Bahaya Nih, 11 Pemain yang Bisa Menghilang di Panggung Piala Dunia 2022 : Pilih Healing atau Kalah Bersaing ?

oleh Choki Sihotang diperbarui 21 Okt 2022, 10:05 WIB
Brasil - Richarlison, Gabriel Jesus, Raphinha (Bola.com/Adreanus Titus)

Bola.com, Jakarta - Hanya tinggal menghitung hari, Piala Dunia 2022 Qatar siap digelar. Jika tak ada aral melintang, pesta bola terakbar empat tahunan akan dimulai pada 20 November mendatang.

Sebanyak 32 negara yang terbagai dalam delapan grup sudah pula melakukan persiapan. Hanya saja, sederet nama beken terancam tak bisa berangkat.

Advertisement

Mereka terancam jadi penonton karena beragam alasan. Berikut 11 bintang yang masuk starting XI dalam formasi 4-3-3 yang terancam absen di Piala Dunia 2022, seperti dilansir Planetfootball.

 

2 dari 11 halaman

Kiper: David de Gea (Spanyol)

Tak hanya lebih penting dari Ronaldo, David de Gea bisa dikatakan sebagai pemain terbaik Manchester United. Ia selalu menjadi tumbal di muka gawang dari keroposnya lini belakang MU. Jika bukan karena kiper 31 tahun ini, segalanya akan jauh lebih buruk di Old Trafford. (AFP/Oli Scarff)

Kiper Mancheter United ini hampir pasti tidak akan pergi ke Qatar. Pemain berusia 31 tahun sekarang berada di belakang dua kiper Spanyol lainnya yakni David Raya (Brentford) dan Robert Sanchez (Brighton).

Luis Enrique, bos Spanyol, mengaku tak ada masalah dengan De Gea. Namun, dia memastikan yang terpilih adalah kiper yang membuat sang pelatih bisa tenang. "Saya membutuhkan penjaga gawang yang mengirimkan kedamaian dan ketenangan," kata Enrique.

 

3 dari 11 halaman

Bek Kanan: Trent Alexander-Arnold (Inggris)

Bek Liverpool ini memiliki kans mengubur mimpi tampil di Piala Dunia 2022. Soalnya, Alexander-Arnold masih berbahaya terkait kondisi cedera pergelangan kaki.

Jurgen Klopp, pelatih Liverpool, menyebut cedera pergelangan kaki pemain andalannya itu terlihat buruk. Pelatih Timnas Inggris Gareth Southgate tentunya tak ambil risiko.

 

4 dari 11 halaman

Bek Tengah: Nayef Aguerd (Maroko)

Maroko punya segelintir bakat yang luar biasa. Satu di antaranya adalah Aguerd. Sayang, bek tengah yang menjadi andalan ini mengalami cedera pergelangan kaki.

Bek 26 tahun milik West Ham itu diprediksi pulih sebelum Oktober. Tapi itu tak jadi jaminan Aguerd bisa bugar 100 persen.

 

5 dari 11 halaman

Bek Kiri: Lucas Hernandez (Prancis)

Lucas Hernandez - Bek sayap kiri Bayern Munchen ini tak dibawa Deschamps untuk mengikuti kualifikasi Piala Dunia 2022 karena mengalami cedera. Alhasil, posisinya digantikan oleh saudara kandungnya yaitu Theo Hernandez. (Foto: AFP/Matthias Schrader,pool)

Kondisi tak mengenakkan sedang menimpa Timnas Prancis. Hernandez mengalami robekan pada otot adduktor kirinya saat Bayern Munchen menang atas Barcelona di fase grup Liga Champions pada awal bulan.

Bek kiri tangguh itu kemungkinan akan absen setidaknya enam minggu dan belum memiliki kesempatan untuk mencuri hati pelatih Didier Deschamps.

 

6 dari 11 halaman

Gelandang Bertahan: Thiago Alcantara (Spanyol)

Thiago Alcantara, gelandang Timnas Spanyol. (AFP/Adrian Dennis)

Pemain berusia 31 tahun itu hanya tampil sebagai pemain pengganti di Euro 2020 dan belum menambah 46 caps internasionalnya sejak tahun lalu. Guna mendapatkan satu tempat di lini tengah, Thiago harus bersaing dengan pemain bintang seperti Pedri dan Gavi.

Kondisi tersebut membuat pemain Liverpool ini terancam tak berangkat ke Qatar 2022. Namun, semuanya masih bisa terjadi, terutama jika Thiago bisa mendapat tempat reguler di Anfield Gank.

 

7 dari 11 halaman

Gelandang Bertahan: Paul Pogba (Prancis)

Kehilangan Pogba tentu saja merupakan kerugian besar bagi Prancis. Di Piala Dunia 2018 lalu, Pogba tampil cemerlang.

Akan tetapi, kali dia terancam absen. Pemain Juventus itu masih menjalani perawatan medis usai mengalami cedera meniskus lateral kaki kanannya. Diprediksi, Pogba baru bisa kembali ke lapangan pada Januari 2023.

 

8 dari 11 halaman

Gelandang Serang: Georginio Wijnaldum (Belanda)

Pemain PSG yang dipinjamkan ke AS Roma ini mengalami patah kaki setelah hanya bermain selama 37 menit bersama I Lupi. Butuh waktu yang sangat lama guna mengembalikan kebugarannya.

Pelatih Belanda, Louis van Gaal, pasrah karena harus kehilangan satu di antara penggawa andalan. "Saya merasa sangat sedih dengan situasi ini," kata Wijnaldum meratapi nasib.

 

9 dari 11 halaman

Sayap Kiri: Ansu Fati (Spanyol)

Ansu Fati. Sayap kiri yang kini memasuki musim ke-3 bersama Barcelona telah mencetak 3 gol dan 31 assist di Liga Spanyol musim ini. Gol pertamanya dibuat di pekan ke-7, (26/9/2021) ke gawang Levante saat berusia 18 tahun 10 bulan dan 26 hari. Hasil akhir Barcelona menang 3-0. (AFP/Lluis Gene)

Bukan karena masalah kebugaran, namun Fati tak punya banyak menit bermain di Barcelona musim ini. Dia memang tampil dalam enam laga La Liga 2022/2023, tapi hanya sebatas sebagai pemain pengganti.

Artinya, dia gagal bersaing di tempat utama. Selain itu, Fati juga belum lama pulih dari cedera. Pelatih Spanyol, Luis Enrique, sudah memberikan wanti-wanti agar Fati secepatnya kembali ke performa terbaiknya.

 

10 dari 11 halaman

Striker: Gabriel Jesus (Brasil)

Dalam skuat terbaru Brasil, nama Jesus tak ada. Padahal, sejak kepindahannya ke Arsenal, Jesus terus mengalami perkembangan. Gol kompetitif terakhirnya untuk timnas tersaji tiga tahun lalu.

Di lini depan, pelatih Tite memang punya banyak alternatif. Itulah yang membuat Jesus ketar-ketir. Namun, Jesus siap bersaing.

"Seperti yang saya katakan, saya orang Brasil, saya akan selalu mendukung tim. Dan saya juga menghormati pemain lain, yang memiliki banyak kualitas. Saya akan terus melakukan yang terbaik untuk mendapatkan kesempatan itu lagi," katanya

 

11 dari 11 halaman

Sayap Kanan: Marcus Rashford (Inggris)

Penyerang Manchester United, Marcus Rashford menggiring bola melewati kiper Everton Jordan Pickford untuk mencetak gol yang dianulir dalam pertandingan lanjutan Liga Inggris di Goodison Park, di Liverpool, Inggris, Senin (10/10/2022). Kemenangan ini membawa Man United naik ke posisi lima dengan koleksi lima poin. (AP Photo/Jon Super)

Dulu, Rashford adalah pemain sentral bagi tim Inggris asuhan Gareth Southgate. Namun, dia belum bermain lagi sejak gagal mengeksekusi penalti dalam kekalahan final Euro 2020 melawan Italia.

Penampilannya untuk Manchester United musim lalu juga di bawah standar. Meskipun penyerang 25 tahun itu memulai musim ini dengan kinerja yang cukup baik, namun itu tak berarti nasibnya di timnas aman. Hanya waktu yang bisa menjawab apakah Rashford akan kembali masuk skuad Tiga Singa atau tidak.

Sumber: Planetfootball

Berita Terkait