ciamik Sananta di PSM membuat pelatih Timnas Indonesia asal Korsel, Shin Tae-yong Kepincut.

Dengan usia masih muda, bertenaga, dan skill cukup mumpuni, Shin ingin memberi kesempatan Sananta berbaju lambang Garuda.

3 dari 5 halaman

Bersaing Ketat

Menit ke-6, Indonesia berhasil membuka keunggulan. Dimas Drajad menyambut operan Asnawi dengan sundulan terarah untuk menjebol gawang Nepal. (Dok. PSSI)

Namun tak mudah bagi Sananta langsung merebut posisi starting XI di Timnas Indonesia. Pasalnya ada tiga penyerang yang lebih berpengalaman dan sama-sama sedang on fire di Liga 1.

Ada Dimas Drajad (Persikabo 1973), Dendi Sulistyawan (Bhayangkara FC), dan Muhammad Rafli (Arema FC). Jika kesuburan dalam urusan mencetak gol, Sananta tak kalah dengan Dimas Drajad dan Dendi Sulistyawan.

Hingga pekan kesepuluh BRI Liga 1, Dimas Drajad telah mengoleksi empat gol, sedangkan Dendi Sulistyawan mengemas dua butir. Sananta bisa berbesar hati bila dibandingkan Rafli. Karena dari enam kali tampil, Rafli belum menyumbang gol bagi Arema FC.

4 dari 5 halaman

Tantangan

Pemain PSM Makassar, M. Ramadhan Sananta (tengah) berebut bola dengan pemain Dewa United FC, Theo Fillo Numberi saat laga pekan ke-10 BRI Liga 1 2022/2023 antara Dewa United FC melawan PSM Makassar di Stadion Indomilk Arena, Tangerang, Kamis (15/9/2022). (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Soal postur tubuh, Ramadhan Sananta lebih tinggi daripada Dimas Drajad dan Dendi Sulistyawan. Tongkrongan besar Sananta juga lebih bagus dibanding Muhammad Rafli yang hanya selisih satu sentimeter.

Namun sepak bola tak melulu mengandalkan postur tubuh. Skill, mental, dan game plan yang akan diterapkan Shin Tae-yong juga berpengaruh terhadap menit bermain Sananta mengukir caps bersama Timnas Indonesia.

Sebagai debutan, Sananta harus cepat beradaptasi dengan koleganya yang baru bersama di Timnas Indonesia. Jika dia lambat menyesuaikan diri, kesempatan membela Bangsa bisa sirna.

5 dari 5 halaman

Daftar Pemain Timnas Indonesia

1. Asnawi Mangkualam Bahar - Ansan Greeners

2. Egy Maulana Vikri - FC Vion Zlate Moravce

3. Witan Sulaeman - AS Trencin

4. Elkan William Tio Baggott - Gillingham FC

5. Sadill Ramdani - Sabah FC

6. Pratama Arhan - Tokyo Verdy

7. Fachruddin Aryanto - Madura United

8. Rizky Ridho Ramadhani - Persebaya Surabaya

9. Marselino Ferdinan - Persebaya Surabaya

10. Koko Ari Araya - Persebaya Surabaya

11. Rachmat Irianto - Persib Bandung

12. Ricky Kambuaya - Persib Bandung

13. Marc Klok - Persib Bandung

14. Syahrian Abimanyu - Persija Jakarta

15. Muhammad Ferarri - Persija Jakarta

16. Muhammad Riyandi - Persis Solo

17. Yakob Sayuri - PSM Makassar

18. Muhammad Ramadhan Sanantha - PSM Makassar

19. Syahrul Trisna Fadillah - Persikabo 1973

20. Muhammad Dimas Drajad - Persikabo 1973

21. Muhammad Rafli - Arema FC

22. Dendy Sulistyawan - Bhayangkara FC

23. Nadeo Arga Winata - Bali United

Berita Terkait