Sepak Bola Indonesia Berduka Setelah Tragedi Kanjuruhan, Laga Persib Vs Persija Batal Digelar

oleh Muhammad Adi Yaksa diperbarui 02 Okt 2022, 11:44 WIB
Ilustrasi - Pasukan Muda Persib Bandung vs Persija Jakarta (Bola.com/Bayu Kurniawan Santoso)

Bola.com, Bandung - Laga Persib Bandung kontra Persija Jakarta dalam pekan ke-11 Liga 1 2022/2023 batal digelar pada Minggu (2/10/2022) sore WIB imbas tragedi di Stadion Kanjuruhan, Malang.

Sedikitnya 127 orang meninggal dunia akibat kerusuhan suporter sesudah partai Arema FC melawan Persebaya Surabaya di Stadion Kanjuruhan pada Sabtu (1/10/2022) malam WIB.

Advertisement

PT Liga Indonesia Baru (LIB) memutuskan untuk menghentikan Liga 1 selama sepekan, termasuk duel Persib Bandung menghadapi Persija.

Media officer Persija, Muhammad Nadhil mengonfirmasi bahwa laga timnya melawan Persib Bandung mengalami penundaan, namun masih menunggu surat resmi dari PT LIB.

2 dari 4 halaman

Keterangan Persija

Tampil diperkuat tiga pemain asing yang baru direkrutnya, Persija Jakarta berhasil mengalahkan Rans Nusantara FC dengan skor 4-2 dalam laga uji coba di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Sabtu (16/7/2022). Keempat gol Persija seluruhnya dicetak oleh legiun asing anyar mereka, Hanno Behrens dengan dua gol dan masing-masing 1 gol oleh Michael Krmencik dan Ondrej Kudela. Sementara dua gol Rans dicetak oleh Alfin Tuasalamony dan Septian Bagaskara. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Pertandingan Persib Bandung menghadapi Persija seharusnya berlangsung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Bandung pukul 16.00 WIB.

"Betul laga Persib kontra Persija ditunda sesuai rilis dari PT LIB. Kami masih menunggu surat resminya," ujar Nadhil.

Selain Persija, Persib juga masih menunggu pemberitahuan dari PT LIB terkait status dari partai ini meski telah dikeluarkan rilis penundaan kompetisi.

3 dari 4 halaman

Keputusan PT LIB

Kejadian di Stadion Kanjuruhan yang merenggut seratusan nyawa penonton menjadi tragedi memilukan di sepak bola Indonesia.

"Kami prihatin dan sangat menyesalkan peristiwa tersebut. Kami ikut berduka cita dan semoga ini menjadi pelajaran berharga bagi kita semua," imbuh Direktur Utama PT LIB, Akhmad Hadian Lukita.

"Keputusan tersebut kami umumkan setelah kami mendapatkan arahan dari Ketua PSSI, Mochamad Iriawan. Ini kami lakukan untuk menghormati semuanya dan sambil menunggu proses investigasi dari PSSI," jelasnya.

4 dari 4 halaman

Sesak Napas dan Terinjak-injak

Banyaknya suporter yang tewas di Stadion Kanjuruhan diduga karena sesak napas akibat penembakan gas air mata dan terinjak-injak.

Sebenarnya, pembubaran suporter menggunakan gas air mata tidak diperbolehkan dalam aturan FIFA. Merujuk FIFA stadium safety and security regulation pasal 19, poin b, disebutkan tidak diperbolehkan menggunakan senjata api atau gas pengendali masa.

Berita Terkait