Ledakan di Piala Dunia 2022 : Hwang Hee-chan Di Mana, Evan Dimas Di Mana

oleh Nurfahmi Budi diperbarui 03 Des 2022, 17:05 WIB
Hwang Hee-chan, kini berkarier di Liga Inggris bersama Wolverhampton Wanderers. Namanya moncer setelah menjadi penentu kemenangan Korsel atas Portugal di panggung Piala Dunia 2022. (AFP/Oli Scarff)

Bola.com, Jakarta - Piala Dunia 2022 memberikan banyak kejutan. Efeknya, para penggila sepak bola seluruh dunia tak sabar ingin menunggu siapa dan apa lagi yang mengagetkan. Pada sisi lain, turnamen tahun ini menjadi sesuatu yang sangat menyenangkan, tak banyak prediksi yang tepat.

Nah, satu di antara yang sanggup membuat kejutan nan istimewa adalah performa Korea Selatan. Yup, negeri yang terkenal dengan produksi drama dan sodoran banyak grup idol ini, membuat seluruh mata tertuju.

Advertisement

Paling tidak, Timnas Korsel sudah membuktikan itu ketika sanggup memenangi slot persaingan di Grup H. Kemenangan atas Portugal, tadi malam, membuat Korsel menemani Cristiano Ronaldo dkk ke babak 16 besar.

 

2 dari 8 halaman

Lewati Adangan

Korsel melewati adangan Uruguay dan Kamerun, dua tim yang sebenarnya lebih mendapat prediksi bakal bersaing ketat. Korsel seolah memberi jawaban, permainan menawan mereka pada dua dekade silam bakal terulang di tanah Asia.

Nah, setidaknya ada satu nama yang membuat publik Korsel bangga, dan seluruh dunai terkejut : Hwang Hee-chan. Nama yang satu ini nyaris tak terdengar bersama timnas Korsel.

Namun, berkat golnya pada semenit injury time babak kedua, Hwang Hee-chan melejit. Bahkan, di kalangan netizen Indonesia, striker Wolverhampton Wanderers ini menjadi sumber pembicaraan hangat di lini masa media sosial.

 

3 dari 8 halaman

Terima Kasih, Son

Ketika wasit meniupkan peluit tanda berakhir, Son Heung-min menanggis tersedu-sedu. Ia amat terharu negaranya bisa menang melawan Portugal yang jadi salah satu unggulan juara. (AFP/ Kirill Kudrayavtsev)

Pada laga tadi malam, gol Hwang Hee-chan menjadi pelengkap kemenangan Korsel, setelah sebelumnya Kim Young-Gwon merobek jala Portugak pada menit ke-27. Brasil-nya Eropa unggul cepat pada menit ke-5 melalui sontekan Ricardo Horta.

"Sebelum pertandingan, Son Heung-min mengatakan kalau dia akan mengkreasi sesuatu, dan dia benar-benar memberikan kepercayaan kepadaku. Umpan Son benar-benar sempurna, dan aku tinggal menyelesaikan saja," sebut Hwang Hee-chan.

 

4 dari 8 halaman

Tak Dikenal

Bagi publik Indonesia, keberhasilan Hwang Hee-chan mencetak gol membuat ingatan kembali pada sembilan tahun silam. Yup, pemain yang masuk menggantikan Lee Jae-sung tadi malam ini pernah bermain di Stadion Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta.

Pada momen hampir satu dekade tersebut, Hwang Hee-chan dkk harus takluk dari Timnas Indonesia pada Kualifikasi Grup G Piala Asia U-19. Nama Hwang Hee-chan tenggelam, karena kalah bersinar dengan sang pahlawan kemenanangan tuan rumah, Evan Dimas Darmono.

 

5 dari 8 halaman

Kalah dari Evan

Evan Dimas. Pemain Bhayangkara FC berusia 26 tahun ini juga selalu menjadi starter dalam dua laga sebelumnya. Kinerjanya di lini tengah dalam dua laga tersebut layak disanjung. Dua gol dan satu assist disumbangkannya serta torehan umpan suksesnya yang mencapai 86,5 persen. (affsuzukicup)

Evan Dimas menjadi pengunci kemenangan Timnas Indonesia asuhan Indra Sjafri, atas Korsel dengan skor 3-2. Meski kalah, Korsel tetap mendampingi Indonesia lolos ke putaran final di Myanmar.

Dua negara tersebut bernasib sama di Myanmar, yakni gagal lolos dari fase grup. Indonesia menjadi pesakitan di Grup B. Sementara itu, Korsel tak berdaya menghadapi Jepang dan Tiongkok.

 

6 dari 8 halaman

Beda Sekarang

Kala itu, sosok Hwang Hee-chan tak terlalu mendapat perhatian publik Tanah Air. Evan Dimas menjadi sorotan. Sayang, nasib menjadi pembeda antara Hwang Hee-chan dan Evan Dimas.

Kini, publik mengenal Hwang Hee-chan sebagai eks Leipzig yang berkostum Wolverhampton Wanderers. Sementara itu, Evan Dimas sempat mencoba peruntungan di Spanyol dan Malaysia, lalu sekarang berlabuh di Arema.

7 dari 8 halaman

Korsel Menawan

Berita Terkait