Indonesia Gagal Jadi Tuan Rumah Piala Asia 2023, Begini Respons PSSI

oleh Zulfirdaus Harahap diperbarui 18 Okt 2022, 14:15 WIB
Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan, berpose bersama Presiden AFC, Shaikh Salman bin Ebrahim Al Khalifa, di Kantor AFC. (dok. PSSI)

Bola.com, Kuala Lumpur - Indonesia harus berlapang dada menerima keputusan AFC terkait kegagalan menjadi tuan rumah Piala Asia 2023. AFC resmi menunjuk Qatar sebagai tuan rumah Piala Asia 2023.

Keputusan itu diungkap dalam rapat Komite Eksekutif yang dipimpin langsung Presiden AFC, Shaikh Salman bin Ebrahim Al Khalifa, Senin (17/10/2022).

Advertisement

Qatar mengalahkan Indonesia dan Korea Selatan yang juga ikut dalam pengajuan tuan rumah Piala Asia 2023.

"Atas nama AFC dan keluarga sepak bola Asia, saya ingin mengucapkan selamat kepada Asosiasi Sepak Bola Qatar (QFA) karena telah diberikan hak menjadi tuan rumah edisi Piala Asia mendatang," kata Shaikh Salman bin Ebrahim Al Khalifa.

AFC menyebut, pemilihan Qatar dilakukan karena sudah berpengalaman menggelar turnamen-turnamen skala internasional. Apalagi pada akhir 2022 ini Qatar juga akan mengelar Piala Dunia 2022.

"Kemampuan dan rekam jejak Qatar dalam menyelenggarakan acara olahraga internasional besar dan perhatian mereka yang cermat terhadap detail sangat dikagumi di seluruh dunia," tegas pria asal Bahrain tersebut.

2 dari 5 halaman

PSSI Legowo

PSSI menerima dengan lapang dada keputusan AFC yang lebih memilih Qatar sebagai tuan rumah Piala Asia 2023. (dok. PSSI)

PSSI memerima dengan lapang dada penunjukkan Qatar sebagai tuan rumah Piala Asia 2023. Ketua Umum Mochamad Iriawan menyebut, kini pihaknya fokus pada persiapan Timnas Indonesia yang akan tampil pada turnamen tersebut.

"Selamat untuk Qatar yang akan menjadi tuan rumah Piala Asia 2023. Indonesia akan mempersiapkan tim sebaik mungkin," ucap Mochamad Iriawan.

PSSI turut menghadiri rapat Komite Eksekutif AFC di Bukit Jalil, Malaysia. Mochamad Iriawan ditemani oleh Waketum Iwan Budianto, Sekjen Yunus Nusi, dan Wasekjen Maaike Ira Puspita.

3 dari 5 halaman

Yakin Sukses

Kurang lebih 3 bulan lagi putaran final Piala Dunia 2022 Qatar akan dimulai. Iconic Lusail Stadium terpilih sebagai venue pembuka dan penutup ajang pesta akbar sepak bola 4 tahunan sejagat ini. Tak salah jika Iconic Lusail Stadium terpilih dalam dua laga tersebut dan beberapa laga lainnya karena menjadi stadion terbesar dari 8 stadion yang digunakan di Qatar nanti. Mau tahu seperti apa suasana Iconic Lusail Stadium yang telah menggelar laga uji coba resmi tersebut? Berikut profil singkatnya. (AFP/Mustafa Abumunes)

Shaikh Salman bin Ebrahim Al Khalifa juga yakin Piala Asia 2023 akan berlangsung lancar di Qatar. Apalagi dalam waktu dekat Qatar juga akan menyelenggarakan Piala Dunia 2022 yang bisa menjadi tolok ukur.

"Mengingat waktu persiapan yang singkat, kami tahu kerja keras segera dimulai," ucap Shaikh Salman bin Ebrahim Al Khalifa.

"Akan tetapi, dengan infrastruktur kelas dunia yang ada dan kemampuan menjadi tuan rumah yang tak tertandingi, kami yakin Qatar akan menampilkan tontonan yang layak sesuai dengan prestise dan status mereka sebagai permata mahkota Asia," tegas Shaikh Salman bin Ebrahim Al Khalifa.

4 dari 5 halaman

Edisi Ketiga

Stadion Al Bayt adalah veneu terbesar kedua yang akan digunakan pada Piala Dunia 2022. Al Bayt memiliki sistem atap yang bisa ditarik dan membuat Al Bayt menjadi satu-satunya stadion indoor di Piala Dunia 2022 yang dilengkapi dengan sistem pendingin internal. (AFP/Giuseppe Cacace)

Menjadi tuan rumah Piala Asia bukan menjadi yang pertama buat Qatar. Sebelumnya, Qatar pernah menggelar Piala Asia pada edisi 1988 dan 2011.

Adapun secara keseluruhan, ini menjadi edisi Piala Asia keenam yang digelar di Timur Tengah. Selain Qatar, Kuwait dan Uni Emirat Arab juga pernah menjadi tuan rumah Piala Asia.

Menjadi tuan rumah tentu merupakan tantangan berat buat Timnas Qatar. Apalagi mereka merupakan juara bertahan Piala Asia.

5 dari 5 halaman

Daftar Peserta Piala Asia 2023

Ilustrasi Piala Asia. (dok. AFC)
  1. Qatar
  2. Jepang
  3. Suriah
  4. Korea Selatan
  5. Australia
  6. Iran
  7. Arab Saudi
  8. Uni Emirat Arab
  9. China
  10. Irak
  11. Oman
  12. Vietnam
  13. Lebanon
  14. Palestina
  15. Uzbekistan
  16. Thailand
  17. India
  18. Hong Kong
  19. Tajikistan
  20. Kirgistan
  21. Bahrain
  22. Malaysia
  23. Yordania
  24. Indonesia

Berita Terkait