5 Tim yang Secara Mengejutkan Tersingkir dari Piala Dunia (Bagian II): Tumbangnya Sang Juara Bertahan

oleh Suharno diperbarui 28 Nov 2022, 14:15 WIB
Spanyol mengikuti Piala Dunia 2014 dengan Status sebagai Juara Piala Dunia 2010 namun Performa pada 2014 tidak meyakinkan, Spanyol hanya berada pada peringkat tiga grup, sekali menang dan dua kali kalah. (AFP/Jose Jordan)

Bola.com, Jakarta - Setelah menyimak negara yang tersingkir secara mengejutkan di bagian I untuk peringkat 10 hingga enam. Pasalnya persaingan di Piala Dunia 2022 ini semakin sengit.

Sebelumnya, setiap negara harus berjuang maksimal di babak kualifikasi tiap zonanya untuk tampil di Piala Dunia. Negara yang sepak bolanya kuat, Italia harus merasakan absen dua kali di Piala Dunia.

Advertisement

Jika bermain di Piala Dunia saja membutuhkan usaha yang luar biasa bagaimana negara yang bisa memenangkannya. Tentu saja, mereka harus mengeluarkan lebih dari 100 persen kemampuannya.

Bahkan tidak jarang kandidat kuat peraih gelar Piala Dunia justru tersingkir cepat di babak awal. Hal ini sudah dialami sejumlah negara kuat di ajang empat tahunan ini.

Berikut negara yang tersingkir secara mengejutkan di Piala Dunia untuk bagian II. Pada bagian kedua ini kita simak untuk peringkat lima hingga satu.

2 dari 6 halaman

5. Portugal (Piala Dunia 2002)

Lee Bowyer dipanggil pelatih Sven-Goran Eriksson untuk bergabung Timnas Inggris dalam pertandingan melawan Portugal tahun 2002. Sayangnya, itulah satu-satunya penampilan Lee Bowyer bersama The Three Lions. (www.squawka.com)

Portugal pergi ke Piala Dunia 2002 sebagai favorit saat ada Grup D bersama Amerika Serikat, Polandia dan negara tuan rumah Korea Selatan. Tetapi, tim Portugal Antonio Oliveira kalah 3-2 dari AS setelah tertinggal 3-0 dalam 40 menit.

Di laga kedua, Portugal mengamuk saat meraih kemenangan 4-0 atas Polandia. Tetapi, Portugal justru kalah mengejutkan 0-1 dari Korea Selatan di pertandingan terakhir yang membuat perjalanan Portugal di Piala Dunia terputus.

3 dari 6 halaman

4. Jerman (Piala Dunia 2018)

Jerman. Berstatus juara Piala Dunia 2014, Jerman langsung rontok di fase grup Piala Dunia 2018 yang digelar di Rusia. Tergabung di Grup F, Mesut Ozil dkk finis di posisi buncit dengan raihan 3 poin, hasil dari 1 kali menang dan 2 kali kalah sama dengan raihan Korea Selatan di posisi ketiga, namun kalah dalam selisih gol. Satu-satunya kemenangan diraih saat Jerman menang 2-1 atas Swedia pada matchday kedua. Sementara pada matchday pertama dan ketiga Jerman menelan kekalahan 0-1 dari Meksiko dan 0-2 dari Korea Selatan. (AFP/Saeed Khan)

Jerman sukses menjadi juara Piala Dunia 2014 di Brasil setelah terakhir kali juara tahun 1990. Hal itu membuat sang juara bertahan jadi favorit juara di Piala Dunia 2018 Rusia.

Skuad Joachim Low berada di Grup F bersama Swedia, Meksiko dan Korea Selatan. Sayangnya mereka justru tersingkir di babak penyisihan grup dan mengulangi kejadian serupa tahun 1978.

4 dari 6 halaman

3. Brasil (Piala Dunia 1966)

Brasi kembali menjauh usai mencetak gol ketiga pada menit ke-58. Raphinha (kanan) mencetak gol keduanya lewat sepakan ke tiang jauh setelah memanfaatkan umpan terobosan yang dikirim Neymar. (AP/Andre Penner)

Pergi ke Piala Dunia 1966, Brasil ingin memenangkan turnamen untuk ketiga kalinya berturut-turut. Mereka tidak pernah kalah dalam kompetisi selama 12 tahun, dan Pele bertujuan untuk memenangkannya lagi.

Brasil berada di Grup 3 Piala Dunia 1966 bersama Portugal, Bulgaria dan Hongaria. Setelah menang 2-0 melawan Bulgaria, Brasil justru kalah dari Hongaria dan Portugal hingga akhirnya mereka tersingkir.

5 dari 6 halaman

2. Perancis (Piala Dunia 2002)

Prancis gagal mengulangi prestasi saat Piala Dunia 2002 (AFP/Patrick Hertzog)

Juara bertahan Perancis datang ke Korea Selatan dan Jepang sebagai favorit karena kedalaman skuad mereka. Zinedine Zidane dkk berada di Grup A bersama Denmark, Senegal dan Uruguay.

Namun di laga perdana, gol dari Papa Bouba Diop membuat Senegal 1-0 atas juara bertahan. Kekecewaan berlanjut saat Prancis bermain imbang 0-0 dengan Uruguay dan kalah 0-2 dari Denmark yang membuat mereka pulang tanpa mencetak gol.

6 dari 6 halaman

1. Spanyol-Piala Dunia 2014

Spanyol. Berstatus juara Piala Dunia 2010, Spanyol langsung terhenti di fase grup Piala Dunia 2014 yang digelar di Brasil. Tergabung di Grup B, Andres Iniesta dkk finis di posisi ketiga dengan raihan 3 poin, hasil dari 1 kali menang dan 2 kali kalah. Satu-satunya kemenangan diraih saat Spanyol menang 3-0 atas Australia pada mathday ketiga. Sementara pada matchday pertama dan kedua Spanyol menelan kekalahan 1-5 dari Belanda dan 0-2 dari Cile. (AFP/Lluis Gene)

Dari akhir 2000-an hingga awal 2010-an, Spanyol mendominasi sepak bola internasional. Tim Matador mengangkat gelar Euro dua kali (2008, 2012) dan Piala Dunia pada 2010.

Pada Piala Dunia 2014 mereka satu grup bersama Belanda, Chili dan Australia. Namun, Spanyol dibantai 1-5 Belanda di matchday pertama, kalah 0-2 hingga akhirnya tersingkir meski menang 3-0 atas Australia di laga terakhir.

Sumber: GMS

Berita Terkait